At what age and under what conditions can the Human Papillomavirus (HPV) vaccine be administered?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Rekomendasi Vaksinasi HPV

Vaksin HPV direkomendasikan secara rutin dimulai pada usia 11-12 tahun, tetapi dapat diberikan mulai usia 9 tahun, dengan vaksinasi catch-up untuk semua orang hingga usia 26 tahun. 1

Jadwal Vaksinasi Berdasarkan Usia

Usia 9-14 Tahun (Jadwal 2 Dosis)

  • Vaksinasi paling efektif diberikan pada usia ini karena respons antibodi tertinggi terjadi pada anak usia 9-15 tahun dibandingkan usia 16-26 tahun 2
  • Jadwal 2 dosis dengan interval 6-12 bulan antara dosis pertama dan kedua 3, 2
  • Seri vaksinasi sebaiknya diselesaikan sebelum ulang tahun ke-13 untuk efektivitas maksimal 3

Usia 15-26 Tahun (Jadwal 3 Dosis)

  • Memerlukan jadwal 3 dosis: dosis pertama, kemudian 1-2 bulan setelahnya, dan dosis ketiga 6 bulan setelah dosis pertama 3
  • Interval minimum: 4 minggu antara dosis 1 dan 2, serta 12 minggu antara dosis 2 dan 3 3
  • Vaksinasi catch-up sangat direkomendasikan untuk semua orang hingga usia 26 tahun yang belum divaksinasi atau belum menyelesaikan seri vaksinasi 1

Usia 27-45 Tahun (Keputusan Klinis Bersama)

  • Vaksinasi catch-up TIDAK direkomendasikan untuk semua orang di atas 26 tahun 1
  • Untuk usia 27-45 tahun, diperlukan diskusi antara dokter dan pasien (shared clinical decision-making) karena manfaat populasi minimal 1
  • Vaksin HPV tidak dilisensikan untuk penggunaan pada orang di atas 45 tahun 1

Kondisi Khusus yang Memerlukan Perhatian

Populasi dengan Risiko Tinggi (Vaksinasi hingga Usia 26 Tahun)

  • Laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (MSM) 3, 2
  • Individu dengan kondisi immunocompromised, termasuk HIV-positif 3, 2
  • Kedua kelompok ini harus menerima jadwal 3 dosis terlepas dari usia saat memulai vaksinasi 3

Kehamilan dan Menyusui

  • Vaksinasi harus ditunda hingga setelah kehamilan selesai 1, 4
  • Tidak diperlukan tes kehamilan sebelum vaksinasi 1
  • Vaksin dapat diberikan pada ibu yang sedang menyusui 1, 4

Kondisi yang TIDAK Memerlukan Pemeriksaan Sebelum Vaksinasi

  • Tidak diperlukan tes Pap smear atau tes HPV sebelum vaksinasi untuk menentukan kelayakan vaksinasi 1, 2
  • Tidak ada tes antibodi klinis yang dapat menentukan apakah seseorang sudah kebal atau masih rentan terhadap tipe HPV tertentu 1
  • Riwayat aktivitas seksual tidak menghalangi pemberian vaksin karena kemungkinan besar belum terpapar semua tipe HPV yang dicakup vaksin 2, 4

Alasan Pentingnya Vaksinasi Dini

Efektivitas Maksimal Sebelum Paparan

  • Vaksinasi paling efektif bila diberikan sebelum paparan HPV melalui aktivitas seksual 1, 2
  • Sekitar 24% remaja melaporkan sudah berhubungan seksual pada kelas 9 dan 58,1% pada kelas 12 2
  • Insiden kumulatif infeksi HPV mendekati 40% dalam dua tahun pertama setelah hubungan seksual pertama 2

Penurunan Efektivitas pada Usia Lebih Tua

  • Efektivitas vaksin lebih rendah pada kelompok usia lebih tua karena infeksi sebelumnya 1
  • Number needed to vaccinate (NNV) untuk mencegah satu kasus kanker: 202 untuk usia hingga 26 tahun, tetapi meningkat menjadi 6.500 untuk usia hingga 45 tahun 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Menunda vaksinasi hingga remaja akhir mengurangi efektivitas karena paparan HPV sering terjadi segera setelah debut seksual 2
  • Melewatkan kesempatan untuk memberikan vaksin HPV bersamaan dengan vaksin remaja lainnya (Tdap, MCV4) pada kunjungan usia 11-12 tahun 2
  • Memberikan rekomendasi yang lemah atau ambigu kepada orang tua—rekomendasi kuat dari penyedia layanan kesehatan sangat penting untuk penerimaan vaksin 2

Manfaat Pencegahan Kanker

  • Vaksinasi HPV dapat mencegah sekitar 28.500 kanker per tahun di Amerika Serikat, termasuk sebagian besar kanker serviks, vulva, vagina, anus, orofaring, dan penis 3
  • Tipe HPV 16 dan 18 menyebabkan sekitar 70% kanker terkait HPV 3
  • Vaksin 9-valen (Gardasil-9) adalah satu-satunya vaksin HPV yang tersedia di Amerika Serikat sejak 2017, melindungi terhadap 9 tipe HPV 3

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

HPV Vaccine Timing Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

HPV Vaccination Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.