What are the non-pharmacological (non-medication) treatments for an infant with oral thrush?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 25, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengobatan Non-Medikamentosa untuk Oral Thrush pada Bayi

Pengobatan non-medikamentosa untuk oral thrush pada bayi berfokus pada sterilisasi benda-benda yang kontak dengan mulut bayi dan pengobatan simultan pada ibu yang menyusui untuk mencegah reinfeksi.

Sterilisasi Fomites (Benda-Benda Kontak)

  • Dot (pacifier) dan dot botol susu harus disterilkan dengan cara direbus dalam air panas setiap hari selama masa pengobatan untuk mencegah reinfeksi 1
  • Mainan yang sering dimasukkan ke mulut bayi juga harus disterilkan secara teratur selama pengobatan 2
  • Reinfeksi dari benda-benda yang terkontaminasi merupakan penyebab umum kegagalan pengobatan, sehingga sterilisasi rutin sangat penting 3

Pengobatan Simultan pada Ibu Menyusui

  • Untuk bayi yang mendapat ASI, ibu harus diobati secara bersamaan dengan krim miconazole topikal yang dioleskan pada puting dan areola setelah setiap kali menyusui 1, 2
  • Pengobatan simultan ini mencegah transmisi bolak-balik antara ibu dan bayi yang dapat menyebabkan infeksi berulang 2

Pencegahan Kolonisasi Neonatal

  • Pengobatan kandidiasis vagina maternal sebelum persalinan dapat mencegah kolonisasi neonatal selanjutnya 4, 2
  • Pendekatan ini merupakan bentuk "profilaksis" untuk kandidiasis neonatal dini 5

Strategi Pendukung Lainnya

  • Promosi pemberian ASI terbukti bermanfaat dalam mengurangi risiko kandidiasis invasif 5
  • Pengurangan penggunaan antibiotik spektrum luas (seperti sefalosporin generasi ketiga atau carbapenem) dan penghambat H2 dapat membantu pencegahan 5
  • Kontrol infeksi yang ketat di ruang perawatan neonatus sangat penting untuk mencegah transmisi horizontal 4

Catatan Penting

  • Tindakan non-medikamentosa ini harus dilakukan bersamaan dengan pengobatan antijamur, bukan sebagai pengganti 1, 3
  • Kegagalan melakukan sterilisasi yang adekuat merupakan penyebab umum kegagalan pengobatan dan rekurensi 3
  • Durasi pengobatan yang tidak adekuat juga merupakan alasan umum kegagalan terapi, sehingga pengobatan harus dilanjutkan minimal 48 jam setelah resolusi gejala klinis lengkap 1, 3

References

Guideline

Treatment of Oral Thrush in Infants

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Treatment of Pediatric Female Yeast Infection

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Nystatin Treatment for Oral Candidiasis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.