Penyebab Muntah Berulang pada Anak Usia 8-9 Tahun
Pada anak usia 8-9 tahun dengan muntah berulang, penyebab paling mungkin adalah Cyclic Vomiting Syndrome (CVS), yang merupakan gangguan episodik dengan episode muntah stereotipik yang berulang dengan periode sehat di antaranya. 1, 2
Karakteristik Cyclic Vomiting Syndrome
CVS adalah gangguan yang sering tidak terdiagnosis dan ditandai dengan:
- Episode muntah eksplosif yang berulang diselingi periode kesehatan normal 1
- Onset tipikal pada usia sekolah awal, meskipun dapat terjadi pada berbagai usia 2
- Gejala penyerta meliputi pucat (87%), letargi (91%), anoreksia (74%), mual (72%), dan nyeri perut (80%) 1
- Pola stereotipik dan dapat diprediksi - setiap episode memiliki karakteristik yang sama 2
Hubungan dengan Migrain
CVS memiliki tumpang tindih klinis dan fisiologis yang signifikan dengan migrain:
- Bukti menunjukkan CVS adalah varian migrain atau gangguan terkait migrain 1, 2
- Banyak anak dengan CVS kemudian mengembangkan migrain klasik 1
- Respons positif terhadap obat anti-migrain mendukung diagnosis 1
Etiologi yang Mungkin
Patogenesis CVS kemungkinan multifaktorial, melibatkan:
- Jalur otak-usus yang aberan 2
- Mutasi DNA mitokondria dan enzimopati mitokondria 1, 2
- Abnormalitas kanal ion (channelopathies) 1, 2
- Hiperaktivitas aksis hipotalamus-pituitari-adrenal sebagai respons terhadap stimulus pemicu lingkungan 1, 2
- Gangguan motilitas gastrointestinal 2
Diagnosis Banding Penting
Meskipun CVS adalah diagnosis yang paling mungkin pada kelompok usia ini, penting untuk menyingkirkan:
Penyebab Gastrointestinal
- Gastroesophageal reflux disease (GERD) - lebih umum pada anak yang lebih muda tetapi dapat terjadi pada usia ini 3, 4
- Malrotasi dengan volvulus - dapat terjadi pada usia berapa pun, bukan hanya neonatus 3, 5
- Obstruksi gastrointestinal - ditandai dengan muntah bilier (hijau) 3, 4
Penyebab Ekstra-gastrointestinal
- Lesi massa intrakranial atau peningkatan tekanan intrakranial 6, 7
- Gangguan metabolik seperti gangguan oksidasi asam lemak 1
- Infeksi - meningitis, ensefalitis 6
Tanda Bahaya yang Memerlukan Evaluasi Segera
Segera rujuk atau lakukan evaluasi lebih lanjut jika terdapat:
- Muntah bilier (hijau) - menunjukkan obstruksi distal ampula Vater dan merupakan kedaruratan bedah 3, 4
- Penurunan berat badan atau gagal tumbuh - membedakan penyakit GERD dari refluks jinak 3, 4, 8
- Perubahan status mental atau letargi berat - mengkhawatirkan untuk patologi intrakranial atau gangguan metabolik 4, 5
- Distensi abdomen - menunjukkan kemungkinan obstruksi usus 4
- Darah dalam muntah atau tinja - menunjukkan cedera mukosa atau patologi serius lainnya 4, 5
Pendekatan Diagnostik
Evaluasi Awal
- Riwayat terperinci mencari pola stereotipik episode, pemicu, gejala prodromal, dan periode bebas gejala 2
- Pemeriksaan fisik menyeluruh termasuk status hidrasi, pemeriksaan abdomen, tekanan darah, dan funduskopi 7
- Tes dasar untuk menyingkirkan penyebab organik direkomendasikan pada semua anak dengan CVS 2
Kriteria Diagnosis CVS
Diagnosis memerlukan:
- Episode akut, stereotipik, dan berulang dari mual intens dan muntah yang tidak dapat dikendalikan 2
- Periodisitas yang dapat diprediksi 2
- Kembali ke kesehatan dasar di antara episode 2
Manajemen
Fase Akut
- Perawatan suportif dan simptomatik adalah dasar manajemen 2
- Terapi rehidrasi oral dengan volume kecil dan sering (5 mL setiap menit awalnya) untuk dehidrasi ringan hingga sedang 4, 5
- Cairan intravena untuk dehidrasi berat (≥10% defisit) atau kegagalan rehidrasi oral 4, 5
- Ondansetron (0,2 mg/kg oral, maksimum 4 mg) dapat dipertimbangkan jika muntah persisten mencegah asupan oral sepenuhnya 5, 6
Terapi Abortif
- Intervensi dini dengan agen abortif selama fase prodromal singkat dapat digunakan untuk mencoba menghentikan serangan 2
Periode Interiktal (Pencegahan)
- Tindakan non-farmakologis seperti perubahan gaya hidup, menghindari pemicu, dan bimbingan antisipatif efektif sebagai pengobatan pencegahan 2
- Terapi profilaksis farmakologis diindikasikan tergantung pada intensitas dan keparahan serangan, gangguan kualitas hidup, dan jika pengobatan serangan tidak efektif 2
- Obat anti-migrain dapat efektif mengingat hubungan dengan migrain 1
Rujukan Spesialis
- Rujuk ke gastroenterologi pediatrik jika pengobatan gagal atau jika komplikasi yang mengancam jiwa menetap 8
- Pertimbangkan rujukan neurologi mengingat hubungan dengan migrain dan untuk manajemen komprehensif 2
Peringatan Penting
- Jangan mengabaikan kemungkinan malrotasi - dapat terjadi pada usia berapa pun dengan frekuensi yang menurun seiring bertambahnya usia 3, 5
- Pemeriksaan berat badan rutin sangat penting - pertumbuhan yang buruk meningkatkan kekhawatiran dan memerlukan intervensi yang lebih agresif 5, 8
- Hindari penggunaan antiemetik rutin untuk gastroenteritis virus pada anak muda ini 5
- Waspadai perubahan pola muntah - terutama jika menjadi bilier, yang memerlukan evaluasi segera 5