What is the recommended dosage of amoxicillin-clavulanic acid (amoxicillin clavulanat) for a patient with a bacterial infection and potentially impaired renal function?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Amoxicillin-Clavulanat untuk Pasien

Untuk pasien dewasa dengan fungsi ginjal normal, dosis amoxicillin-clavulanat adalah 875 mg/125 mg setiap 12 jam atau 500 mg/125 mg setiap 8 jam untuk infeksi sedang hingga berat, dengan dosis yang lebih tinggi diperlukan untuk infeksi saluran napas bawah. 1

Dosis Standar Berdasarkan Tingkat Keparahan Infeksi

Pasien Dewasa dan Anak ≥40 kg dengan Fungsi Ginjal Normal

Infeksi Ringan/Sedang:

  • 500 mg setiap 12 jam atau 250 mg setiap 8 jam untuk infeksi telinga/hidung/tenggorokan, kulit, dan saluran genitourinaria 1

Infeksi Berat:

  • 875 mg setiap 12 jam atau 500 mg setiap 8 jam untuk infeksi yang lebih berat 1
  • Untuk infeksi saluran napas bawah (ringan hingga berat): 875 mg setiap 12 jam atau 500 mg setiap 8 jam 1

Pasien Pediatrik (≥3 Bulan dan <40 kg)

Infeksi Ringan/Sedang:

  • 25 mg/kg/hari (komponen amoxicillin) dibagi setiap 12 jam, atau 20 mg/kg/hari dibagi setiap 8 jam 1

Infeksi Berat:

  • 45 mg/kg/hari dibagi setiap 12 jam, atau 40 mg/kg/hari dibagi setiap 8 jam 1
  • Untuk infeksi saluran napas bawah: gunakan dosis untuk infeksi berat 1

Bayi <3 Bulan

  • Dosis maksimum yang direkomendasikan adalah 30 mg/kg/hari (komponen amoxicillin) dibagi setiap 12 jam karena fungsi ginjal yang belum berkembang sempurna 1

Penyesuaian Dosis pada Gangguan Fungsi Ginjal

Pasien dengan gangguan ginjal berat memerlukan penyesuaian dosis yang signifikan karena amoxicillin mengalami penurunan klirens yang lebih besar dibandingkan clavulanat seiring penurunan fungsi ginjal. 2

Gangguan Ginjal Berat (GFR <30 mL/min)

  • JANGAN berikan dosis 875 mg pada pasien dengan GFR <30 mL/min 1

GFR 10-30 mL/min:

  • 500 mg atau 250 mg setiap 12 jam, tergantung tingkat keparahan infeksi 1

GFR <10 mL/min:

  • 500 mg atau 250 mg setiap 24 jam, tergantung tingkat keparahan infeksi 1

Hemodialisis:

  • 500 mg atau 250 mg setiap 24 jam, dengan dosis tambahan diberikan selama dan setelah dialisis 1
  • Penting untuk memberikan dosis tambahan karena kedua komponen dapat dihilangkan melalui hemodialisis 2

Pertimbangan Khusus untuk Pasien Kritis

Pasien ICU dengan Fungsi Ginjal Normal atau Augmented Renal Clearance (ARC)

Pasien kritis dengan ARC memerlukan dosis yang lebih tinggi dan interval pemberian yang lebih sering untuk mencapai target terapeutik. 3

  • Untuk anak-anak kritis: 25 mg/kg setiap 4 jam dengan infus 1 jam lebih disukai daripada bolus untuk pasien dengan ARC 3
  • Pada pasien dewasa kritis dengan fungsi ginjal normal, pertimbangkan 2 g setiap 6-8 jam dengan pemantauan kadar obat terapeutik dini 4

Pasien dengan Terapi Pengganti Ginjal (RRT)

  • Bahkan pada pasien dengan fungsi ginjal native yang normal, RRT dapat meningkatkan klirens amoxicillin-clavulanat secara signifikan 4
  • Dalam kasus seperti ini, pertimbangkan 2 g setiap 6-8 jam dengan pemantauan kadar obat 4
  • Hingga 48% klirens dapat melalui ginjal native, dengan sisanya melalui RRT 4

Durasi Terapi

  • Lanjutkan pengobatan minimal 48-72 jam setelah pasien menjadi asimtomatik atau terdapat bukti eradikasi bakteri 1
  • Untuk infeksi yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes, diperlukan minimal 10 hari pengobatan untuk mencegah demam reumatik akut 1
  • Beberapa infeksi mungkin memerlukan terapi selama beberapa minggu 1

Peringatan Penting

Hindari kesalahan umum berikut:

  • Jangan menggunakan dosis 875 mg pada pasien dengan GFR <30 mL/min karena risiko akumulasi amoxicillin yang berlebihan 1
  • Pada pasien kritis, dosis standar sering menghasilkan konsentrasi subterapeutik karena peningkatan volume distribusi dan klirens 3
  • Rasio area under curve (AUC) amoxicillin terhadap clavulanat meningkat dengan penurunan fungsi ginjal, dari 4,9 pada GFR 75 mL/min hingga 14,7 pada pasien hemodialisis 2
  • Pada 32% anak-anak kritis, terapi amoxicillin-clavulanat dihentikan prematur karena kegagalan klinis akibat dosis yang tidak adekuat 3

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.