What is the recommended treatment approach for a patient with hormone receptor-positive, HER2-negative metastatic breast cancer using palbociclib?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Palbociclib pada Pasien Metastase Ca Mammae

Palbociclib dikombinasikan dengan inhibitor aromatase (letrozole) merupakan pilihan terapi lini pertama kategori 1 untuk pasien kanker payudara metastatik reseptor hormon-positif/HER2-negatif, dengan peningkatan progression-free survival sebesar 10 bulan dibandingkan terapi endokrin tunggal. 1

Indikasi dan Populasi Pasien

Lini Pertama:

  • Kombinasi palbociclib + letrozole direkomendasikan sebagai terapi lini pertama untuk pasien pascamenopause dengan kanker payudara metastatik ER-positif/HER2-negatif 1
  • Untuk pasien premenopause, palbociclib dapat digunakan dengan inhibitor aromatase dengan penambahan agonis LHRH (luteinizing hormone-releasing hormone) untuk supresi ovarium 1
  • Hindari penggunaan pada pasien yang relaps <12 bulan setelah selesai terapi adjuvan dengan inhibitor aromatase 1

Lini Kedua:

  • Kombinasi palbociclib + fulvestrant merupakan pilihan kategori 1 untuk pasien yang mengalami progresi setelah terapi endokrin sebelumnya 1
  • Dapat digunakan pada pasien dengan atau tanpa satu lini kemoterapi sebelumnya 1

Efikasi Berdasarkan Data Klinis

Kombinasi dengan Letrozole (PALOMA-2):

  • Median PFS: 24.8 bulan vs 14.5 bulan (monoterapi letrozole) 1
  • Hazard ratio: 0.58 (95% CI: 0.46-0.72) 1
  • Peningkatan absolut PFS: 10.3 bulan 1
  • Objective response rate: 42% vs 35% 1

Kombinasi dengan Fulvestrant (PALOMA-3):

  • Peningkatan PFS: 4.9 bulan dibandingkan fulvestrant tunggal 1
  • Hazard ratio: 0.46 (95% CI: 0.36-0.59) 1
  • Keuntungan tambahan: menunda deteriorasi kualitas hidup 1

Data Real-World:

  • 12-bulan progression-free rate: 84.1% (palbociclib + AI) dan 79.8% (palbociclib + fulvestrant) 2
  • 12-bulan survival rate: 95.1% (palbociclib + AI) dan 87.9% (palbociclib + fulvestrant) 2

Dosis dan Cara Pemberian

Regimen Standar:

  • Dosis: 125 mg oral sekali sehari selama 21 hari berturut-turut, diikuti 7 hari off (siklus 28 hari) 3, 4, 5
  • Palbociclib harus diberikan bersama makanan untuk mengurangi variabilitas antar-pasien dan meningkatkan absorpsi pada subset pasien dengan absorpsi rendah 5
  • Waktu mencapai konsentrasi maksimal (Tmax): 6-12 jam setelah pemberian oral 5

Kombinasi dengan Terapi Endokrin:

  • Dengan letrozole: 2.5 mg oral sekali sehari kontinyu 1
  • Dengan fulvestrant: sesuai dosis standar fulvestrant 1
  • Untuk pasien premenopause: tambahkan agonis LHRH 1, 4

Monitoring dan Manajemen Toksisitas

Jadwal Monitoring Hematologi:

  • Pemeriksaan complete blood count (CBC) pada Hari 1 (awal siklus), Hari 14 (mid-cycle), dan Hari 28 untuk dua siklus pertama 3
  • Mulai siklus ke-3 dan seterusnya: CBC hanya pada awal setiap siklus (Hari 1) jika tidak ada neutropenia signifikan 3
  • Jangan melewatkan pemeriksaan CBC Hari 14 pada dua siklus pertama karena dapat menyebabkan neutropenia berat tidak terdeteksi 3

Manajemen Neutropenia:

Grade 3-4 Neutropenia (ANC <1000/mm³):

