Dosis Ketorolac untuk Nyeri Sedang hingga Berat pada Dewasa
Rekomendasi Dosis Utama
Untuk pasien dewasa usia 17-64 tahun: berikan ketorolac 15-30 mg IV/IM setiap 6 jam (maksimum 120 mg/hari), atau untuk terapi oral lanjutan setelah pemberian IV/IM: 20 mg dosis awal diikuti 10 mg setiap 4-6 jam (maksimum 40 mg/hari), dengan durasi total tidak melebihi 5 hari. 1
Dosis Berdasarkan Usia dan Kondisi Khusus
Pasien usia ≥65 tahun, gangguan ginjal, atau berat badan <50 kg:
- Oral: 10 mg dosis awal, kemudian 10 mg setiap 4-6 jam (maksimum 40 mg/hari) 1
- IV/IM: 15 mg setiap 6 jam (maksimum 60 mg/hari) 2
- Durasi maksimum tetap 5 hari untuk semua rute pemberian 1
Prinsip Penggunaan yang Aman
Batasan durasi kritis:
- Durasi gabungan IV/IM dan oral tidak boleh melebihi 5 hari pada dewasa 1
- Risiko efek samping meningkat signifikan setelah 5 hari penggunaan 3
Urutan pemberian:
- Ketorolac oral HANYA digunakan sebagai terapi lanjutan setelah pemberian IV/IM, bukan sebagai dosis awal 1
- Interval dosis minimum 4-6 jam harus dipertahankan 1
Bukti Efek Ceiling Analgesik
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dosis 10 mg IV ketorolac memberikan efek analgesia yang sama dengan dosis 15 mg atau 30 mg, tanpa perbedaan bermakna dalam pengurangan nyeri pada 30 menit. 4 Studi randomized controlled trial ini menemukan:
- Penurunan skor nyeri pada 30 menit serupa untuk semua kelompok dosis (10 mg, 15 mg, 30 mg) 4
- Tidak ada perbedaan dalam kebutuhan analgesia penyelamatan 4
- Efek samping serupa pada semua kelompok dosis 4
Namun, label FDA masih merekomendasikan rentang dosis 15-30 mg untuk dewasa usia 17-64 tahun 1, sehingga dalam praktik klinis nyata, gunakan 15-30 mg IV/IM sesuai label resmi, dengan pemahaman bahwa dosis lebih rendah mungkin sama efektifnya.
Kontraindikasi Absolut
Hindari ketorolac pada kondisi berikut:
- Riwayat atau risiko aktif perdarahan gastrointestinal 3
- Penyakit ulkus peptikum aktif 2, 3
- Gangguan ginjal berat 2, 3
- Gangguan hemostasis atau koagulopati 3
- Hipersensitivitas terhadap aspirin atau NSAID lain 3
- Periode perioperatif pada operasi bypass arteri koroner 5
- Kehamilan, persalinan, dan menyusui 3
Populasi Risiko Tinggi yang Memerlukan Dosis Lebih Rendah
Faktor risiko yang meningkatkan toksisitas NSAID:
- Usia ≥60 tahun: risiko perdarahan GI, toksisitas ginjal, dan kardiovaskular meningkat 2, 5
- Riwayat ulkus peptikum: risiko perdarahan berulang 5% dalam 6 bulan 5
- Penggunaan antikoagulan bersamaan: meningkatkan risiko perdarahan GI 5-6 kali lipat 5
- Dehidrasi atau status cairan terganggu 2
- Penggunaan obat nefrotoksik lain 2
- Riwayat penyakit kardiovaskular atau hipertensi 2
Monitoring Wajib
Pemeriksaan baseline sebelum pemberian:
Kriteria penghentian segera:
- BUN atau kreatinin meningkat dua kali lipat 2
- Hipertensi berkembang atau memburuk 2
- Tes fungsi hati meningkat >3 kali batas atas normal 2
- Tanda perdarahan gastrointestinal 2
Strategi Kombinasi yang Aman
Ketorolac dapat dikombinasikan dengan:
- Acetaminophen (parasetamol): Dapat diberikan bergantian setiap 3 jam untuk cakupan nyeri lebih kontinyu, dengan acetaminophen 650 mg setiap 4-6 jam (maksimum 3-4 gram/hari) 2
- Opioid: Ketorolac memiliki efek opioid-sparing yang signifikan, memungkinkan pengurangan dosis opioid 6
JANGAN PERNAH kombinasikan dengan NSAID lain:
- Tunggu 6-8 jam setelah dosis terakhir ibuprofen sebelum memberikan ketorolac 2
- Hindari penggunaan bersamaan dengan aspirin dosis rendah untuk kardioproteksi karena interaksi 5
- Toksisitas NSAID bersifat aditif tanpa manfaat analgesia tambahan 2
Peringatan Khusus
Pola penggunaan di dunia nyata menunjukkan:
- 97% pasien menerima ketorolac di atas dosis ceiling 10 mg 7
- Praktik ini tidak memberikan manfaat analgesia tambahan tetapi meningkatkan risiko 7, 4
Untuk nyeri neuropatik:
- Pertimbangkan menambahkan gabapentin atau pregabalin daripada meningkatkan dosis ketorolac 5