What is the recommended dose of octreotide for an adult patient with gastrointestinal bleeding?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Octreotide untuk Perdarahan Saluran Cerna

Untuk perdarahan saluran cerna yang dicurigai atau terkonfirmasi berasal dari varises, berikan octreotide dengan bolus IV awal 50 μg, diikuti infus kontinu 50 μg/jam selama 2-5 hari. 1, 2

Protokol Dosis Standar

Dosis Awal

  • Bolus IV: 50 μg diberikan segera saat varises dicurigai, bahkan sebelum konfirmasi endoskopi 1, 2
  • Bolus dapat diulang dalam jam pertama jika perdarahan berlanjut 1, 2
  • Pada situasi darurat (misalnya krisis karsinoid), dapat diberikan sebagai bolus cepat 3

Infus Kontinu

  • 50 μg/jam secara intravena sebagai infus kontinu 1, 2
  • Octreotide stabil dalam larutan saline isotonik steril atau dekstrosa 5% selama 24 jam 3
  • Dapat diencerkan dalam volume 50-200 mL dan diinfuskan selama 15-30 menit, atau diberikan sebagai IV push selama 3 menit 3

Durasi Terapi

  • Lanjutkan selama 2-5 hari setelah perdarahan terkontrol 1, 2
  • Durasi 2 hari mungkin cukup untuk pasien terpilih dengan sirosis Child-Pugh kelas A atau B tanpa perdarahan aktif saat endoskopi 1
  • Durasi 3-5 hari direkomendasikan untuk kasus yang lebih berat 2

Indikasi Berdasarkan Sumber Perdarahan

Perdarahan Varises (Indikasi Utama)

  • Mulai segera begitu perdarahan varises dicurigai, bahkan sebelum endoskopi 2
  • Setiap pasien sirosis dengan perdarahan saluran cerna atas harus dianggap memiliki perdarahan varises sampai terbukti sebaliknya 2
  • Octreotide adalah satu-satunya obat vasoaktif yang tersedia di Amerika Serikat untuk menangani perdarahan varises 1
  • Efektivitas mencapai sekitar 85% dalam mengontrol perdarahan aktif 2
  • Pemberian dini menurunkan mortalitas sebesar 26% (risiko relatif 0,74) 1

Perdarahan Non-Varises

  • Tidak direkomendasikan untuk manajemen rutin perdarahan saluran cerna atas non-varises 1, 2
  • Dapat dipertimbangkan dalam situasi spesifik: 1
    • Pasien dengan perdarahan tidak terkontrol sambil menunggu endoskopi
    • Pasien menunggu operasi atau yang kontraindikasi untuk operasi
  • Penelitian menunjukkan octreotide efektif mengontrol perdarahan dari ulkus esofagus pasca-skleroterapi (30 dari 31 pasien) dan esofagitis (semua pasien) 4

Terapi Bersamaan yang Wajib

Octreotide harus diberikan sebagai bagian dari protokol manajemen komprehensif: 1, 2

  • Profilaksis antibiotik: Ceftriaxone 1 g IV setiap hari atau norfloxacin untuk mengurangi risiko infeksi 1, 2
  • Resusitasi volume: Kristaloid melalui akses IV besar 2
  • Strategi transfusi restriktif: Target hemoglobin 7-9 g/dL, transfusi pada ambang 7 g/dL 2
  • Endoskopi dalam 12 jam: Untuk konfirmasi diagnosis dan ligasi pita endoskopik 2

Pemantauan dan Efek Samping

Efek Samping Umum

  • Mual/muntah, nyeri abdomen, sakit kepala, dan hiperglikemia 1
  • Pantau perubahan metabolisme glukosa 1
  • Profil keamanan sangat baik, dapat digunakan kontinu selama 5 hari atau lebih tanpa efek samping signifikan 2

Peringatan Penting

  • Hentikan octreotide jika endoskopi menunjukkan perdarahan saluran cerna atas non-varises 1
  • Jangan gunakan beta-blocker secara akut karena menurunkan tekanan darah dan menumpulkan takikardia kompensatorik selama perdarahan aktif 2

Keunggulan Octreotide

  • Efikasi setara dengan terlipressin dan somatostatin dalam mengontrol perdarahan varises akut 2
  • Profil keamanan superior dengan kejadian efek samping yang jauh lebih sedikit dibandingkan vasopressin/terlipressin 1, 5
  • Konsisten menurunkan kebutuhan transfusi 5
  • Mekanisme kerja: vasokonstriksi splanknik pada dosis farmakologis, mengurangi aliran vena porta dan tekanan portal 2

References

Guideline

Octreotide Initiation in Alcoholic Hepatitis Patients at Risk of Variceal Bleeding

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Variceal Hemorrhage with Octreotide

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Octreotide in the control of post-sclerotherapy bleeding from oesophageal varices, ulcers and oesophagitis.

HPB surgery : a world journal of hepatic, pancreatic and biliary surgery, 1996

Research

Octreotide or vasopressin for bleeding esophageal varices.

The Annals of pharmacotherapy, 1997

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.