What are the health effects of vaping, particularly for younger individuals and those with underlying medical conditions?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Efek Vaping terhadap Kesehatan

Vaping berbahaya bagi kesehatan dan sama sekali bukan alternatif yang aman—produk ini mengandung nikotin yang sangat adiktif, toksin, karsinogen, dan partikel logam yang merusak sistem kardiovaskular, pernapasan, dan neurologis, dengan risiko khusus yang sangat serius pada remaja karena nikotin bertindak sebagai neuroteratogen pada otak yang sedang berkembang. 1, 2

Bahaya Nikotin dan Adiksi

  • Nikotin sangat adiktif dan toksik, menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, penyempitan arteri, dan pengerasan dinding arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung 2, 3
  • Nikotin memiliki efek kardiovaskular yang signifikan dan dapat berperan besar dalam perkembangan penyakit arteri koroner, aterosklerosis, dan aneurisma aorta 1, 4
  • Otak remaja yang sedang berkembang sangat rentan terhadap ketergantungan nikotin, dengan adiksi terjadi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya 2
  • Paparan nikotin selama masa remaja menyebabkan adiksi dan merusak otak yang sedang berkembang, sementara paparan prenatal melewati plasenta mengakibatkan sindrom kematian bayi mendadak dan konsekuensi buruk lainnya 2

Dampak Khusus pada Remaja (13-18 Tahun)

  • Nikotin adalah neuroteratogen yang bekerja pada reseptor nikotinik asetilkolin yang tersebar di seluruh sistem saraf pusat dan perifer, dengan reseptor α4β2 menunjukkan aktivitas fungsional yang lebih tinggi di korteks, hipokampus, striatum, dan talamus selama usia 13-18 tahun dibandingkan masa dewasa 1
  • Kita masih belum mengetahui secara pasti bagaimana zat-zat ini mempengaruhi otak remaja yang sedang berkembang, sehingga ada kekhawatiran tentang bagaimana penggunaan vaping dapat mempengaruhi lintasan perkembangan neural dan perilaku 1
  • Penggunaan vaping pada remaja dapat berdampak buruk pada perkembangan jangka panjang struktur dan fungsi otak 1
  • Penggunaan kanabis pada masa remaja dini dikaitkan dengan penurunan neuropsikologis dan neurodevelopmental, peningkatan risiko gangguan psikotik di masa dewasa, risiko lebih tinggi untuk depresi di kemudian hari, dan ide atau perilaku bunuh diri 1

Efek Kardiovaskular dan Metabolik

  • American College of Cardiology mencatat bahwa rokok elektronik berdampak buruk pada metabolisme kolesterol dan kesehatan kardiovaskular—produk ini bukan alternatif yang tidak berbahaya untuk rokok tradisional 2, 4
  • Vaping meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular melalui berbagai mekanisme, termasuk efek pada tekanan darah, profil lipid, dan promosi aterosklerosis 2, 4
  • Merokok kanabis dapat dikaitkan dengan kejadian kardiovaskular yang merugikan, termasuk infark miokard dan stroke 1
  • Studi terbaru pada pasien Denmark dengan nyeri kronis menemukan peningkatan risiko aritmia onset baru dalam 180 hari di antara mereka yang menggunakan kanabis medis dibandingkan dengan yang tidak 1

Efek Pernapasan

  • Larutan dan aerosol ENDS mengandung toksin, karsinogen, dan partikel logam yang menimbulkan risiko kesehatan pernapasan 2
  • Merokok kanabis dapat mempengaruhi fungsi paru dan dikaitkan dengan kondisi pulmoner seperti bronkitis kronis dan penyakit paru obstruktif kronis 1
  • Pada tahun 2019, ribuan orang dirawat di rumah sakit karena cedera paru akut setelah menggunakan rokok elektronik yang mengandung konsentrat THC dan vitamin E asetat 1
  • Ada bukti konklusif bahwa sebagian besar produk rokok elektronik mengandung dan mengeluarkan banyak zat yang berpotensi toksik selain nikotin 2

Konsentrasi dan Penyerapan Nikotin

  • Rokok elektronik dikatakan mengantarkan nikotin lebih sedikit daripada rokok konvensional, tetapi ketidakakuratan luas konsentrasi nikotin yang digambarkan pada kemasan e-liquid (termasuk nikotin dalam e-liquid yang diberi label bebas nikotin) dan perilaku penggunaan yang idiosinkratik dapat meniadakan perbedaan ini 1
  • Di kalangan remaja, penggunaan reguler sistem pengiriman nikotin elektronik dapat menghasilkan konsentrasi nikotin sistemik yang mirip dengan yang ditemukan pada penggunaan rokok konvensional reguler 1
  • E-liquid beraroma, yang umumnya disukai oleh kaum muda, sering memiliki pH lebih rendah daripada rasa e-liquid lainnya (misalnya, tembakau), yang dapat menghasilkan penyerapan nikotin yang lebih cepat 1
  • Inkonsistensi di seluruh produk dan variabilitas dalam cara penggunaannya berarti individu yang menggunakan rokok elektronik mengalami kesulitan dalam mendeteksi, membedakan, dan mengatur jumlah nikotin yang masuk ke sistem mereka 1

