Does using a smaller sized catheter in a larger artery increase the risk of complications?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 31, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penggunaan Kateter Berukuran Lebih Kecil pada Arteri yang Lebih Besar

Tidak, penggunaan kateter berukuran lebih kecil pada arteri yang lebih besar tidak meningkatkan komplikasi—sebaliknya, kateter dengan diameter terkecil yang sesuai untuk tujuan klinis justru direkomendasikan untuk meminimalkan risiko komplikasi.

Prinsip Pemilihan Ukuran Kateter

Pedoman dari American College of Radiology secara eksplisit menyatakan bahwa kateter dengan diameter terkecil harus selalu digunakan untuk meminimalkan risiko komplikasi terkait kateter, termasuk infeksi dan trombosis 1. Prinsip ini berlaku universal untuk akses vaskular, baik vena maupun arteri.

Kateter yang lebih kecil mengurangi trauma vaskular saat insersi dan selama penggunaan, yang secara langsung menurunkan risiko komplikasi mekanis 1.

Bukti Klinis dari Studi Arteri

Studi retrospektif pada 793 kateter arteri radial dengan diameter yang sama (20 gauge dan 22 gauge) tetapi panjang berbeda (4-8 cm) menunjukkan tidak ada perbedaan statistik dalam komplikasi antara berbagai ukuran 2. Komplikasi yang paling sering adalah disfungsi/oklusi kateter (rata-rata 17,5%), diikuti insufisiensi vaskular (3,4-4,6%), perdarahan (1,8-2,6%), dan infeksi (0,4-0,7%) 2, 3.

Yang penting: ukuran kateter yang lebih besar justru meningkatkan risiko komplikasi, bukan sebaliknya 1.

Mekanisme Komplikasi Terkait Ukuran Kateter

Kateter Berukuran Lebih Besar Meningkatkan Risiko:

  • Flebitis mekanis: Kekakuan dan ukuran kateter yang lebih besar dikaitkan dengan peningkatan risiko flebitis mekanis 1
  • Trombosis: Kateter besar menyebabkan trauma vaskular lebih besar dan meningkatkan risiko trombosis 1
  • Infeksi: Kateter multilumen dan diameter besar memiliki risiko infeksi lebih tinggi 1
  • Stenosis vaskular: Terutama pada penggunaan jangka panjang 4

Kateter Berukuran Lebih Kecil Memberikan Keuntungan:

  • Trauma vaskular minimal saat insersi 1
  • Risiko trombosis lebih rendah 1
  • Risiko stenosis lebih rendah pada penggunaan jangka panjang 4
  • Lebih sedikit kerusakan endotel 1

Pertimbangan Khusus untuk Arteri

Untuk katerisasi arteri, ukuran pembuluh darah memang penting untuk dipertimbangkan, tetapi bukan untuk alasan yang mungkin diasumsikan 5. Arteri yang lebih besar (seperti arteri femoralis) lebih mudah untuk dikannulasi, tetapi pemilihan ukuran kateter tetap harus mengikuti prinsip "sekecil mungkin yang masih efektif" 3.

Analisis 4932 pasien di ICU menunjukkan bahwa lokasi insersi dan ukuran kateter tidak membuat perbedaan signifikan dalam tingkat komplikasi ketika teknik yang tepat digunakan 3.

Pengecualian Penting: Kateter Hemodialisis

Kateter hemodialisis adalah pengecualian khusus—kateter ini dirancang dengan lumen besar untuk mencapai laju aliran darah yang memadai untuk terapi penggantian ginjal 6. Namun, ukuran besar ini justru meningkatkan risiko komplikasi mekanis, trombosis, dan infeksi ketika digunakan untuk tujuan selain dialisis 6.

Rekomendasi Praktis

Pilih Ukuran Kateter Berdasarkan:

  1. Tujuan klinis: Gunakan ukuran terkecil yang dapat mencapai tujuan terapeutik 1
  2. Durasi penggunaan: Untuk penggunaan jangka panjang, prioritaskan kateter kecil untuk mengurangi stenosis 4
  3. Jumlah lumen: Gunakan jumlah lumen minimum yang diperlukan 1

Hindari Kesalahan Umum:

  • Jangan menggunakan kateter besar "untuk berjaga-jaga" jika tidak diperlukan secara klinis 1
  • Jangan menggunakan kateter hemodialisis untuk pemberian obat rutin jika kateter vena sentral standar tersedia 6
  • Jangan berasumsi bahwa arteri besar memerlukan kateter besar—gunakan ukuran terkecil yang efektif 1, 3

Monitoring Komplikasi:

Terlepas dari ukuran kateter, monitor tanda-tanda 1, 7:

  • Insufisiensi vaskular (pulselessness, iskemia distal)
  • Perdarahan atau hematoma
  • Infeksi lokal atau sistemik
  • Disfungsi kateter atau oklusi

Kesimpulan Berbasis Bukti

Kateter berukuran lebih kecil pada arteri yang lebih besar tidak hanya aman, tetapi merupakan praktik terbaik yang direkomendasikan untuk mengurangi morbiditas 1. Komplikasi lebih sering terjadi dengan kateter yang terlalu besar daripada yang terlalu kecil, selama ukuran kateter masih memadai untuk tujuan klinis yang dimaksudkan 1, 2, 3.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Central Venous Catheter Placement Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Ultrasound-guided arterial catheterization.

Anesthesia and pain medicine, 2021

Guideline

Use of Triple-Lumen Hemodialysis Catheters for Inotrope Administration

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Arterial catheters: indications, insertion and use in critical care.

British journal of nursing (Mark Allen Publishing), 2010

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.