Apakah Boleh Anak dengan Alergi Ikan Diberikan Vitamin DHA?
Ya, anak dengan alergi ikan dapat diberikan suplemen DHA, karena suplemen DHA yang tersedia secara komersial umumnya berasal dari minyak alga atau telah dimurnikan sedemikian rupa sehingga tidak mengandung protein ikan yang menyebabkan reaksi alergi. 1
Dasar Pemikiran Klinis
Mengapa DHA Penting untuk Anak dengan Alergi Ikan
Ikan merupakan sumber penting omega-3, vitamin B, D, A, selenium, kalsium, fosfor, besi, zinc, magnesium, dan iodium, namun omega-3 (termasuk DHA) hanya terdapat dalam sedikit makanan lain seperti minyak biji-bijian dan kacang-kacangan 1
Diet eliminasi ikan dapat menimbulkan masalah dari perspektif nutrisi pediatrik, dan konsekuensi jangka panjang dari diet tanpa ikan pada anak belum sepenuhnya diketahui 1
Suplementasi omega-3 memiliki rasio risiko-manfaat yang baik dan tidak terdapat kejadian efek samping serius yang terkait dengan suplementasi omega-3 pada anak 1
Bukti Ilmiah Mendukung Keamanan dan Manfaat
Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi minyak ikan pada kehamilan dan laktasi atau selama masa bayi dan anak-anak menghasilkan status omega-3 PUFA yang lebih tinggi pada bayi atau anak 2
Pemberian minyak ikan pada wanita hamil dikaitkan dengan perubahan imunologis pada darah tali pusat, dan perubahan ini dapat bertahan hingga mengurangi sensitisasi terhadap alergen makanan umum serta mengurangi prevalensi dan keparahan dermatitis atopik pada tahun pertama kehidupan 2
Suplementasi minyak ikan postnatal dikaitkan dengan penurunan sensitisasi makanan dan alergi makanan pada bayi, dengan perlindungan yang lebih signifikan jika dimulai pada 6 bulan pertama kehidupan 3
Pertimbangan Praktis dalam Pemberian DHA
Pemilihan Sumber DHA yang Aman
Pilih suplemen DHA yang berasal dari alga (algal-derived DHA) bukan dari minyak ikan, karena tidak mengandung protein ikan yang merupakan alergen 1
Jika menggunakan suplemen berbasis minyak ikan, pastikan produk tersebut telah dimurnikan secara ekstensif dan bebas dari protein ikan 1
Konsultasikan dengan ahli alergi sebelum memulai suplementasi, terutama jika anak memiliki riwayat reaksi anafilaksis terhadap ikan 4
Peringatan Penting
Anak dengan alergi ikan yang memiliki asma memiliki risiko lebih tinggi untuk reaksi berat dan anafilaksis fatal, sehingga pemilihan sumber DHA yang benar-benar bebas protein ikan menjadi sangat krusial 5, 6
Anak dengan multiple food allergies (alergi makanan multipel) memiliki risiko 30.4% untuk mengembangkan sensitisasi makanan tambahan, sehingga perlu monitoring ketat saat memulai suplemen baru 5
Hindari menggunakan produk yang mengandung "fish oil" atau "minyak ikan" tanpa verifikasi bahwa produk tersebut telah dimurnikan dan bebas protein 4
Monitoring dan Tindak Lanjut
Mulai dengan dosis kecil dan tingkatkan secara bertahap sambil mengamati tanda-tanda reaksi alergi 4
Pastikan orang tua memiliki epinephrine autoinjector jika anak memiliki riwayat reaksi IgE-mediated yang berat 6
Lakukan evaluasi berkala dengan ahli alergi untuk memastikan tidak ada sensitisasi baru yang berkembang 5
Rekomendasi Nutrisi Tambahan
Karena anak menghindari ikan, pastikan asupan vitamin D, B, A, selenium, kalsium, fosfor, besi, zinc, magnesium, dan iodium tercukupi dari sumber makanan lain 1
Konsultasi dengan ahli gizi pediatrik sangat dianjurkan untuk memastikan diet eliminasi tidak menyebabkan defisiensi nutrisi 6
Pertimbangkan suplementasi vitamin D 400 IU per hari jika anak tidak mendapat cukup paparan sinar matahari atau asupan dari makanan 7