Dosis Vitamin B1 (Thiamine)
Untuk pasien dewasa, dosis thiamine bervariasi berdasarkan kondisi klinis: 1.1-1.2 mg/hari untuk kebutuhan dasar, 10-100 mg/hari oral untuk defisiensi ringan, dan 100-300 mg/hari IV untuk defisiensi akut atau kondisi berisiko tinggi. 1
Kebutuhan Dasar dan Pencegahan
- Asupan harian yang adekuat untuk orang dewasa sehat adalah 1.1-1.2 mg/hari, dengan kebutuhan yang direkomendasikan (RDA) 1.1 mg/hari untuk wanita dan 1.2 mg/hari untuk pria 1
- Untuk pencegahan pada pasien dengan terapi diuretik kronis, dosis 50 mg/hari oral direkomendasikan karena diuretik meningkatkan kehilangan thiamine melalui ginjal 1, 2
Defisiensi Ringan (Pasien Stabil, Tanpa Gejala Akut)
- Dosis oral 10 mg/hari selama satu minggu, diikuti dengan 3-5 mg/hari oral selama minimal 6 minggu 1
- Untuk maintenance setelah defisiensi terbukti, 50-100 mg/hari oral direkomendasikan 1
- Rute oral memadai untuk defisiensi kronis yang dicurigai tanpa penyakit akut 1
Defisiensi Akut atau Kondisi Berisiko Tinggi
Pasien Rawat Inap atau Kondisi Kritis
- Dosis 100-300 mg/hari IV selama 3-4 hari sejak masuk rumah sakit untuk pasien dengan risiko tinggi atau defisiensi akut 1
- Rute IV wajib digunakan pada penyakit akut, asupan tidak adekuat yang dicurigai, atau gangguan absorpsi 1
Ensefalopati Wernicke (Terbukti atau Dicurigai Kuat)
- Dosis 500 mg IV tiga kali sehari (total 1,500 mg/hari) untuk ensefalopati Wernicke yang terbukti 1, 3, 4
- Untuk ensefalopati etiologi tidak jelas termasuk kemungkinan Wernicke, gunakan dosis yang sama: 500 mg tiga kali sehari IV 1
- Pengobatan harus diberikan segera tanpa menunggu konfirmasi laboratorium karena kerusakan neurologis dapat menjadi ireversibel dalam hitungan hari 1
Gangguan Penggunaan Alkohol
Algoritma berdasarkan tingkat risiko:
Risiko rendah (ketergantungan alkohol tanpa komplikasi, pasien rawat jalan yang makan dengan baik): 100-300 mg/hari oral selama 2-3 bulan setelah resolusi gejala withdrawal 1, 4
Risiko tinggi (malnutrisi, withdrawal berat, atau tanda-tanda Wernicke): 100-300 mg/hari IV, dengan rute IV wajib pada gastritis terkait alkohol karena absorpsi yang buruk 1, 4
Penyakit hati alkoholik dengan gejala withdrawal: 100-300 mg/hari selama 2-3 bulan 1
Peringatan kritis: Thiamine harus diberikan sebelum cairan IV yang mengandung glukosa untuk mencegah ensefalopati Wernicke akut, karena thiamine adalah kofaktor esensial untuk metabolisme glukosa 1, 3
Refeeding Syndrome
- 300 mg IV sebelum memulai terapi nutrisi, kemudian 200-300 mg IV harian selama minimal 3 hari lagi 1
- Mulai nutrisi dengan hati-hati pada 10-15 kcal/kg/hari dan tingkatkan secara bertahap 1
Kardiomiopati Dilatasi atau Gagal Jantung
- Untuk defisiensi akut dengan gejala gagal jantung: 100-300 mg IV harian selama 3-4 hari, kemudian transisi ke 50-100 mg oral harian sebagai maintenance 2
- Untuk terapi kronis pada pasien dengan diuretik jangka panjang: 50 mg oral harian sebagai profilaksis 2
- Rute IV kritis karena absorpsi dapat terganggu pada kondisi gagal jantung dengan edema usus 2
