Dosis Cefotaxime untuk Selulitis
Untuk selulitis sedang hingga berat, cefotaxime diberikan dengan dosis 1-2 gram IV setiap 8 jam, dengan dosis total harian 3-6 gram. 1
Pemilihan Antibiotik untuk Selulitis
Sebelum membahas dosis cefotaxime secara spesifik, penting untuk memahami bahwa monoterapi beta-laktam adalah standar perawatan untuk selulitis tanpa komplikasi yang khas, dengan tingkat keberhasilan 96% 2. Cefotaxime bukanlah pilihan lini pertama untuk selulitis—antibiotik oral seperti cephalexin, dicloxacillin, atau amoxicillin lebih disukai untuk kasus rawat jalan 2.
Kapan Cefotaxime Tepat Digunakan
Cefotaxime sesuai untuk:
- Selulitis sedang hingga berat yang memerlukan terapi intravena pada pasien rawat inap 1, 3
- Pasien dengan tanda-tanda toksisitas sistemik yang memerlukan cakupan spektrum luas 2
- Infeksi polimikroba atau infeksi kaki diabetik sedang yang memerlukan cakupan gram-negatif 2
Regimen Dosis Spesifik
Dosis Standar untuk Selulitis
Untuk infeksi sedang hingga berat (termasuk selulitis): 1-2 gram setiap 8 jam IM atau IV, dengan dosis harian total 3-6 gram 1. Label FDA secara eksplisit mencantumkan rentang ini untuk "infeksi sedang hingga berat" 1.
Bukti Klinis Mendukung Dosis
Studi klinis pada infeksi kulit dan struktur kulit menunjukkan:
- Cefotaxime 2 gram IV setiap 8 jam (6 gram/hari) mencapai kesembuhan klinis pada 93,5% pasien dengan infeksi kulit bakteri 4
- Dosis rata-rata 4 gram per hari (rentang 1,4-12 gram) efektif untuk berbagai infeksi luka termasuk selulitis 4
- Cefotaxime 2 gram IV tiga kali sehari (setiap 8 jam) sebanding dengan ciprofloxacin oral dalam mengobati selulitis, dengan tingkat kesembuhan 76-77% 3, 5
Algoritma Dosis Berdasarkan Tingkat Keparahan
Untuk selulitis tanpa komplikasi yang memerlukan terapi IV:
Untuk selulitis berat dengan toksisitas sistemik:
- Gunakan 2 gram setiap 8 jam (6 gram/hari) 1, 4
- Pertimbangkan terapi kombinasi dengan vancomycin jika MRSA dicurigai 2
Untuk infeksi yang mengancam jiwa (misalnya, fasciitis necrotizing yang dicurigai):
- Dosis hingga 2 gram setiap 4 jam (hingga 12 gram/hari) dapat digunakan 1
- Terapi kombinasi spektrum luas wajib dilakukan: vancomycin atau linezolid PLUS piperacillin-tazobactam lebih disukai daripada cefotaxime untuk skenario ini 2
Durasi Pengobatan
- Lanjutkan terapi minimal 48-72 jam setelah pasien demam mereda atau setelah bukti eradikasi bakteri diperoleh 1
- Untuk selulitis tanpa komplikasi, 5 hari sudah cukup jika perbaikan klinis terjadi 2
- Untuk infeksi berat atau rumit, 7-14 hari mungkin diperlukan 2
Pertimbangan Penting dan Peringatan
Keterbatasan Cefotaxime untuk Selulitis
Cefotaxime TIDAK memiliki aktivitas terhadap MRSA 2. Jika faktor risiko MRSA hadir (trauma penetrasi, drainase purulen, penggunaan obat suntik), tambahkan vancomycin 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam 2.
Kapan TIDAK Menggunakan Cefotaxime
- Selulitis rawat jalan tanpa komplikasi: Gunakan antibiotik oral (cephalexin, dicloxacillin) sebagai gantinya 2
- Selulitis purulen dengan faktor risiko MRSA: Memerlukan agen aktif-MRSA (vancomycin, linezolid, daptomycin) 2
- Fasciitis necrotizing yang dicurigai: Memerlukan kombinasi spektrum luas (vancomycin PLUS piperacillin-tazobactam) 2
Penyesuaian Dosis Khusus
Pasien geriatri: Obat ini secara substansial diekskresikan oleh ginjal—perhatian harus diberikan dalam pemilihan dosis, dan mungkin berguna untuk memantau fungsi ginjal 1.
Gangguan ginjal: Lihat bagian PRECAUTIONS pada label FDA untuk penyesuaian dosis spesifik 1.
Perbandingan dengan Alternatif
Untuk sebagian besar kasus selulitis yang memerlukan terapi IV:
- Cefazolin 1-2 gram IV setiap 8 jam adalah beta-laktam IV yang disukai untuk selulitis tanpa komplikasi 2, 6
- Cefazolin 2 gram IV dua kali sehari sama efektifnya dengan regimen tiga kali sehari dan lebih nyaman untuk terapi berbasis rumah 6
- Ceftriaxone 1-2 gram IV sekali sehari menawarkan kenyamanan dosis sekali sehari untuk infeksi tertentu 7
Cefotaxime memerlukan dosis setiap 8 jam karena waktu paruh eliminasi yang relatif pendek, menjadikannya kurang nyaman dibandingkan ceftriaxone untuk banyak indikasi 8.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan gunakan cefotaxime sebagai terapi lini pertama untuk selulitis rawat jalan sederhana—antibiotik oral sudah cukup 2
- Jangan lupa menambahkan cakupan MRSA ketika faktor risiko hadir—cefotaxime saja tidak akan mencakup MRSA 2
- Jangan memperpanjang pengobatan secara refleks hingga 10-14 hari—5 hari sudah cukup untuk kasus tanpa komplikasi jika perbaikan terjadi 2
- Jangan gunakan cefotaxime untuk infeksi yang mengancam jiwa ketika kombinasi spektrum luas lebih tepat 2