What is the appropriate management for a patient with a wound at the ear fold, potentially complicated by underlying conditions such as diabetes or peripheral artery disease (PAD)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penatalaksanaan Luka di Lipatan Telinga

Luka di lipatan telinga memerlukan pembersihan menyeluruh, penutupan lapis demi lapis dengan teknik aseptik, dan pembalut tekan untuk mencegah hematoma dan kondritis—komplikasi yang paling ditakuti pada cedera telinga. 1

Penilaian Awal yang Wajib Dilakukan

Sebelum memulai penanganan luka, lakukan penilaian vaskular segera pada pasien dengan kondisi komorbid:

Untuk Pasien Diabetes atau Kecurigaan PAD:

  • Ukur ankle-brachial index (ABI) segera untuk mengidentifikasi penyakit arteri perifer yang dapat menghambat penyembuhan 2
  • ABI ≤0.90 mengkonfirmasi PAD dan memerlukan rujukan ke bedah vaskular untuk revaskularisasi 2
  • ABI >1.40 menunjukkan kalsifikasi arteri (umum pada diabetes); segera lakukan pengukuran toe-brachial index (TBI) 2
  • Periksa tanda-tanda infeksi termasuk nyeri yang meningkat, eritema, kehangatan, discharge purulen, atau tanda sistemik 3

Pemeriksaan Luka Spesifik:

  • Ukur dan dokumentasikan panjang, lebar, kedalaman luka, penampilan dasar luka, jumlah dan kualitas eksudat 2
  • Gunakan probe steril tumpul untuk menilai kedalaman luka dan mendeteksi keterlibatan tulang atau kartilago 2

Penatalaksanaan Definitif Luka Telinga

Prinsip Dasar Penanganan:

Tujuan utama adalah memulihkan kontur normal sambil mencegah infeksi dan kondritis 1

Untuk Laserasi Sederhana:

  • Tutup luka dengan teknik aseptik menggunakan jahitan kulit-ke-kulit saja, atau kombinasi jahitan kulit dengan jahitan interkartilago 1
  • Pastikan kartilago yang terbuka ditutupi dengan jaringan vaskular 1

Untuk Laserasi Kompleks atau Luas:

  • Lakukan perawatan metikulosa untuk mencocokkan semua fragmen dan mencegah infeksi atau kehilangan jaringan 1
  • Debridemen jaringan non-viable adalah komponen esensial, dengan debridemen bedah akut sebagai standar emas 4

Pencegahan Hematoma:

  • Evakuasi hematoma dan aplikasi pembalut tekan menggunakan teknik steril untuk mencegah deformitas atau kondritis 1
  • Hematoma yang tidak ditangani akan menyebabkan disfigurasi melalui organisasi atau kondritis 1

Pertimbangan Khusus untuk Pasien Diabetes dengan PAD

Jika ABI <0.6 menunjukkan iskemia signifikan yang menghambat penyembuhan luka 5

Algoritma Revaskularisasi:

  1. Revaskularisasi (endovaskular atau bypass) harus dipertimbangkan pada semua pasien dengan PAD yang cukup berat untuk menghambat penyembuhan 5

  2. Tujuan revaskularisasi: memulihkan aliran langsung ke setidaknya satu arteri kaki, dengan target:

    • Tekanan perfusi kulit ≥40 mmHg
    • Tekanan jari kaki ≥30 mmHg
    • TcPO₂ ≥25 mmHg 5, 4
  3. Evaluasi seluruh sirkulasi arteri ekstremitas bawah dengan visualisasi detail arteri below-the-knee dan pedal menggunakan:

    • Duplex ultrasound berwarna
    • CT angiography
    • MR angiography
    • Digital subtraction angiography 5

Kriteria untuk Tidak Melakukan Revaskularisasi:

  • Pasien yang sangat lemah atau harapan hidup <6-12 bulan
  • Gangguan fungsional berat yang tidak akan memburuk signifikan dengan amputasi
  • Volume nekrosis jaringan sangat besar sehingga kaki tidak dapat diselamatkan 5

Perawatan Luka Pasca-Revaskularisasi (Jika Diperlukan)

Perawatan Lokal:

