Cara Menghitung SVR (Systemic Vascular Resistance)
Formula Dasar
SVR dihitung dengan rumus: (Tekanan Arteri Rata-rata - Tekanan Atrium Kanan) dibagi Cardiac Output, dan dinyatakan dalam satuan dynes/s/cm². 1, 2
Komponen yang Diperlukan:
- Mean Arterial Pressure (MAP) dalam mmHg - diukur dari jalur arteri atau dihitung sebagai (Tekanan Sistolik + 2 × Tekanan Diastolik) / 3 3
- Right Atrial Pressure (RAP) atau Central Venous Pressure (CVP) dalam mmHg - diukur melalui kateter vena sentral 3
- Cardiac Output (CO) dalam L/min - diukur dengan termodilusi atau metode Fick 3
Formula Matematis:
SVR = (MAP - RAP) / CO
Untuk mengkonversi ke satuan standar dynes/s/cm², kalikan hasil dengan 80. 1, 2
Nilai Normal
Rentang normal SVR adalah 800-1200 dynes/s/cm⁵. 4, 2
- SVR <800 dynes/s/cm⁵ menunjukkan resistensi vaskular rendah 5
- SVR >1200 dynes/s/cm⁵ menunjukkan resistensi vaskular tinggi 4
Metode Pengukuran
Metode Invasif (Gold Standard):
Pengukuran paling akurat menggunakan kateter arteri pulmonalis untuk mendapatkan semua parameter yang diperlukan. 2
- Kateter arteri pulmonalis memberikan pengukuran CO yang akurat melalui termodilusi 3
- Jalur arteri memberikan MAP kontinyu 3
- Kateter vena sentral memberikan RAP 3
Metode Alternatif:
Studi menunjukkan bahwa CVP mungkin tidak selalu diperlukan untuk evaluasi afterload dalam setting klinis tertentu. 6
- Total SVR Index (TSVRi) yang mengabaikan CVP menunjukkan korelasi tinggi (90-100%) dengan SVRi tradisional (P < 0.0001) 6
- Namun, untuk pengukuran yang paling akurat, tetap gunakan formula lengkap dengan RAP 2, 3
Interpretasi Klinis
SVR Tinggi (>1200 dynes/s/cm⁵):
Tanda klinis SVR tinggi meliputi: 4, 2
- Nadi distal lemah atau tidak teraba
- Ekstremitas dingin
- Capillary refill memanjang
- Pulse pressure sempit dengan tekanan diastolik relatif meningkat
SVR Rendah (<800 dynes/s/cm⁵):
Setidaknya seperempat pasien dengan hipotensi dan SVR rendah memiliki etiologi non-septik. 5
- SVR sangat rendah (<450 dynes/s/cm⁵) dikaitkan dengan mortalitas signifikan lebih tinggi terlepas dari etiologi 5
- Pada syok septik, pertahankan cardiac index antara 3.3-6.0 L/min/m² untuk outcome terbaik 1, 4
Pertimbangan Penting
Faktor yang Mempengaruhi SVR:
Determinan utama SVR adalah tonus arteriol, tetapi viskositas darah dan kapasitansi vaskular juga berkontribusi. 4, 2
Hubungan Hemodinamik Kritis:
Aliran darah organ berkorelasi langsung dengan tekanan perfusi dan berbanding terbalik dengan resistensi vaskular. 2
- Rumus: Q = dP/R, atau untuk sirkulasi sistemik: CO = (MAP - CVP)/SVR 1
- Pertahankan tekanan perfusi (MAP - CVP) di atas titik kritis untuk mempertahankan aliran darah organ 1
Peringatan Klinis:
Pada fungsi ventrikel yang sehat, SVR tinggi menghasilkan hipertensi sambil mempertahankan cardiac output, tetapi dengan fungsi ventrikel berkurang, tekanan darah normal dengan SVR tinggi menunjukkan cardiac output berkurang. 2