Manajemen Demam di Rumah untuk Anak 18 Bulan
Anak ini dapat dirawat di rumah dengan pemberian parasetamol untuk kenyamanan, hidrasi yang adekuat, dan observasi ketat oleh orang tua dengan evaluasi ulang dalam 24 jam.
Penilaian Kondisi Klinis
Anak ini memenuhi kriteria untuk perawatan rawat jalan karena:
- Kondisi umum baik (masih mau minum, produksi urin normal, tidak ada tanda bahaya) 1
- Tidak ada tanda distress respirasi (batuk ringan tanpa sesak, tidak ada grunting atau retraksi) 2
- Tidak ada tanda infeksi berat (tidak kejang, tidak ada tanda meningismus) 1, 3
- Imunisasi lengkap mengurangi risiko infeksi bakteri serius seperti pneumokokus dan Haemophilus influenzae 2
Pada era pasca-vaksinasi pneumokokus, risiko bakteremia okult pada anak dengan kondisi baik telah menurun drastis menjadi 0.004-2% 2.
Terapi Antipiretik
Parasetamol (asetaminofen) adalah pilihan lini pertama untuk manajemen simptomatik demam 1, 4:
- Dosis: 12.5 mg/kg per dosis, setiap 4-6 jam 5
- Tujuan utama: meningkatkan kenyamanan anak, bukan menormalkan suhu tubuh 1, 4
- Keamanan: parasetamol adalah antipiretik paling aman dengan efek samping minimal 6
Catatan Penting tentang Antipiretik
- Demam adalah respons fisiologis yang bermanfaat dalam melawan infeksi 4, 7
- Tidak ada bukti bahwa demam sendiri memperburuk perjalanan penyakit atau menyebabkan komplikasi neurologis jangka panjang 4
- Hindari metode pendinginan fisik seperti kompres dingin atau kipas angin karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan 1, 3
Hidrasi dan Nutrisi
- Pastikan asupan cairan adekuat untuk mencegah dehidrasi 1, 3
- Anak masih mau minum adalah tanda prognostik baik 2
- Dorong pemberian ASI atau cairan oral sesuai keinginan anak 2
Instruksi Observasi untuk Orang Tua
Orang tua harus segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda bahaya berikut 1, 3:
- Perburukan kondisi umum (anak tampak sakit berat, lemas berlebihan, atau sangat rewel)
- Gangguan pernapasan (napas cepat >50x/menit, sesak, retraksi dinding dada, grunting) 2
- Gangguan kesadaran (sangat mengantuk, sulit dibangunkan, atau iritabel berlebihan)
- Tanda dehidrasi (tidak mau minum, tidak ada air mata saat menangis, penurunan produksi urin)
- Kejang (gerakan tidak terkontrol)
- Ruam kulit atau bintik-bintik kemerahan (petechiae)
- Demam persisten >48 jam atau memburuk 2
Evaluasi Ulang
- Anak harus dievaluasi ulang dalam 24 jam jika dirawat rawat jalan 1, 3
- Jika demam berlanjut >48 jam tanpa perbaikan, diperlukan evaluasi medis untuk mencari sumber infeksi 2
- Pertimbangkan pemeriksaan urinalisis jika demam persisten, karena infeksi saluran kemih adalah infeksi bakteri serius paling umum pada kelompok usia ini (prevalensi 5-7%) 8, 3
Kapan Tidak Perlu Antibiotik
Anak dengan gejala ringan infeksi saluran napas bawah tidak memerlukan antibiotik 2:
- Batuk ringan tanpa tanda pneumonia (tidak ada takipnea, tidak ada retraksi, saturasi oksigen normal)
- Kondisi umum baik dengan asupan oral adekuat
- Sebagian besar kasus adalah infeksi virus yang self-limiting 2
Peringatan Khusus
Meskipun anak ini berusia 18 bulan (di luar kelompok risiko tinggi <3 bulan), tetap penting untuk: