What are the indications for triple antiplatelet therapy in patients with Non-ST-Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) based on European Society of Cardiology (ESC) and American College of Cardiology/American Heart Association (ACC/AHA) guidelines?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Indikasi Pemberian Triple Antiplatelet pada NSTEMI

Triple antiplatelet therapy (aspirin + P2Y12 inhibitor + GP IIb/IIIa inhibitor) diindikasikan pada pasien NSTEMI risiko sedang hingga tinggi yang menjalani strategi invasif dini, terutama pada pasien dengan iskemia berkelanjutan atau fitur risiko tinggi lainnya. 1

Indikasi Spesifik Berdasarkan Guideline ACC/AHA

Pasien dengan Strategi Invasif Dini

Untuk pasien NSTEMI risiko sedang-tinggi yang dipilih untuk strategi invasif awal, dual antiplatelet therapy harus dimulai saat presentasi, dengan pilihan menambahkan GP IIb/IIIa inhibitor intravena sebagai antiplatelet ketiga: 1

  • Sebelum PCI: Aspirin + Clopidogrel ATAU Ticagrelor ATAU GP IIb/IIIa inhibitor IV (eptifibatide atau tirofiban lebih disukai) 1

  • Saat PCI: Jika belum dimulai sebelumnya, dapat ditambahkan GP IIb/IIIa inhibitor IV untuk mencapai triple antiplatelet therapy 1

Pasien dengan Strategi Konservatif yang Mengalami Perburukan

Untuk pasien NSTEMI dengan strategi konservatif awal yang kemudian mengalami gejala berulang/iskemia, gagal jantung, atau aritmia serius, harus dilakukan angiografi diagnostik dengan penambahan salah satu dari: 1

  • GP IIb/IIIa inhibitor IV (eptifibatide atau tirofiban) ATAU
  • Clopidogrel (loading dose diikuti maintenance dose) ATAU
  • Ticagrelor (loading dose diikuti maintenance dose)

Ini ditambahkan pada aspirin dan antikoagulan yang sudah ada (upstream therapy) 1

Fitur Risiko Tinggi yang Mendukung Triple Therapy

Guideline ACC/AHA menyebutkan bahwa intensitas terapi disesuaikan dengan risiko individual, dan triple-antithrombotic treatment digunakan pada pasien dengan: 1

  • Iskemia berkelanjutan
  • Fitur risiko tinggi lainnya
  • Pasien yang diorientasikan untuk strategi invasif dini

Perbedaan Penting: Triple Antiplatelet vs Triple Antithrombotic

Triple Antiplatelet Therapy

Terdiri dari: Aspirin + P2Y12 inhibitor + GP IIb/IIIa inhibitor 1

Triple Antithrombotic Therapy

Terdiri dari: Aspirin + P2Y12 inhibitor + Antikoagulan oral (warfarin/DOAC) 1, 2

Untuk pasien NSTEMI yang memerlukan antikoagulasi oral jangka panjang (misalnya atrial fibrilasi, katup jantung mekanik, trombosis vena dalam), triple antithrombotic therapy diindikasikan dengan durasi yang diminimalkan untuk membatasi risiko perdarahan: 1, 2

  • Durasi triple therapy harus diminimalkan karena risiko perdarahan meningkat dari 4-6% (dual therapy) menjadi 10-14% (triple therapy) 1, 2
  • Proton pump inhibitor HARUS diberikan pada pasien dengan riwayat perdarahan gastrointestinal yang memerlukan triple antithrombotic therapy 1
  • Proton pump inhibitor juga reasonable diberikan pada pasien tanpa riwayat perdarahan GI yang memerlukan triple antithrombotic therapy 1

Catatan Penting dari Guideline ESC

Meskipun pertanyaan meminta guideline ESC, dokumen yang tersedia terutama dari ACC/AHA. Namun, perbandingan guideline ACC/AHA versus ESC menunjukkan: 1

  • Kedua guideline merekomendasikan kombinasi aspirin dengan ticagrelor atau prasugrel lebih disukai daripada clopidogrel pada pasien NSTE-ACS atau STEMI tanpa kontraindikasi 1
  • ESC 2017 memberikan panduan lebih spesifik tentang pre-treatment dengan P2Y12 inhibitor berdasarkan jenis obat dan setting klinis 1

Peringatan Penting

  • Jangan gunakan prasugrel sebagai bagian dari triple therapy pada pasien risiko tinggi perdarahan (riwayat stroke, usia ≥75 tahun, berat badan <60 kg) 2
  • Hindari triple therapy berkepanjangan karena risiko perdarahan meningkat substansial dengan durasi 2
  • Jangan lupa memulai proton pump inhibitor untuk gastroproteksi pada semua pasien dengan triple therapy 2, 3
  • Hindari dosis maintenance aspirin yang lebih tinggi (>81 mg) bila memungkinkan pada pasien dengan triple therapy untuk mengurangi risiko perdarahan 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Triple Antithrombotic Therapy in NSTEMI Patients on Oral Anticoagulation

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Antithrombotic Management in Acute Coronary Syndrome

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.