At what age is the Oral Glucose Tolerance Test (OGT) not recommended for infants?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Usia Penggunaan OGTT pada Bayi

OGTT (Oral Glucose Tolerance Test) tidak direkomendasikan untuk bayi di bawah usia 10 tahun dalam praktik klinis rutin, kecuali pada kondisi khusus seperti cystic fibrosis atau diabetes neonatal yang memerlukan pendekatan diagnostik berbeda.

Rekomendasi Berdasarkan Usia

Bayi dan Anak Usia Dini (< 6 Bulan)

  • Diabetes yang didiagnosis dalam 6 bulan pertama kehidupan memerlukan pengujian genetik segera, bukan OGTT, karena 80-85% kasus memiliki penyebab monogenik 1, 2.
  • Pengukuran glukosa darah pada bayi sebaiknya menggunakan blood gas analyzer untuk akurasi, bukan glukometer portabel 2.
  • HbA1c tidak boleh digunakan untuk diagnosis pada bayi karena tidak tervalidasi untuk kelompok usia ini 2.

Anak Usia 6-9 Tahun

  • OGTT dapat dilakukan pada anak usia 6-9 tahun dengan cystic fibrosis untuk mengidentifikasi risiko tinggi diabetes onset dini, meskipun ini bukan rekomendasi skrining rutin 3.
  • Untuk skrining diabetes tipe 2 pada anak berisiko tinggi, skrining dimulai pada usia 10 tahun atau saat onset pubertas (mana yang lebih dulu) 4.

Anak Usia ≥ 10 Tahun

  • Skrining tahunan CFRD dengan OGTT harus dimulai pada usia 10 tahun pada semua pasien cystic fibrosis 4.
  • Untuk anak dengan risiko diabetes tipe 2 (obesitas, riwayat keluarga, kelompok etnis berisiko tinggi), skrining dapat dimulai pada usia 10 tahun atau onset pubertas dengan interval 3 tahun 4.

Pertimbangan Klinis Penting

Mengapa Batas Usia 10 Tahun?

  • Diabetes tipe 2 pada anak biasanya didiagnosis di atas usia 10 tahun dan pada masa pubertas pertengahan hingga akhir 4.
  • Sebelum usia 10 tahun, skrining diabetes pada anak dengan cystic fibrosis dapat mengidentifikasi risiko progresi tetapi tidak menunjukkan manfaat terhadap berat badan, tinggi badan, BMI, atau fungsi paru 4.

Kondisi Khusus yang Memerlukan Pendekatan Berbeda

  • Diabetes neonatal (< 6 bulan): Memerlukan pengujian genetik segera untuk mutasi KCNJ11, ABCC8, dan INS, bukan OGTT 4, 2.
  • MODY (Maturity-Onset Diabetes of the Young): Pertimbangkan pada anak dengan diabetes atipikal dan riwayat keluarga kuat, memerlukan pengujian genetik 4.
  • Cystic fibrosis: OGTT adalah tes skrining yang direkomendasikan mulai usia 10 tahun 4.

Peringatan Penting

  • Jangan mendiagnosis IGT (Impaired Glucose Tolerance) hanya berdasarkan satu tes OGTT pada anak dan remaja, karena hasil dapat bervariasi 5.
  • Interpretasi respons glukosa dan insulin pada anak terbatas karena kurangnya data normatif 5.
  • Pada bayi prematur dengan berat lahir sangat rendah (≤1500 gram, ≤33 minggu gestasi), toleransi glukosa terganggu selama dua minggu pertama kehidupan 6.

Algoritma Praktis

Untuk anak < 10 tahun tanpa cystic fibrosis:

  • Gunakan fasting plasma glucose (FPG) atau HbA1c untuk skrining jika ada indikasi klinis 4
  • OGTT tidak direkomendasikan untuk skrining rutin

Untuk anak ≥ 10 tahun atau onset pubertas:

  • Mulai skrining dengan FPG (lebih disukai karena lebih mudah, cepat, dan murah) 4
  • OGTT dapat dilakukan jika FPG normal tetapi kecurigaan klinis tinggi 4

Untuk cystic fibrosis:

  • Mulai skrining OGTT tahunan pada usia 10 tahun 4

References

Guideline

Diagnosis and Management of Diabetes in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Diagnosis and Management of Neonatal Diabetes

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Oral glucose tolerance tests in newborn infants.

Annals of the Academy of Medicine, Singapore, 1983

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.