What is the appropriate dosage of methylprednisolone for a pediatric patient with a buccal abscess?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Methylprednisolone untuk Abses Bukal pada Anak

Methylprednisolone tidak direkomendasikan sebagai terapi utama untuk abses bukal pediatrik; antibiotik dan drainase adalah terapi primer, dengan kortikosteroid hanya sebagai terapi adjuvan untuk mengurangi gejala pasca-drainase.

Terapi Primer: Antibiotik dan Drainase

Pendekatan utama untuk abses bukal pada anak adalah insisi dan drainase dikombinasikan dengan antibiotik, bukan kortikosteroid. 1

Antibiotik yang Direkomendasikan

  • Untuk kasus rawat jalan: Trimethoprim-sulfamethoxazole (TMP-SMX) 1-2 tablet double-strength oral dua kali sehari atau doxycycline 100 mg oral dua kali sehari sebagai pilihan lini pertama untuk cakupan MRSA 1

  • Clindamycin 300-450 mg oral tiga kali sehari memberikan cakupan ganda untuk MRSA dan streptokokus β-hemolitik, yang relevan untuk infeksi rongga mulut 1

  • Untuk kasus rawat inap yang berat: Vancomycin 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam sebagai terapi lini pertama 1

  • Durasi terapi: 4-7 hari setelah drainase berhasil untuk abses kulit yang tidak berkomplikasi 1

Pertimbangan Khusus untuk Abses Oral

  • Metronidazole 10-20 mg/kg/hari atau ciprofloxacin 20 mg/kg/hari dapat dipertimbangkan untuk infeksi dengan komponen anaerob atau fistula 2

  • Abses kecil tanpa fistula pada pasien yang belum pernah mendapat imunomodulator dapat merespons antibiotik saja 2

Kortikosteroid sebagai Terapi Adjuvan

Jika kortikosteroid digunakan sebagai adjuvan pasca-drainase, dosis tunggal dapat diberikan untuk mengurangi gejala, bukan sebagai terapi berkelanjutan.

Dosis Methylprednisolone (Berdasarkan Extrapolasi dari Studi Abses Peritonsilar)

  • Dosis tunggal methylprednisolone yang pernah digunakan dalam studi abses peritonsilar: Tidak ada dosis pediatrik spesifik yang terdokumentasi dalam literatur yang tersedia 3, 4

  • Dexamethasone lebih sering diteliti untuk abses peritonsilar dengan hasil yang menunjukkan perbaikan suhu tubuh, nyeri, dan trismus 4

Manfaat Potensial Kortikosteroid Adjuvan

  • Mengurangi keparahan nyeri dan trismus pada hari pertama pasca-drainase 3
  • Mempercepat waktu untuk asupan oral 3
  • Mengurangi durasi rawat inap 3
  • Memperbaiki suhu tubuh lebih cepat 4

Peringatan Penting

Kortikosteroid TIDAK boleh digunakan sebagai terapi pemeliharaan atau jangka panjang 2

  • Pemberian dosis tunggal di pagi hari mengurangi potensi supresi pertumbuhan 2

  • Tidak ada efek samping yang dilaporkan dari pemberian steroid adjuvan dalam studi abses peritonsilar 4

Algoritma Pengobatan yang Direkomendasikan

  1. Evaluasi ukuran abses dan kondisi sistemik pasien

    • Abses kecil (<2.5 cm) pada anak muda (<7.5 tahun) dapat merespons terapi medis saja 5
    • Abses besar atau dengan tanda sistemik memerlukan drainase 5, 6
  2. Lakukan drainase jika indikasi terpenuhi (abses >5 cm, tanda sistemik, komorbiditas) 1

  3. Mulai antibiotik empirik dengan cakupan MRSA karena prevalensi tinggi CA-MRSA pada abses kulit 1, 6

  4. Pertimbangkan kortikosteroid adjuvan dosis tunggal hanya setelah drainase untuk mempercepat pemulihan gejala 3, 4

  5. Durasi antibiotik 4-7 hari dengan evaluasi respons klinis 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan menggunakan cephalexin atau beta-laktam lain sebagai monoterapi karena tidak efektif terhadap MRSA yang umum pada abses komunitas 1, 7

  • Jangan menunda drainase pada abses besar dengan harapan antibiotik saja akan berhasil 2

  • Jangan memberikan kortikosteroid tanpa drainase yang adekuat - drainase adalah terapi definitif 1, 8

  • Jangan menggunakan kortikosteroid sebagai terapi tunggal atau jangka panjang untuk abses 2

References

Guideline

Management of Cutaneous Abscesses

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Cephalexin Dosing and Clinical Considerations for Soft Tissue Infections

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.