Cara Menghitung Distensibility IVC
Distensibility IVC dihitung dengan rumus: (Diameter IVC maksimal saat inspirasi - Diameter IVC minimal saat ekspirasi) / Diameter IVC minimal saat ekspirasi × 100%, dan digunakan khusus pada pasien dengan ventilasi mekanik. 1, 2, 3
Teknik Pengukuran yang Benar
Posisi dan Probe
- Posisikan pasien dalam posisi supine (terlentang) 1, 4
- Gunakan probe phased array atau curvilinear dengan pendekatan subcostal untuk memvisualisasi IVC saat masuk ke atrium kanan 1, 4
- Ukur diameter IVC sekitar 1-2 cm dari junction dengan atrium kanan (cavoatrial junction) 1, 4
Pengukuran Diameter
- Pada pasien dengan ventilasi mekanik: ukur diameter maksimal IVC saat inspirasi (Dmax) dan diameter minimal saat ekspirasi (Dmin) 2, 5, 3
- Pengukuran harus dilakukan dalam satu siklus napas mekanik tunggal 6, 3
Formula Perhitungan
Distensibility Index (untuk pasien ventilasi mekanik)
dIVC = [(Dmax - Dmin) / Dmin] × 100% 2, 5, 6, 3
Dimana:
Collapsibility Index (untuk pasien bernapas spontan)
cIVC = [(Dmax - Dmin) / Dmax] × 100% 2, 5
Penting: Perhatikan perbedaan denominator - distensibility menggunakan Dmin, sedangkan collapsibility menggunakan Dmax 2
Interpretasi Klinis
Pada Pasien Ventilasi Mekanik
- dIVC >15-18% memprediksi fluid responsiveness dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi 1, 7, 6, 3
- Nilai cut-off >16% memberikan sensitivitas 70.59% dan spesifisitas 100% 6
- Nilai >18% dapat membedakan responder dan non-responder dengan sensitivitas 90% dan spesifisitas 90% 3
Korelasi dengan Status Volume
- Terdapat korelasi kuat (r = 0.9) antara dIVC baseline dengan peningkatan cardiac index setelah ekspansi volume 3
- Korelasi negatif signifikan ditemukan antara distensibility index dengan global end-diastolic index (r = -0.522, p = 0.001) 5
Syarat Teknis untuk Pengukuran Valid
Pada Pasien Ventilasi Mekanik
- Pasien harus dalam mode volume-control dengan tidal volume 8 mL/kg berat badan ideal 1, 7
- Tidak boleh ada dyssynchrony ventilator 1, 7
- Pengukuran tidak reliabel pada pasien dengan tekanan intra-abdominal tinggi atau compartment syndrome 1, 7
Pitfall dan Keterbatasan Penting
Kontraindikasi Relatif
- Jangan gunakan pada pasien dengan ventilasi non-invasif atau positive pressure pada pasien bernapas spontan - variabilitas respons individual sangat tinggi dan tidak konsisten 8
- Interpretasi terbatas pada pasien dengan regurgitasi trikuspid berat 1, 4
- Tekanan intra-abdominal tinggi dapat memberikan hasil false positive untuk distensi IVC 1, 4, 7
Keterbatasan Teknis
- Pengukuran dapat sulit pada neonatus atau pasien dengan kateter vena sentral umbilikal 1
- Tidak ada rekomendasi untuk penggunaan pada pasien dengan sindrom kompartemen abdominal 7
Integrasi dengan Parameter Lain
- Kombinasikan penilaian IVC dengan ukuran ruang jantung, fungsi RV, dan konteks klinis 1, 7
- Stroke volume variation (SVV) dan pulse pressure variation (PPV) menggunakan analisis arterial waveform merupakan alternatif superior untuk pasien ventilasi mekanik 7
- Jangan menunda resusitasi pada pasien dengan tanda klinis jelas hipovolemia hanya untuk mengukur distensibility IVC 7