  • Gunakan dressing untuk mempertahankan lingkungan lembab dan menyerap eksudat tanpa menyebabkan maserasi 4
  • Pertimbangkan Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) untuk luka yang lebih dalam setelah debridemen untuk mempercepat penyembuhan 3, 4
  • Kontrol edema dan nyeri sangat penting 3, 4

Optimalisasi Medis Wajib:

  • Hentikan merokok karena merokok sangat menghambat penyembuhan melalui vasokonstriksi dan hipoksia jaringan 3, 4
  • Optimalisasi status nutrisi dengan asupan protein yang adekuat 3
  • Kontrol glikemik ketat dengan target HbA1c <7% 3, 4
  • Manajemen risiko kardiovaskular agresif: terapi antiplatelet (aspirin dosis rendah atau clopidogrel), statin, kontrol hipertensi 5, 4

Peringatan Penting dan Jebakan Umum

Kondritis - Komplikasi Paling Ditakuti:

  • Kondritis adalah proses agresif yang memerlukan pengangkatan segera pus dan kartilago nekrotik 1
  • Pencegahan melalui teknik aseptik ketat dan pembalut tekan adalah kunci 1

Urgensi pada Infeksi Iskemik:

  • "Time is tissue" pada ulkus kaki diabetik yang terinfeksi dan iskemik 5
  • Pasien dengan tanda PAD dan infeksi kaki berisiko sangat tinggi untuk amputasi mayor dan harus ditangani sebagai kedaruratan medis, sebaiknya dalam 24 jam 5

Monitoring dan Follow-up:

  • Evaluasi ulang luka setidaknya mingguan untuk menilai progres penyembuhan dan menyesuaikan terapi 3
  • Monitor tanda-tanda biofilm, infeksi persisten, atau deteriorasi yang memerlukan modifikasi terapi 3
  • Koordinasi perawatan melalui tim interdisipliner termasuk spesialis perawatan luka, penyakit infeksi, dan bedah plastik untuk luka kompleks 5, 3

References

Research

Injuries of the external ear.

Otolaryngologic clinics of North America, 1990

Guideline

Proper Assessment and Diagnosis of Non-Healing Wounds

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Electrocution Injuries

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Tratamiento de Heridas No Infectadas en Pacientes Diabéticos con Enfermedad Arterial Periférica

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Related Questions

What are the potential causes and treatment options for ankle numbness, particularly in patients with a history of conditions such as diabetes, peripheral artery disease, or previous trauma to the ankle?
What is the appropriate management for a non-healing wound on the right leg of a woman with Type 2 Diabetes Mellitus (DM), chronic edema, telangiectasia, hypertension (elevated Blood Pressure (BP)), and dry hyperpigmentation skin?
What is the best approach to manage a patient with diabetes and peripheral angiopathy, including lifestyle modifications, medications, and potential revascularization procedures?
What is the best course of management for an asymptomatic elderly patient with violaceous (purple-colored) spots on the foot and friable skin, potentially indicating underlying conditions such as peripheral artery disease (PAD), diabetes mellitus (DM), or nutritional deficiencies?
What causes impaired wound healing in diabetic patients?
What are the recommendations for resuming anal play and anal sex in a young male patient with a history of simple low transphincteric fistula who has undergone fistulotomy, is a non-smoker, and has no history of Crohn's disease?
What is the likely cause of a wound at the ear fold in an adult with limited mobility and potential underlying conditions like diabetes or poor circulation?
What are the potential medical causes and treatment options for significant heel pain during sleep in adults, particularly those with a history of conditions like diabetes or previous trauma to the heel?
When should other cardiomyopathies, such as hypertrophic (HCM) or restrictive cardiomyopathy, be considered in adults with heart failure with preserved systolic function and a history of hypertension, diabetes, or other cardiovascular risk factors?
What's the next step for a post-menopausal (post-menopause) woman, 2 years after menopause, with recurrent Urinary Tract Infections (UTIs) who is not on Hormone Replacement Therapy (HRT)?
What over-the-counter (OTC) treatment is recommended for a non-pruritic (non-itchy) rash located in the superior axillary (armpit) region?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.