From the Guidelines
Kemoterapi untuk fibrosarcoma harus dimulai dengan anthracyclines sebagai first-line treatment, dengan kombinasi doxorubicin dan ifosfamide sebagai pilihan utama untuk pasien dengan kondisi yang baik. Pengobatan kemoterapi untuk fibrosarcoma melibatkan pendekatan multimodal yang menggabungkan pembedahan dengan terapi sistemik. Berdasarkan studi terbaru dari Annals of Oncology 1, anthracyclines merupakan pilihan utama sebagai first-line treatment, dengan kombinasi doxorubicin dan ifosfamide sebagai pilihan utama untuk pasien dengan kondisi yang baik. Beberapa pilihan kemoterapi lainnya untuk fibrosarcoma termasuk:
- Trabectedin sebagai pilihan kedua dan seterusnya 1
- Pazopanib sebagai pilihan untuk pasien dengan non-adipogenic STS 1
- Eribulin sebagai pilihan untuk pasien dengan liposarcomas dan LMS 1
- Regorafenib sebagai pilihan untuk pasien dengan doxorubicin-pretreated advanced, non-adipogenic STS 1 Namun, perlu diingat bahwa efektifitas kemoterapi untuk fibrosarcoma masih terbatas dibandingkan dengan soft tissue sarcomas lainnya, dengan tingkat respons sekitar 20-35%. Pasien harus dipantau secara teratur dengan pemeriksaan imaging untuk menilai respons terapi dan potensi efek sampingan seperti mielosupresi, kardiotoksisitas, dan neuropati.
From the Research
Kemoterapi Fibrosarcoma
- Kemoterapi untuk fibrosarcoma masih menjadi topik penelitian yang aktif, dengan beberapa studi yang telah dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai regimen kemoterapi 2, 3, 4, 5, 6.
- Doxorubicin dan ifosfamide (AI) adalah salah satu regimen kemoterapi yang paling umum digunakan untuk mengobati fibrosarcoma, tetapi dapat menyebabkan efek sampingan yang parah 3, 4.
- Gemcitabine dan docetaxel (GD) adalah alternatif lain yang telah menunjukkan efektivitas dalam mengobati fibrosarcoma, dengan efek sampingan yang lebih ringan dibandingkan dengan AI 4, 5.
- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa target terapi mikroenvirontem tumor dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengobati fibrosarcoma 6.
- Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan histologi, status kinerja, lokasi penyakit, dan tujuan pasien dalam merumuskan rencana pengobatan yang efektif untuk fibrosarcoma 5.
Pilihan Kemoterapi
- Doxorubicin dan ifosfamide (AI) dapat digunakan sebagai pilihan pertama untuk mengobati fibrosarcoma, tetapi perlu dipertimbangkan efek sampingan yang parah 3, 4.
- Gemcitabine dan docetaxel (GD) dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengobati fibrosarcoma, terutama jika pasien memiliki efek sampingan yang parah dengan AI 4, 5.
- Penting untuk mempertimbangkan tujuan pasien dan status kinerja dalam memilih regimen kemoterapi yang tepat untuk fibrosarcoma 5.
Riset Masa Depan
- Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi terapi yang lebih efektif untuk mengobati fibrosarcoma, termasuk target terapi mikroenvirontem tumor 6.
- Penting untuk mempertimbangkan kerjasama antara peneliti, klinisi, dan pasien dalam mengembangkan rencana pengobatan yang efektif untuk fibrosarcoma 5, 6.