  • Tunda palbociclib sampai ANC ≥1500/mm³ 3
  • Episode pertama: lanjutkan dengan dosis awal 125 mg setelah ANC pulih 3
  • Episode berulang: lanjutkan dengan dosis yang diturunkan (100 mg, kemudian 75 mg jika diperlukan) 3
  • Growth factor dapat digunakan untuk neutropenia resisten 3

Profil Keamanan:

  • Neutropenia Grade 3-4: 54-62% pasien 1, 3
  • Leukopenia Grade 3-4: 19-25% pasien 1, 3
  • Febrile neutropenia jarang terjadi (<2%) dan dapat dikelola dengan perawatan suportif standar 3, 6
  • Efek samping non-hematologi tersering: fatigue (37.4%), nausea (35.1%), alopecia grade 1-2 (32.9%) 1

Durasi Terapi dan Kriteria Penghentian

Durasi Pengobatan:

  • Lanjutkan terapi sampai terjadi progresi penyakit yang jelas (dikonfirmasi dengan imaging, pemeriksaan klinis, atau gejala terkait penyakit) 4
  • Tidak ada data yang mendukung penggantian ke regimen palbociclib lain jika terjadi progresi pada satu kombinasi palbociclib 4

Pertimbangan Khusus

Keunggulan Klinis:

  • Neutropenia umumnya dapat dikelola dengan penundaan dosis, interupsi, atau reduksi dosis tanpa penggunaan rutin growth factor dan tanpa mempengaruhi efikasi 6
  • Bioavailabilitas oral absolut: 46% 5
  • Akumulasi steady-state tercapai dalam 8 hari dengan median rasio akumulasi 2.4 5

Peringatan Penting:

  • Palbociclib tidak memperpanjang interval QTc secara signifikan (tidak >20 ms) pada dosis 125 mg sekali sehari 5
  • Ikatan protein plasma: sekitar 85% tanpa ketergantungan konsentrasi 5
  • Pada pasien dengan kondisi umum yang memburuk cepat akibat metastasis tulang multipel yang mengancam jiwa, kombinasi fulvestrant + palbociclib dapat memberikan perbaikan klinis signifikan dengan risiko efek samping serius yang rendah 7

Related Questions

What is the preferred treatment for stage 4 breast cancer: palbociclib (Palbociclib) + hormone suppression or neoadjuvant chemotherapy (NACT)?
Can a patient who progressed on Palbociclib (Palbociclib) and Letrozole, then Fulvestrant, then Gemcitabine and Carboplatin be rechallenged with Ribociclib (Ribociclib)?
Can palbociclib (CDK4/6 inhibitor) and ribociclib (CDK4/6 inhibitor) be given in the same line of treatment or sequentially in the second line?
Does Augmentin (amoxicillin/clavulanate) interact with letrozole or palbociclib?
What is the 10-year survival rate for a patient with bone-only metastatic breast cancer, ER (Estrogen Receptor) positive, PR (Progesterone Receptor) negative, HER2 (Human Epidermal growth factor Receptor 2) negative, taking Letrozole (Femara) and Kisqali (Ribociclib)?
Can breast implants cause lung disease in women with a history of respiratory issues or autoimmune diseases?
Can levaquin (levofloxacin) be started in an adult patient with community-acquired pneumonia and no known allergies to fluoroquinolones?
When is a single lung transplant versus a double lung transplant recommended for patients with end-stage lung disease, considering factors such as disease progression, age, comorbidities, and pulmonary hypertension?
When is a single lung transplant versus a double lung transplant recommended for patients with severe lung disease, such as cystic fibrosis, pulmonary fibrosis, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), or pulmonary hypertension, considering factors like age, lung function as measured by forced expiratory volume (FEV1) and diffusing capacity of the lungs for carbon monoxide (DLCO), cardiac function, and overall performance status?
Can a sexually active patient with a history of herpes simplex virus 2 (HSV2) infections take suppressive antiviral medication, such as valacyclovir (valacyclovir), 3 days before sexual activity to lower viral shedding?
What is the diagnosis and management of pseudoangiomatous stromal hyperplasia (PASH) of the breast in premenopausal women?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.