Asidosis Laktat yang Tidak Dapat Dijelaskan
- 100-300 mg IV segera pada setiap pasien dengan asidosis laktat yang tidak dapat dijelaskan, terutama dengan malnutrisi, gangguan penggunaan alkohol, atau nutrisi parenteral tanpa suplementasi vitamin 1
- Jangan menunda pengobatan sambil menunggu hasil kadar thiamine 1
Populasi Khusus
Pasien Pasca-Bedah Bariatrik
- Profilaksis rutin: 50 mg sekali atau dua kali sehari dari suplemen B-kompleks selama 3-4 bulan pertama pasca-operasi 1, 5
- Untuk muntah berkepanjangan, asupan buruk, atau penurunan berat badan cepat: 200-300 mg oral harian, atau jika gejala neurologis muncul, 200-300 mg IV harian 1, 5
Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT)
- 100 mg/hari karena kehilangan thiamine yang signifikan melalui dialisis 1
Nutrisi Parenteral
- Dosis standar 2-6 mg/hari dalam nutrisi parenteral untuk mencegah defisiensi pada sebagian besar pasien stabil 1
- ASPEN merekomendasikan 6 mg untuk mengakomodasi kebutuhan yang sangat tinggi pada pasien yang menerima glukosa dosis tinggi 1
Pertimbangan Rute Pemberian
Gunakan rute IV ketika:
- Penyakit akut atau kondisi kritis 1
- Gastritis terkait alkohol (absorpsi buruk) 1
- Muntah aktif atau disfagia berat 1
- Dekompensasi gagal jantung akut 2
- Dicurigai defisiensi akut atau ensefalopati 1
Rute oral memadai ketika:
- Defisiensi kronis yang dicurigai tanpa penyakit akut 1
- Pasien rawat jalan yang makan dengan baik tanpa gejala neurologis 1
- Terapi maintenance setelah fase akut 1
Durasi Pengobatan
- Defisiensi ringan: Minimal 6 minggu 1
- Gangguan penggunaan alkohol: 2-3 bulan setelah resolusi gejala withdrawal 1
- Ensefalopati Wernicke yang terdokumentasi: 12-24 minggu dengan dosis lebih tinggi (100-500 mg harian) 1
- Pasien dengan faktor risiko berkelanjutan (malabsorpsi, bedah bariatrik, penggunaan alkohol kronis): Mungkin memerlukan suplementasi seumur hidup 50-100 mg/hari 1
Monitoring dan Keamanan
- Biomarker yang direkomendasikan: Red blood cell (RBC) atau whole blood thiamine diphosphate (ThDP), bukan plasma thiamine 1, 2
- Tidak ada batas toksisitas atas yang ditetapkan; kelebihan thiamine diekskresikan dalam urin 1, 3
- Dosis IV tinggi >400 mg jarang menyebabkan anafilaksis; dapat menyebabkan mual, anoreksia, dan ataksia ringan 1
- Jangan menunda pengobatan empiris sambil menunggu hasil laboratorium pada pasien berisiko tinggi—thiamine aman dan defisiensi dapat menyebabkan kerusakan ireversibel 1
Peringatan Penting
- Multivitamin standar hanya mengandung 1-3 mg thiamine, yang tidak memadai untuk pengobatan defisiensi 1
- Cadangan thiamine dapat habis dalam 20 hari asupan tidak adekuat, jauh lebih cepat daripada mikronutrien lainnya 1
- Pada pasien dengan status thiamine marginal yang menerima dekstrosa, berikan 100 mg thiamine hydrochloride dalam beberapa liter pertama cairan IV untuk menghindari presipitasi gagal jantung 3
- Koreksi defisiensi magnesium bersamaan karena diperlukan untuk fungsi enzim yang bergantung pada thiamine 1