Data Survival Rate Astrocytoma untuk Lokasi Spesifik
Sayangnya, tidak ada data survival rate yang spesifik untuk lokasi geografis tertentu dalam literatur medis yang tersedia. Data survival yang ada bersifat global dan tidak dipecah berdasarkan lokasi geografis seperti negara atau wilayah tertentu.
Data Survival Rate Berdasarkan Grade Tumor
Berikut adalah data survival rate astrocytoma berdasarkan grade tumor yang tersedia dari pedoman internasional:
Grade II (Low-Grade Astrocytoma)
- Tingkat survival 5 tahun: 37% untuk astrocytoma difus 1
- Survival median untuk pasien risiko tinggi (>2 faktor risiko EORTC): 3,9 tahun 1
- Survival median untuk pasien risiko rendah: 10,8 tahun 1
- Sekitar 50% pasien mengalami transformasi anaplastik dalam 5 tahun 1
Grade III (Anaplastic Astrocytoma)
- Tingkat survival 5 tahun: 27% 1
- Prognosis lebih buruk dibandingkan grade II namun lebih baik dari glioblastoma 1
Grade IV (Glioblastoma)
- Hanya sepertiga pasien bertahan hidup 1 tahun 1
- Kurang dari 5% pasien bertahan hidup lebih dari 5 tahun 1
- Merupakan tumor otak paling mematikan 1
Faktor Prognostik yang Mempengaruhi Survival
Faktor prognostik terpenting yang mempengaruhi survival adalah:
- Diagnosis histologis (grade tumor) - faktor paling signifikan 1
- Usia pasien - usia >40 tahun merupakan faktor buruk 1
- Performance status (KPS) - KPS <70 berkaitan dengan prognosis buruk 1
- Ukuran tumor - tumor >6 cm merupakan faktor risiko 1
- Lokasi tumor - tumor yang melintasi garis tengah otak memiliki prognosis lebih buruk 1
Catatan Penting
Data survival yang ada merupakan data agregat dari berbagai negara dan tidak mencerminkan perbedaan geografis. Perbedaan outcome antar lokasi geografis dapat dipengaruhi oleh:
- Akses terhadap fasilitas diagnostik dan terapi yang canggih
- Ketersediaan ahli bedah saraf dan onkologi radiasi berpengalaman
- Akses terhadap kemoterapi dan terapi adjuvan
- Waktu diagnosis (early vs late presentation)
- Sistem rujukan dan follow-up yang terorganisir
Untuk mendapatkan data spesifik lokasi, diperlukan registry kanker nasional atau regional yang mencatat outcome pasien secara sistematis.