What is the recommended dosage of pseudoephedrine for a pediatric patient?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 19, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Pseudoephedrine untuk Anak

Untuk anak usia 6-11 tahun, berikan pseudoephedrine 30 mg setiap 4-6 jam, maksimal 4 tablet (120 mg) dalam 24 jam; pseudoephedrine tidak boleh digunakan pada anak di bawah 6 tahun. 1

Pedoman Dosis Berdasarkan Usia

Anak 6-11 Tahun

  • Dosis: 30 mg (1 tablet) setiap 4-6 jam 1
  • Dosis maksimal: 120 mg dalam 24 jam (tidak lebih dari 4 tablet) 1
  • Studi klinis menunjukkan dosis ini efektif dan aman untuk mengurangi kongesti nasal pada anak usia 6-11 tahun 2

Anak 12 Tahun ke Atas

  • Dosis: 60 mg (2 tablet) setiap 4-6 jam 1
  • Dosis maksimal: 240 mg dalam 24 jam (tidak lebih dari 8 tablet) 1

Anak di Bawah 6 Tahun

  • Kontraindikasi absolut: Pseudoephedrine tidak boleh digunakan pada kelompok usia ini 1
  • Risiko toksisitas tertinggi terjadi pada anak di bawah 2 tahun, dan tidak ada rekomendasi dosis yang aman untuk kelompok ini 3

Pertimbangan Keamanan Penting

Peringatan Khusus

  • Pedoman Prancis merekomendasikan untuk tidak menggunakan pseudoephedrine pada pasien di bawah 15 tahun karena risiko efek samping kardiovaskular dan neurologis yang tidak dapat diprediksi, bahkan pada dosis rendah 4
  • Efek samping serius dapat terjadi tanpa adanya patologi yang sudah ada sebelumnya 4

Pola Penggunaan yang Harus Dihindari

  • Jangan memberikan lebih dari satu produk yang mengandung pseudoephedrine secara bersamaan - studi menunjukkan 7,5% anak menggunakan >1 produk pseudoephedrine dalam minggu yang sama, meningkatkan risiko overdosis 3
  • Hindari penggunaan jangka panjang - 25% pengguna menggunakan pseudoephedrine >1 minggu, yang tidak direkomendasikan 3
  • Sebagian besar produk adalah kombinasi multi-ingredient (58,9% liquid, 24,7% tablet), yang meningkatkan risiko duplikasi dosis tidak disengaja 3

Efek Samping yang Perlu Dimonitor

Efek Samping Umum

  • Somnolence: Dilaporkan pada 71,9% anak yang menggunakan pseudoephedrine 2
  • Insomnia: Terjadi pada 34,4% pengguna 2
  • Nervousness: Dialami oleh 20% anak 2
  • Peningkatan denyut jantung: Rata-rata 2-4 denyut per menit lebih tinggi dibanding plasebo 5

Kapan Harus Menghentikan Penggunaan

  • Hentikan segera jika terjadi gejala kardiovaskular atau neurologis 4
  • Evaluasi ulang jika gejala tidak membaik setelah 3 hari penggunaan 5

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Memberikan dosis dewasa pada anak: Selalu gunakan dosis pediatrik yang tepat sesuai usia 1
  • Menggunakan pada anak <6 tahun: Ini adalah kontraindikasi absolut 1
  • Mengabaikan kandungan pseudoephedrine dalam produk kombinasi: Periksa semua obat batuk-pilek yang diberikan untuk menghindari duplikasi 3
  • Penggunaan rutin untuk common cold: Pertimbangkan risiko-manfaat dengan hati-hati, terutama pada anak 4

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.