What is the safety and efficacy of combining amlodipine and atorvastatin for an adult patient with hypertension and high cholesterol?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kombinasi Amlodipine dan Atorvastatin: Aman dan Efektif

Kombinasi amlodipine dan atorvastatin sangat aman dan efektif untuk pasien dewasa dengan hipertensi dan kolesterol tinggi, tanpa memerlukan penyesuaian dosis, dan terbukti mengurangi kejadian kardiovaskular secara signifikan. 1, 2

Keamanan Kombinasi

Tidak ada interaksi farmakologis signifikan antara amlodipine dan atorvastatin, sehingga kedua obat dapat diberikan bersamaan tanpa penyesuaian dosis pada sebagian besar pasien. 1, 2 Ini berbeda dengan calcium channel blocker lain seperti diltiazem atau verapamil yang meningkatkan AUC simvastatin hingga 5 kali lipat dan memerlukan pembatasan dosis ketat. 1, 3

Profil Keamanan Spesifik

  • American Heart Association merekomendasikan kombinasi amlodipine dengan sebagian besar jenis statin tanpa penyesuaian dosis karena kombinasi ini aman untuk kebanyakan pasien. 1
  • Tidak ada kasus rhabdomyolysis berat yang dilaporkan pada terapi atorvastatin dosis tinggi dalam uji klinis. 4
  • Peningkatan alanine aminotransferase >3 kali lipat terjadi pada 3.3% pasien dengan atorvastatin, dibandingkan 1.1% dengan pravastatin. 4

Efikasi Klinis Terbukti

Bukti dari Uji Klinis Mayor

Studi ASCOT-LLA menunjukkan bahwa kombinasi terapi berbasis amlodipine dengan atorvastatin 10 mg pada pasien hipertensi dengan ≥3 faktor risiko kardiovaskular menghasilkan:

  • Penurunan LDL-C sebesar 42 mg/dL (29%) 4
  • Pengurangan infark miokard nonfatal dan kematian akibat penyakit jantung koroner sebesar 36% (HR 0.64, P=0.0005) 4
  • Pengurangan stroke fatal dan nonfatal sebesar 27% (P=0.024) 4
  • Pengurangan total kejadian kardiovaskular sebesar 21% (P=0.0005) 4
  • Studi dihentikan lebih awal setelah median follow-up 3.3 tahun karena manfaat yang sangat signifikan 4

Studi Terbaru Mendukung Dosis Lebih Tinggi

Studi tahun 2024 dari Taiwan menunjukkan bahwa kombinasi dosis tetap amlodipine 5 mg dengan atorvastatin 20 mg lebih superior dibandingkan kombinasi bebas atau dosis atorvastatin yang lebih rendah:

  • Insiden outcome kardiovaskular komposit: 12.6 per 1000 orang-tahun (kombinasi tetap 5/20) vs 16.5 (kombinasi bebas 5/20) vs 16.6 (kombinasi tetap 5/10) 5
  • Hazard ratio 0.76 (95% CI 0.64-0.91) untuk kombinasi tetap 5/20 vs kombinasi bebas 5
  • Hazard ratio 0.76 (95% CI 0.63-0.90) untuk kombinasi tetap 5/20 vs kombinasi tetap 5/10 5

Keunggulan Tambahan

Manfaat Beyond Lipid dan Tekanan Darah

Kombinasi amlodipine dan atorvastatin memberikan manfaat tambahan yang tidak diperoleh dari monoterapi:

  • Perbaikan small-artery compliance lebih baik dibanding obat tunggal 6
  • Pengurangan left ventricular hypertrophy lebih cepat dan efektif 6
  • Perbaikan marker inflamasi 6
  • Penurunan asam urat lebih cepat 6

Kepatuhan Pasien

  • Formulasi tablet tunggal meningkatkan adherence pasien dibandingkan pemberian dua tablet terpisah, berdasarkan data refill resep dari database asuransi AS 7
  • Lebih banyak pasien mencapai target tekanan darah dan LDL-C dengan kombinasi dibanding monoterapi 7

Monitoring yang Diperlukan

Pemeriksaan enzim hati dan CPK harus dilakukan untuk menyingkirkan hepatotoksisitas atau miopati yang disebabkan oleh statin ketika diberikan bersama amlodipine. 1

Pertimbangan Khusus

  • Perhatian khusus diperlukan pada pasien keturunan Asia yang mungkin lebih sensitif terhadap efek obat 2
  • Bioavailabilitas amlodipine dan atorvastatin dalam kombinasi tablet tunggal tidak berbeda signifikan dengan pemberian terpisah 7

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Jangan mengacaukan profil interaksi amlodipine-atorvastatin dengan calcium channel blocker lain:

  • Diltiazem dan verapamil BUKAN dapat dipertukarkan dengan amlodipine karena menyebabkan interaksi lebih signifikan dengan statin 1, 2
  • Diltiazem dan verapamil memerlukan dosis maksimum simvastatin 10 mg harian, sedangkan amlodipine tidak memerlukan pembatasan dosis dengan atorvastatin 1, 3, 2

Rekomendasi Praktis

Untuk pasien dengan hipertensi dan hiperkolesterolemia konkomitan:

  1. Mulai dengan kombinasi amlodipine 5 mg dan atorvastatin 10-20 mg sebagai terapi lini pertama 5
  2. Pertimbangkan formulasi dosis tetap (single-pill) untuk meningkatkan adherence 7, 5
  3. Gunakan atorvastatin dosis lebih tinggi (20 mg) dalam kombinasi tetap untuk outcome kardiovaskular yang lebih baik 5
  4. Monitor enzim hati dan CPK secara berkala 1
  5. Tidak perlu penyesuaian dosis saat mengkombinasikan kedua obat ini 1, 2

References

Guideline

Amlodipine and Statin Combination Therapy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Amlodipine and Atorvastatin Interaction

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Simvastatin and Amlodipine Combination Therapy: Safety and Dosing Considerations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.