Dosis Ambroxol dan Lapifed untuk Anak
Untuk pasien anak dengan eksaserbasi asma atau penyakit saluran napas, gunakan ipratropium bromide (komponen Lapifed) dengan dosis 0,25-0,5 mg nebulisasi setiap 20 menit untuk 3 dosis pertama, kemudian setiap 6 jam sampai perbaikan klinis dimulai, dikombinasikan dengan beta-agonis. 1
Dosis Ipratropium Bromide (Komponen Lapifed)
Nebulisasi untuk Anak
- Anak < 12 tahun: 0,25-0,5 mg setiap 20 menit untuk 3 dosis pertama, kemudian sesuai kebutuhan 2, 1
- Anak sangat muda (termasuk usia 15 bulan): Gunakan setengah dosis (100-125 mcg) melalui nebulizer 1
- Setelah 3 dosis awal: Lanjutkan setiap 6 jam sampai perbaikan dimulai 1
Metered-Dose Inhaler (MDI) untuk Anak
- Dosis: 4-8 inhalasi setiap 20 menit sesuai kebutuhan hingga 3 jam 1
- Setiap inhalasi mengandung: 18 mcg ipratropium bromide 1
- Anak < 4 tahun: Wajib menggunakan spacer dengan masker wajah 1, 3
Kombinasi dengan Albuterol (Salbutamol)
- Anak: 1,5 ml larutan kombinasi nebulisasi setiap 20 menit untuk 3 dosis, kemudian sesuai kebutuhan 1
- Ipratropium dapat dicampur dengan albuterol dalam nebulizer yang sama 1
Dosis Ambroxol untuk Anak
Pertimbangan Umum
- Ambroxol telah terbukti efektif dan ditoleransi dengan baik pada pasien anak mulai dari usia 1 bulan 4
- Dosis harus disesuaikan berdasarkan usia, ukuran tubuh, dan tingkat kematangan organ, bukan hanya "dosis dewasa yang dikecilkan" 5
Profil Keamanan
- Studi pada hampir 1.300 pasien anak menunjukkan ambroxol ditoleransi dengan baik dengan efek samping minimal 4
- Efektivitas konsisten terlepas dari usia, termasuk pasien seusia 1 bulan 4
Algoritma Penggunaan Klinis
Kapan Menambahkan Ipratropium
- Eksaserbasi sedang hingga berat: Tambahkan ipratropium sejak presentasi awal 1
- Tidak ada perbaikan: Setelah 15-30 menit terapi beta-agonis awal 1
- Tanda mengancam jiwa: Silent chest, sianosis, kesadaran menurun 1
Teknik Pemberian
- Nebulizer: Gunakan aliran oksigen 6-8 L/menit 1
- Encerkan: Minimal 3 mL untuk nebulisasi optimal 1
- Anak < 4 tahun: Gunakan spacer dengan masker wajah untuk MDI 1, 3
Peringatan Penting
Ipratropium Bromide
- Bukan terapi lini pertama: Ipratropium harus ditambahkan ke terapi beta-agonis, bukan digunakan sendiri 1, 3
- Durasi penggunaan: Dapat digunakan hingga 3 jam dalam manajemen awal eksaserbasi berat 1
- Setelah rawat inap: Penambahan ipratropium ke albuterol tidak menunjukkan manfaat tambahan setelah pasien dirawat 1, 3
- Hindari pada glaucoma: Gunakan mouthpiece bukan masker pada pasien berisiko glaucoma 1
Kombinasi dengan Terapi Lain
- Ipratropium dapat digunakan berurutan dengan budesonide/formoterol tanpa kontraindikasi karena mekanisme kerja berbeda 3
- Selalu berikan kortikosteroid sistemik bersamaan untuk eksaserbasi akut 1
- Pertahankan saturasi oksigen ≥90% dengan terapi oksigen 1