Dosis Hyoscin untuk Kolik Abdomen
Untuk kolik abdomen pada dewasa, hyoscine butylbromide (Buscopan) diberikan dengan dosis 10-20 mg secara oral, intramuskular, atau intravena, dapat diulang hingga maksimal 100 mg per hari. 1
Dosis Standar Berdasarkan Rute Pemberian
Pemberian Oral atau Rektal
- Dosis dewasa: 10-20 mg per dosis, dapat diulang sesuai kebutuhan 1
- Dosis maksimal harian: 100 mg 1
- Onset kerja oral relatif cepat meskipun bioavailabilitas sistemik rendah (<1%), karena hyoscine butylbromide bekerja secara lokal pada reseptor muskarinik di saluran cerna 1
Pemberian Parenteral (IM/IV)
- Dosis dewasa: 10-20 mg per dosis 1
- Dapat diulang sesuai kebutuhan hingga maksimal 100 mg per hari 1
- Pemberian intravena memberikan efek lebih cepat dibandingkan oral 1
Dosis Pediatrik
- Anak usia 8-17 tahun: 10 mg oral 2
- Studi menunjukkan hyoscine butylbromide 10 mg efektif mengurangi nyeri kolik abdomen pada anak dengan penurunan skor nyeri yang signifikan dalam 80 menit 2
Mekanisme Kerja dan Keunggulan
- Hyoscine butylbromide adalah antikolinergik dengan afinitas tinggi terhadap reseptor muskarinik pada otot polos saluran cerna, menghasilkan efek antispasmodik 1
- Keunggulan utama adalah bioavailabilitas sistemik yang sangat rendah (<1%), sehingga tidak menembus sawar darah-otak dan meminimalkan efek samping antikolinergik sentral 1
- Meskipun absorpsi sistemik minimal, obat tetap tersedia di lokasi kerja (usus) karena afinitas jaringan yang tinggi terhadap reseptor muskarinik 1
Perbandingan dengan Alternatif Lain
- Hyoscine butylbromide tidak superior dibandingkan acetaminophen untuk nyeri kolik abdomen nonspesifik pada anak, namun keduanya memberikan penurunan nyeri yang bermakna secara klinis 2
- Untuk pasien yang memerlukan efek antispasmodik berkelanjutan dengan efek SSP minimal, hyoscine butylbromide lebih disukai dibanding dicyclomine 3
- Hyoscyamine (bentuk lain dari hyoscine) memiliki dosis maksimal 1.5 mg per hari, diberikan 0.125 mg setiap 4 jam sesuai kebutuhan 4
Pertimbangan Keamanan dan Efek Samping
- Efek samping umumnya ringan dan jarang terjadi karena absorpsi sistemik minimal 1
- Efek samping yang mungkin terjadi: mulut kering, retensi urin, penglihatan kabur, takikardia 1
- Peringatan penting: Kasus hipotensi dan iskemia miokard pernah dilaporkan setelah pemberian intravena, terutama pada pasien dengan faktor risiko kardiovaskular 5
- Hindari penggunaan pada pasien dengan glaukoma sudut tertutup 6
Algoritma Pemilihan Dosis
Untuk kolik abdomen akut:
- Mulai dengan 10-20 mg oral atau parenteral 1
- Evaluasi respons dalam 30-60 menit
- Jika nyeri persisten, ulangi dosis yang sama 1
- Jangan melebihi 100 mg dalam 24 jam 1
Penyesuaian khusus:
- Pasien usia lanjut: Mulai dengan dosis terendah (10 mg) dan monitor ketat untuk efek samping 1
- Anak 8-17 tahun: Gunakan dosis tetap 10 mg 2
- Pasien dengan riwayat penyakit jantung: Hindari pemberian intravena cepat, pertimbangkan rute oral 5
Peringatan Klinis Penting
- Pemberian intravena harus dilakukan perlahan untuk menghindari hipotensi dan komplikasi kardiovaskular 5
- Meskipun efek samping antikolinergik sentral minimal, tetap monitor pasien usia lanjut untuk konfusi atau disorientasi 1
- Tidak ada bukti kuat yang membandingkan hyoscine butylbromide dengan analgesik standar untuk kolik abdomen di setting emergensi, namun pengalaman klinis mendukung penggunaannya 7