Kontraindikasi Asam Tranexamat
Asam tranexamat sebaiknya tidak diberikan pada pasien dengan perdarahan subarachnoid, koagulasi intravaskular aktif, atau hipersensitivitas terhadap obat ini, dan harus dihindari pada perdarahan gastrointestinal dengan dosis tinggi karena meningkatkan risiko trombosis tanpa manfaat mortalitas. 1, 2
Kontraindikasi Absolut
Kondisi Neurologis
- Perdarahan subarachnoid merupakan kontraindikasi absolut karena dapat menyebabkan edema serebral dan infark serebral 1
- Pemberian intratekal yang tidak disengaja dapat menyebabkan kejang dan aritmia jantung yang serius 1
Kondisi Hematologis
- Koagulasi intravaskular aktif (active intravascular clotting) adalah kontraindikasi absolut 1
- DIC (Disseminated Intravascular Coagulation) non-hiperfibrinolitik, terutama yang terkait dengan kanker, karena dapat memperburuk kondisi 3
- Acquired hemophilia ketika diberikan bersamaan dengan activated prothrombin complex concentrate (aPCC) 3
Reaksi Hipersensitivitas
- Riwayat hipersensitivitas atau reaksi anafilaksis terhadap asam tranexamat 1
Situasi yang Memerlukan Kehati-hatian Ekstrem
Perdarahan Gastrointestinal
- Dosis tinggi IV (≥4g/24 jam) TIDAK boleh digunakan pada pasien kritis dengan perdarahan gastrointestinal karena meningkatkan risiko DVT (RR 2.10), PE (RR 1.78), dan kejang (RR 1.73) tanpa memberikan manfaat mortalitas 2, 3
- Studi HALT-IT menunjukkan tidak ada perbedaan mortalitas tetapi peningkatan komplikasi trombotik yang signifikan 2
Kondisi Trombotik
- Trombosis vena atau arteri yang baru terjadi 3, 4
- Pasien yang menggunakan pil kontrasepsi oral memerlukan kehati-hatian ekstra karena risiko trombosis meningkat 3
- Pasien pasca-stroke memerlukan pertimbangan khusus karena kekhawatiran trombotik 3
Kondisi Urologis
- Hematuria masif karena risiko obstruksi ureter 3
Gangguan Ginjal
- Insufisiensi ginjal berat memerlukan penyesuaian dosis karena asam tranexamat diekskresikan melalui ginjal dan dapat terakumulasi, menyebabkan neurotoksisitas dan toksisitas okular 3, 5, 1, 4
Batasan Waktu Pemberian
Jendela Terapeutik 3 Jam
- Pemberian setelah 3 jam dari onset perdarahan dapat meningkatkan risiko kematian akibat perdarahan dan tidak memberikan manfaat 3, 5
- Efikasi menurun 10% setiap 15 menit keterlambatan pemberian 3, 5
- Ini berlaku untuk trauma, perdarahan postpartum, dan cedera otak traumatik 3, 5
Pertimbangan Dosis
Risiko Kejang Tergantung Dosis
- Dosis lebih dari 2g/hari meningkatkan risiko kejang (RR 3.05) 6
- Meta-regresi menunjukkan peningkatan risiko kejang dengan peningkatan dosis (p = 0.011) 6
- Dosis maksimum 100 mg/kg direkomendasikan, terutama pada pasien di atas 50 tahun 4
Peringatan Khusus untuk Populasi Tertentu
- Pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular, tromboemboli, diatesis perdarahan, atau yang sedang dalam terapi antikoagulan umumnya dieksklusi dari uji klinis 4
- Meskipun demikian, bukti terbaru menunjukkan bahwa asam tranexamat dapat aman pada pasien dengan riwayat tromboemboli vena yang menjalani artroplasti sendi 7
Catatan Penting tentang Keamanan
- Dalam perdarahan berat yang mengancam jiwa (trauma, perdarahan postpartum), manfaat mortalitas jauh melebihi risiko trombotik teoritis 3
- Tidak ada peningkatan risiko komplikasi tromboemboli pada populasi bedah umum dan trauma ketika digunakan dengan tepat 3, 6
- Namun, pada perdarahan yang tidak mengancam jiwa, risiko trombotik kurang terdokumentasi dengan baik 8