Pengobatan Sariawan pada Bayi
Nistatina suspensi oral (100.000 UI/mL) 1 mL empat kali sehari selama 7-14 hari adalah pengobatan lini pertama yang direkomendasikan untuk sariawan oral pada bayi. 1, 2
Pilihan Pengobatan Lini Pertama
Nistatina (Pilihan Utama)
- Dosis standar untuk bayi: 2 mL (200.000 unit) empat kali sehari, dengan cara meneteskan setengah dosis di setiap sisi mulut menggunakan pipet 2
- Untuk bayi prematur dan berat lahir rendah: 1 mL empat kali sehari sudah efektif berdasarkan studi klinis 2
- Cara pemberian: Hindari memberi makan selama 5-10 menit setelah pemberian obat agar kontak dengan mukosa oral lebih lama 2
- Durasi: Lanjutkan pengobatan minimal 48 jam setelah gejala hilang dan kultur menunjukkan eradikasi Candida 1, 2
Pertimbangan Penting untuk Nistatina
- Tingkat kesembuhan klinis nistatina hanya 32% dalam satu studi, jauh lebih rendah dibanding flukonazol (100%) 3
- Angka kekambuhan lebih tinggi dengan nistatina dibanding agen sistemik 3
- Namun tetap menjadi pilihan pertama karena profil keamanan yang sangat baik pada bayi sehat cukup bulan 1, 4
Pilihan Pengobatan Alternatif
Flukonazol (Pilihan Kedua yang Superior)
- Dosis: 3-6 mg/kg sekali sehari selama 7 hari 1
- Keunggulan: Tingkat kesembuhan klinis 100% vs 32% untuk nistatina, pemberian sekali sehari lebih mudah 3
- Indikasi khusus untuk flukonazol:
- Waktu paruh: 55-90 jam pada neonatus, memungkinkan dosis sekali sehari 1
Mikonazol Gel Oral
- Dosis: 15 mg setiap 8 jam 1
- Tingkat kesembuhan: 85,1% dibanding nistatina gel (42,8-48,5%) 1
- PERINGATAN PENTING: Risiko obstruksi jalan napas pada bayi karena konsistensi gel yang kental 5
- Cara pemberian yang aman: Oleskan dalam jumlah kecil langsung ke mukosa oral, JANGAN dioleskan ke puting ibu karena risiko aspirasi 5
- Kekhawatiran resistensi: Penggunaan mikonazol dapat menyebabkan resistensi terhadap triazol, sehingga flukonazol lebih disukai sebagai agen lini kedua 1
Pertimbangan Khusus untuk Populasi Berisiko Tinggi
Bayi Prematur dengan Berat <1000g
- Profilaksis direkomendasikan di ruang perawatan dengan angka kandidiasis invasif >10%: flukonazol 3-6 mg/kg dua kali seminggu selama 6 minggu 1, 4
- Alternatif profilaksis: Nistatina oral 100.000 unit tiga kali sehari selama 6 minggu jika flukonazol tidak tersedia atau ada kekhawatiran resistensi 1
- Pemantauan: Bayi prematur yang menerima nistatina harus dipantau untuk kerusakan usus dan enterokolitis nekrotikans 1, 4
Sariawan Terkait Menyusui
- Pengobatan simultan ibu dan bayi sangat penting 1, 4
- Untuk ibu: Oleskan krim mikonazol pada puting/areola setelah setiap menyusui 1, 4
- Untuk bayi: Berikan pengobatan standar seperti di atas 4
Kapan Mempertimbangkan Terapi Sistemik
Indikasi untuk Terapi Sistemik (BUKAN untuk Bayi Sehat)
- Bayi prematur atau berat lahir rendah dengan kandidiasis kutaneus diseminata 1
- Anak dengan imunokompromi 1
- Risiko kandidiasis invasif 1
Regimen untuk Penyakit Invasif
- Amphotericin B deoxycholate: 1 mg/kg/hari selama minimal 3 minggu 1
- Flukonazol: 12 mg/kg/hari untuk kandidiasis invasif 1
- Evaluasi wajib: Semua neonatus dengan dugaan kandidiasis invasif harus menjalani pungsi lumbal dan pemeriksaan retina dilatasi 1
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- JANGAN gunakan kombinasi antijamur/kortikosteroid (misalnya klotrimazol/betametason) pada bayi - ini menyebabkan infeksi persisten dan berulang 4
- JANGAN hentikan terapi saat gejala membaik sebelum menyelesaikan kursus 7-14 hari penuh - penghentian prematur menyebabkan tingkat kekambuhan tinggi 4
- JANGAN oleskan mikonazol gel ke puting ibu - oleskan langsung ke mulut bayi dalam jumlah kecil untuk menghindari risiko aspirasi 5
- Titik akhir pengobatan harus kesembuhan mikologis, bukan hanya perbaikan klinis 1
Algoritma Pengobatan yang Disarankan
Bayi sehat cukup bulan dengan sariawan oral terlokalisasi: Mulai dengan nistatina 1-2 mL empat kali sehari selama 7-14 hari 1, 2
Jika gagal dengan nistatina atau kasus berulang: Beralih ke flukonazol 3-6 mg/kg sekali sehari selama 7 hari 1, 3
Jika terkait menyusui: Obati ibu dan bayi secara bersamaan 1, 4
Bayi prematur <1000g di NICU dengan tingkat kandidiasis invasif >10%: Pertimbangkan profilaksis flukonazol 1, 4
Tanda-tanda penyakit sistemik atau bayi imunokompromi: Rujuk untuk evaluasi dan terapi sistemik 1, 4