What is the recommended perioperative fluid for pediatric patients undergoing surgery?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Cairan Perioperatif untuk Pasien Anak yang Menjalani Pembedahan

Cairan kristaloid isotonik seimbang (balanced isotonic crystalloid) seperti Ringer's Lactate dengan penambahan glukosa 1-2,5% merupakan pilihan terbaik untuk manajemen cairan perioperatif pada pasien anak.

Jenis Cairan yang Direkomendasikan

Kristaloid Isotonik Seimbang sebagai Pilihan Utama

  • Larutan kristaloid isotonik seimbang (balanced isotonic crystalloid) harus lebih dipilih dibandingkan larutan hipotonik atau hipertonik untuk cairan maintenance intravena pada anak 1
  • Ringer's Lactate lebih disukai dibandingkan normal saline karena mengurangi risiko asidosis metabolik hiperchloremik dan cedera ginjal akut 2, 3
  • Larutan seimbang memiliki komposisi elektrolit yang lebih mendekati plasma dibandingkan normal saline, dengan rasio Na+:Cl- yang lebih fisiologis 1

Penambahan Glukosa

  • Penambahan glukosa 1-2,5% ke dalam cairan maintenance sangat penting untuk mencegah hipoglikemia, mobilisasi lipid, ketosis, dan hiperglikemia pada anak 2
  • Konsentrasi glukosa 1-2,5% sesuai dengan rekomendasi Sümpelmann untuk cairan perioperatif 1
  • Larutan isotonik seimbang yang mengandung glukosa 4-10% dengan kalium terbatas (±4 mmol/L) akan memenuhi kebutuhan sebagian besar anak 1

Algoritma Pemilihan Cairan Berdasarkan Kondisi Klinis

Untuk Pembedahan Umum (Non-Neurologi)

  • Gunakan Ringer's Lactate dengan glukosa 1-2,5% sebagai cairan maintenance 1, 2
  • Target keseimbangan cairan sedikit positif (1-2 liter pada akhir operasi) untuk mengurangi mual muntah pascaoperasi 1, 4
  • Laju infusi 1-2 ml/kg/jam selama operasi untuk meminimalkan risiko cedera paru pascaoperasi 4

Untuk Pembedahan Neurologi atau Trauma Kepala Berat

  • Hindari Ringer's Lactate karena bersifat hipotonik (273-277 mOsm/L) yang dapat memperburuk edema serebral 1, 5
  • Gunakan normal saline 0,9% sebagai terapi lini pertama pada pasien dengan cedera otak traumatik 1
  • Hindari semua larutan hipotonik pada pasien bedah saraf 1

Untuk Resusitasi Cairan pada Syok atau Hipotensi

  • Berikan bolus awal 20 mL/kg kristaloid isotonik (normal saline atau Ringer's Lactate) 6
  • Bolus selanjutnya 10-20 mL/kg berdasarkan respons klinis, hingga total 40-60 mL/kg dalam jam pertama jika tersedia perawatan intensif 6
  • Evaluasi ulang wajib dilakukan setelah setiap bolus untuk mencegah kelebihan cairan, termasuk pemantauan tekanan darah, laju jantung, waktu pengisian kapiler, status mental, dan produksi urin 6

Bukti Keunggulan Ringer's Lactate vs Normal Saline

Keuntungan Metabolik

  • Pada 122 anak yang menjalani operasi kraniofasial, asidosis lebih sering terjadi pada kelompok normal saline (66-80%) dibandingkan Ringer's Lactate (26-37%) 3
  • Asidosis berat (pH ≤7,25) lebih sering pada kelompok normal saline (39%) dibandingkan Ringer's Lactate (8%) 3
  • Insiden hiponatremia serupa antara kedua kelompok, menunjukkan tidak ada peningkatan risiko hiponatremia dengan Ringer's Lactate 3

Keamanan Ginjal

  • Volume besar normal saline menyebabkan asidosis metabolik hiperchloremik, vasokonstriksi ginjal, dan cedera ginjal akut 4
  • Kristaloid seimbang mengurangi kejadian ginjal akut mayor dibandingkan normal saline 5

Larutan yang Harus Dihindari

Koloid Sintetik

  • Hindari penggunaan rutin koloid sintetik karena sinyal bahaya terkait fungsi ginjal 1
  • Dua uji klinis besar menunjukkan sinyal bahaya terkait penggunaan koloid sintetik di ICU 1

Albumin

  • Hindari penggunaan rutin albumin pada pasien bedah anak 1
  • Albumin tidak direkomendasikan secara rutin kecuali dalam keadaan klinis tertentu 1
  • Pada pasien dengan cedera otak traumatik, mortalitas lebih tinggi ketika albumin digunakan untuk resusitasi 1

Larutan Hipotonik

  • Larutan hipotonik secara signifikan meningkatkan risiko hiponatremia pascaoperasi (40,8% vs 22,7% dengan larutan isotonik) 7
  • Larutan isotonik secara signifikan lebih aman dalam melindungi terhadap hiponatremia akut pascaoperasi pada anak 7

Pertimbangan Khusus Pascaoperasi

Manajemen Cairan Pascaoperasi

  • Kurangi laju infusi larutan isotonik seimbang untuk menghindari hiponatremia dilusi selama periode pascaoperasi karena retensi air bebas yang diinduksi oleh sekresi hormon antidiuretik 2
  • Transisi ke asupan oral dini dan minimalkan cairan intravena pascaoperasi untuk mempertahankan normovolemia 4
  • Perhitungan keseimbangan cairan harian sangat penting untuk setiap anak yang menerima cairan maintenance intravena 1

Pemantauan

  • Pemantauan glukosa dan elektrolit plasma sangat penting 1
  • Komposisi cairan intravena penting dan harus disesuaikan berdasarkan hasil pemantauan 1

Peringatan Penting dan Jebakan Umum

Kelebihan Cairan

  • Bahaya kelebihan cairan dan volume overload harus dihindari 1
  • Kelebihan cairan (>2,5 kg peningkatan berat badan perioperatif) secara signifikan meningkatkan komplikasi termasuk kebocoran anastomosis, komplikasi paru, ketergantungan ventilator, edema usus, dan penyembuhan luka yang buruk 4
  • Hindari pemberian lebih dari 60 mL/kg/hari kristaloid, karena volume melebihi ambang ini dikaitkan dengan hasil yang jauh lebih buruk pada pasien trauma anak 6

Populasi Khusus yang Memerlukan Kehati-hatian

  • Anak dengan gagal jantung kongestif, penyakit ginjal kronis, atau penyakit hati memerlukan pengurangan volume dan pemantauan ketat 6
  • Pasien ini memiliki toleransi cairan yang lebih rendah dan risiko akumulasi cairan yang lebih tinggi 4

Waktu Puasa

  • Waktu puasa harus sesingkat mungkin tanpa mengorbankan keamanan 2
  • Pedoman terbaru merekomendasikan durasi puasa cairan bening dikurangi menjadi 1 jam 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Pediatric perioperative fluid management.

Korean journal of anesthesiology, 2023

Guideline

Postoperative Fluid Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Tonicity of Lactated Ringer's Solution and Clinical Implications

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Fluid Resuscitation Guidelines for Pediatric Hypotension

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.