What psychopharmacologic agents are commonly used to treat depression in a child (≥8 years old)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 7, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Psikofarmaka untuk Depresi pada Anak ≥8 Tahun

Fluoxetine adalah satu-satunya antidepresan yang direkomendasikan sebagai lini pertama untuk pengobatan depresi pada anak usia ≥8 tahun, baik sebagai monoterapi atau dikombinasikan dengan terapi kognitif perilaku. 1, 2, 3, 4

Rekomendasi Berdasarkan Usia

Anak Usia 8-11 Tahun

  • Fluoxetine adalah satu-satunya pilihan yang disetujui FDA untuk kelompok usia ini 2, 3
  • Antidepresan lain tidak boleh digunakan pada anak usia 6-12 tahun di setting non-spesialis 1
  • Dosis dimulai rendah dengan titrasi hati-hati, memerlukan konsultasi spesialis 3

Remaja Usia ≥12 Tahun

  • Fluoxetine tetap menjadi pilihan utama karena memiliki bukti paling kuat untuk keamanan dan efikasi 1, 2, 4
  • Escitalopram dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk remaja 12-17 tahun (disetujui FDA untuk kelompok usia ini) 2
  • Bukti menunjukkan escitalopram efektif pada remaja tetapi TIDAK pada anak 2

Mengapa SSRI, Bukan Antidepresan Trisiklik

Antidepresan trisiklik (seperti nortriptyline, imipramine) tidak boleh digunakan pada anak dan remaja dengan depresi karena beberapa alasan kritis: 1, 2

  • Potensi letal yang sangat tinggi pada overdosis, berbahaya pada pasien dengan risiko bunuh diri 1, 2
  • Kurang efektif dibandingkan SSRI dalam studi terkontrol plasebo pada remaja 1, 2
  • SSRI menunjukkan efikasi yang jelas sedangkan trisiklik tidak 1, 2

Prinsip Penggunaan yang Aman

Monitoring Ketat Diperlukan

  • Evaluasi dalam 1 minggu pertama setelah inisiasi, kemudian secara teratur 2
  • Monitor ketat untuk ide/perilaku bunuh diri, terutama pada minggu-minggu awal 1, 3
  • Perhatikan munculnya: kecemasan, agitasi, serangan panik, insomnia, iritabilitas, hostilitas, agresivitas, impulsivitas, akathisia, hipomania, mania 3
  • Perubahan dapat terjadi mendadak, keluarga harus diedukasi untuk memantau setiap hari 3

Kontraindikasi dan Peringatan

  • Jangan kombinasikan dengan obat serotonergik lain (triptan, tramadol) karena risiko sindrom serotonin 3
  • Hati-hati dengan NSAID, aspirin, warfarin karena meningkatkan risiko perdarahan 3
  • Supervisi pihak ketiga diperlukan untuk penyimpanan obat pada pasien dengan riwayat bunuh diri 5
  • Berikan dalam jumlah terbatas dengan refill yang sering 5

Algoritma Pengobatan Berdasarkan Keparahan

Depresi Ringan-Sedang

  1. Psikoterapi sebagai lini pertama (CBT atau terapi interpersonal) 4
  2. Fluoxetine hanya jika psikoterapi tidak tersedia atau tidak efektif 4

Depresi Berat

  1. Terapi kombinasi direkomendasikan: Fluoxetine + CBT 4
  2. Kombinasi ini menunjukkan efikasi superior dibanding monoterapi 4

Peran Psikoterapi

Psikoterapi harus selalu dipertimbangkan sebagai pengobatan lini pertama atau adjuvan: 4, 6

  • Cognitive Behavioral Therapy (CBT): Effect size 0.5-2.0 4
  • Interpersonal Psychotherapy (IPT): Effect size 0.5-0.6 4, 6
  • Kedua modalitas ini memiliki bukti kuat untuk anak ≥8 tahun dan remaja 4

Peringatan Penting

Jangan Gunakan pada Anak

  • Antidepresan tidak boleh digunakan pada anak <8 tahun untuk depresi 1
  • Antidepresan tidak boleh digunakan untuk gangguan kecemasan pada anak dan remaja di setting non-spesialis 1

Kewaspadaan Khusus

  • Fluoxetine dapat mengganggu penilaian, pemikiran, atau keterampilan motorik - hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berbahaya 3
  • Beritahu dokter jika pasien hamil, menyusui, atau mengembangkan ruam 3
  • Interaksi obat signifikan dengan obat yang dimetabolisme CYP2D6 (antipsikotik, antiaritmia) 3

Catatan Praktis

Meskipun citalopram dan sertraline memiliki beberapa bukti, tingkat evidensinya lebih rendah dibandingkan fluoxetine dan escitalopram 4. Dalam praktik klinis nyata, prioritaskan fluoxetine untuk semua anak ≥8 tahun, dengan escitalopram sebagai alternatif hanya untuk remaja ≥12 tahun jika fluoxetine tidak dapat ditoleransi atau tidak efektif.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Nortriptyline Use in Adolescents: Safety Concerns and Alternatives

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

The treatment of depressive disorders in children and adolescents.

Deutsches Arzteblatt international, 2013

Guideline

Lithium Use in Patients with Complex Psychiatric Conditions

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the recommended fluoxetine dose for children ≥ 8 years with major depressive disorder, what clinical effects are expected and when, and how long should treatment be continued?
What is the most effective treatment for major depressive disorder (MDD) in pediatric and adolescent populations?
For an adolescent with moderate depression, is it better to start with a Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI) antidepressant or psychotherapy alone?
What are the treatment options for adolescent mental health issues, including depression, anxiety, and substance abuse?
What is the recommended treatment for a 17-year-old patient with mild depression?
What is the recommended chloramycetin dosing for adult patients with chronic kidney disease based on their creatinine clearance?
In a patient with chronic kidney disease stage 3b (eGFR 30‑44 mL/min/1.73 m²) and uncontrolled diabetes, should an angiotensin‑converting enzyme inhibitor be started despite its potential to worsen renal function?
What is the recommended intravenous albumin dose per liter of ascitic fluid removed during large‑volume paracentesis in a cirrhotic patient?
What is the recommended initial management—including first‑line antiseizure medication choice, dosing, titration, baseline laboratory monitoring, and follow‑up—for a newly diagnosed adult with focal (partial) seizures?
Can a patient with CKD stage 3b (eGFR 30‑44 mL/min/1.73 m²) and uncontrolled diabetes, whose blood pressure is controlled on Coveram (perindopril 5 mg/amlodipine 10 mg), safely continue this therapy?
In a patient with HbA1c 6.7% and chronic kidney disease with an estimated glomerular filtration rate of at least 30 mL/min/1.73 m², which oral hypoglycemic agent should be started?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.