Paparan Pasif (Secondhand dan Thirdhand)

  • Pengguna non-vaping secara tidak sengaja terpapar emisi ENDS melalui aerosol secondhand dan thirdhand yang mengandung nikotin, karsinogen, dan partikel logam 2
  • Aerosol thirdhand tetap berada di permukaan dan dalam debu setelah penggunaan ENDS, dapat dipancarkan kembali ke fase gas, atau bereaksi dengan oksidan untuk menghasilkan polutan sekunder 2
  • Tidak ada tingkat paparan asap atau aerosol tembakau yang aman untuk anak-anak 2

Tren Penggunaan yang Mengkhawatirkan

  • Pada tahun 2014, lebih banyak remaja melaporkan menggunakan ENDS daripada produk tembakau lainnya, dengan peningkatan 650% di kalangan siswa sekolah menengah pertama dan 890% di kalangan siswa sekolah menengah atas antara 2011-2014 2
  • ENDS mengancam untuk menormalisasi kembali dan mengagungkan penggunaan nikotin, membalikkan lebih dari 50 tahun kemajuan dalam pengendalian tembakau 2
  • Pada tahun 2021 dan 2022,31% siswa kelas 12 melaporkan telah menggunakan kanabis dalam 12 bulan terakhir 1
  • Karena kanabis dikonsumsi dalam bentuk makanan yang menyerupai produk makanan umum (termasuk permen dan camilan ramah anak), paparan kanabis yang tidak disengaja meningkat—jumlah kasus paparan kanabis yang dapat dimakan pada anak meningkat dari 207 pada tahun 2017 menjadi 3054 pada tahun 2021 1

Rekomendasi Skrining Klinis

  • American Diabetes Association merekomendasikan skrining untuk penggunaan tembakau, nikotin, dan rokok elektronik pada saat diagnosis dan secara teratur setelahnya, dimulai pada masa pubertas untuk semua remaja dan dewasa muda 2, 5
  • Penyedia layanan kesehatan remaja berada dalam posisi unik untuk membantu mendeteksi penggunaan vaping: komunikasi terbuka dengan remaja dan skrining rutin yang konsisten dengan alat yang tervalidasi dapat membantu mengidentifikasi penggunaan zat-zat yang sulit dideteksi ini pada remaja 1
  • Tidak adanya gejala tidak sama dengan tidak adanya penggunaan pada kelompok usia ini 1

Intervensi dan Pencegahan

  • Penggunaan rokok elektronik atau vaping harus tidak dianjurkan pada semua pasien, terutama remaja dengan kondisi kronis seperti diabetes yang menghadapi peningkatan risiko penyakit kardiovaskular 2, 4
  • Upaya pencegahan dan intervensi singkat, termasuk membahas sifat dan risiko terkait vaping, bersama dengan penggunaan wawancara motivasional, adalah pendekatan pencegahan dan intervensi yang tidak memerlukan banyak sumber daya yang tersedia bagi penyedia layanan 1
  • Jika orang menggunakan rokok elektronik untuk berhenti merokok, mereka harus disarankan untuk menghindari penggunaan rokok konvensional dan elektronik secara bersamaan, dan untuk mengembangkan rencana untuk akhirnya berhenti menggunakan rokok elektronik juga 4

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Banyak orang salah menganggap rokok elektronik tidak berbahaya atau jauh lebih tidak berbahaya daripada rokok tradisional—ini salah 2, 5, 4
  • Meskipun rokok elektronik kemungkinan menimbulkan risiko lebih rendah dibandingkan dengan rokok tembakau yang dapat dibakar, produk ini tidak boleh digambarkan sebagai tidak berbahaya 2, 4
  • Tidak ada produk tembakau yang aman—produk rokok elektronik berkontribusi pada ketergantungan nikotin 2, 4
  • Konsentrasi THC dalam kanabis telah meningkat secara dramatis selama beberapa dekade terakhir (rata-rata THC hampir dua kali lipat dari 9% pada tahun 2008 menjadi 17% pada tahun 2017), yang berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Health Risks of Vaping

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Vaping's Impact on Cholesterol Levels and Cardiovascular Health

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Health Risks of Vaping and Smoking

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.