Tanda Endoskopi Mukosa Gaster dengan Infeksi H. pylori
Endoskopi pada pasien dengan infeksi H. pylori sering menunjukkan gambaran gastritis kronis, namun penting untuk dipahami bahwa tidak ada tanda endoskopi yang spesifik atau patognomonik untuk infeksi H. pylori—diagnosis pasti memerlukan konfirmasi melalui tes diagnostik seperti rapid urease test, histologi dengan pewarnaan khusus, atau tes non-invasif.
Temuan Endoskopi yang Dapat Ditemukan
Gambaran Gastritis
- Gastritis antral predominan sering dikaitkan dengan diathesis ulkus duodenal pada pasien dengan infeksi H. pylori 1
- Gastritis korpus predominan, terutama jika dikombinasikan dengan atrofi multifokal, berhubungan dengan peningkatan risiko ulkus gaster dan karsinoma 1
- Pan-gastritis menempatkan pasien pada risiko tinggi untuk perkembangan penyakit yang lebih serius 1
Lesi Mukosa Spesifik
- Ulkus peptikum (gastrik atau duodenal) dapat terlihat, dengan H. pylori bertanggung jawab atas lebih dari 95% ulkus duodenal dan sebagian besar ulkus gaster yang tidak terkait dengan NSAID 1
- Nodul atau nodularitas mukosa dapat terlihat, terutama di antrum 2
- Erosi mukosa atau perubahan inflamasi dapat diamati 2
Perubahan Atrofik dan Premaligna
- Gastritis atrofik dengan atau tanpa metaplasia intestinal dapat teridentifikasi, yang merupakan kondisi premaligna 1
- Atrofi subtotal atau total dengan hypo- atau achlorhydria menunjukkan risiko tinggi untuk kanker gaster 1
Keterbatasan Penting Endoskopi
Tidak Ada Gambaran Patognomonik
- Sebagian besar pasien dengan dispepsia yang menjalani endoskopi ditemukan memiliki dispepsia fungsional, bukan temuan organik 1
- Lebih dari 50% pasien dengan GERD tidak menunjukkan bukti esofagitis pada endoskopi, sehingga dapat dikacaukan dengan dispepsia fungsional 1
- Gambaran endoskopi saja tidak dapat mengkonfirmasi atau menyingkirkan infeksi H. pylori 1, 2
Konfirmasi Diagnosis Saat Endoskopi
Tes Invasif yang Direkomendasikan
- Rapid urease test (RUT) adalah tes yang lebih murah daripada histologi, reliabel, dan cukup cepat, memungkinkan penentuan status H. pylori sebelum pasien meninggalkan unit endoskopi 1
- Histologi dengan pewarnaan khusus (preferably immunohistochemical staining) memberikan informasi tambahan tentang sifat gastritis dan dapat mendeteksi H. pylori bahkan ketika organisme sulit ditemukan 1
- Kultur dapat penting dalam situasi klinis tertentu, seperti deteksi resistensi yang didapat terhadap clarithromycin dan metronidazole 1
Peringatan Penting
- Penghentian antibiotik, produk bismuth, atau proton pump inhibitor diperlukan sebelum endoskopi untuk mengurangi risiko hasil negatif palsu pada RUT dan histologi 1
- Jika ada keraguan pada hasil histologi, patolog harus menggunakan pewarnaan immunohistokimia untuk H. pylori 1
Indikasi Biopsi untuk H. pylori
- Pasien dengan ulkus gaster yang diketahui harus dirujuk dan menjalani endoskopi ulang dengan biopsi hingga sembuh karena keganasan mungkin ada 1
- Biopsi harus diambil untuk H. pylori pada saat endoskopi dan terapi eradiikasi ditawarkan kepada mereka yang terinfeksi karena ini dapat mengurangi risiko penyakit ulkus peptikum dan keganasan gaster selanjutnya 1
- Pasien dengan kondisi risiko tinggi seperti gastritis atrofik, metaplasia intestinal, atau riwayat neoplasia gaster sebelumnya memerlukan biopsi dan follow-up 1