Tipe Sendi MTP 1 dan MTP 2
Sendi metatarsophalangeal (MTP) pertama dan kedua adalah sendi sinovial tipe condyloid yang memungkinkan gerakan fleksi, ekstensi, dan sedikit abduksi-adduksi.
Klasifikasi Anatomi Sendi
Sendi MTP 1 (Metatarsophalangeal Pertama)
- Sendi MTP 1 merupakan sendi condyloid yang dibentuk oleh kepala metatarsal pertama dan basis falang proksimal ibu jari kaki 1
- Sendi ini memiliki dua tulang sesamoid di aspek plantar yang meningkatkan stabilitas dan fungsi biomekanik selama fase propulsi berjalan 2
- Range of motion normal untuk dorsofleksi adalah sekitar 37-60 derajat, yang penting untuk gait cycle normal 3, 2
Sendi MTP 2 (Metatarsophalangeal Kedua)
- Sendi MTP 2 adalah sendi condyloid yang dibentuk oleh kepala metatarsal kedua dan basis falang proksimal jari kedua 4
- Sendi ini paling sering mengalami dislokasi kronik dibandingkan sendi lain di kaki 4
- Dalam klasifikasi rheumatoid arthritis, MTP 2 termasuk dalam kategori "small joints" bersama dengan metacarpophalangeal joints dan proximal interphalangeal joints 5
Perbedaan Klinis Penting
Pengecualian dalam Penilaian Klinis
- Sendi MTP 1 dikecualikan dari penilaian dalam kriteria klasifikasi rheumatoid arthritis, berbeda dengan MTP 2-5 yang termasuk dalam evaluasi small joints 5
- Hal ini karena MTP 1 lebih sering terkena kondisi degeneratif (hallux rigidus, hallux valgus) daripada arthritis inflamasi 1
Frekuensi Keterlibatan Patologi
- Pada evaluasi ultrasonografi, MTP 1 menunjukkan sinovitis pada 20% kasus, sementara MTP 2 pada 13% kasus pada pasien dengan arthritis juvenil 5
- Dalam konteks diabetes dengan ulkus neuropatik, MTP 1 memerlukan pendekatan berbeda - digital flexor tenotomy tidak diindikasikan untuk MTP 1 karena ulkus biasanya disebabkan oleh keterbatasan gerak sendi atau deformitas lain 5
Implikasi Terapeutik Berdasarkan Tipe Sendi
Untuk Kondisi MTP 1
- Arthrodesis (fusi) adalah gold standard untuk arthritis stadium akhir dan deformitas berat pada MTP 1 ketika modalitas terapi lain gagal mengurangi nyeri 6
- Joint arthroplasty spesifik diindikasikan untuk ulkus hallux dengan keterbatasan range of motion MTP 1, terutama pada pasien diabetes 5, 6
- Konservatif dimulai dengan orthoses jangka panjang dikombinasi dengan NSAID topikal sebagai lini pertama 6
Untuk Kondisi MTP 2
- Subluksasi MTP 2 sering tidak terdiagnosis; tes "positive Lachman" pada pemeriksaan fisik dapat membantu identifikasi 4
- Ketika terapi konservatif gagal untuk sinovitis MTP 2, debridement bedah diindikasikan 4
- Tujuan bedah untuk dislokasi kronik MTP 2 adalah reduksi sendi dan stabilisasi jari dengan pendekatan bertahap tergantung severitas kontraktur 4
Evaluasi Pembengkakan Jaringan Lunak
- Radiografi polos adalah modalitas awal untuk mengevaluasi pembengkakan di sekitar MTP 1 dan MTP 2 untuk menyingkirkan fraktur, tumor, dan perubahan degeneratif 7
- MRI adalah modalitas pilihan berikutnya jika radiografi normal atau hanya menunjukkan pembengkakan jaringan lunak, dengan sensitivitas tinggi untuk infeksi dan osteomielitis 7
- Ultrasonografi berguna untuk mendeteksi koleksi cairan jaringan lunak, efusi sendi, dan tenosinovitis 7
- Aspirasi terpandu imaging harus dilakukan untuk kultur jika dicurigai septic arthritis atau abses berdasarkan temuan imaging 7