What is the appropriate evaluation and management for a 2-year-old boy with absent speech and reduced eye contact?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 8, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Evaluasi dan Manajemen Anak Laki-laki 2 Tahun dengan Belum Berbicara dan Kontak Mata Kurang

Anak ini memerlukan rujukan segera untuk evaluasi audiologi, skrining gangguan spektrum autisme, dan evaluasi terapi wicara-bahasa, karena tidak berbicara sama sekali pada usia 2 tahun dengan kontak mata yang kurang merupakan tanda bahaya perkembangan yang signifikan.

Prioritas Evaluasi Awal

Pemeriksaan Pendengaran (Wajib Pertama)

  • Rujuk segera untuk pemeriksaan audiologi lengkap untuk menyingkirkan gangguan pendengaran sebagai penyebab keterlambatan bicara 1, 2
  • Pemeriksaan harus mencakup air-conduction dan bone-conduction thresholds, speech detection/recognition thresholds, dan pengukuran pemahaman bicara 2
  • Gangguan pendengaran adalah penyebab umum keterlambatan bicara dan harus disingkirkan terlebih dahulu sebelum diagnosis lain 1

Skrining Gangguan Spektrum Autisme

  • Kombinasi tidak berbicara sama sekali pada usia 2 tahun PLUS kontak mata yang kurang sangat mengkhawatirkan untuk gangguan spektrum autisme (ASD) 1, 2
  • Pada usia 20-42 bulan, dua perilaku yang secara konsisten membedakan anak autistik dari anak dengan gangguan bahasa adalah: pointing for interest dan penggunaan gestur konvensional 1
  • Rujuk untuk evaluasi komprehensif ASD menggunakan alat diagnostik terstandarisasi 1, 2

Evaluasi Wicara-Bahasa

  • Rujuk segera ke speech-language pathologist untuk evaluasi komprehensif kemampuan reseptif dan ekspresif 2
  • Evaluasi harus mencakup penilaian fungsi oral-motor, artikulasi, dan kemampuan bahasa ekspresif/reseptif 2

Diferensiasi Diagnostik Penting

Gangguan Spektrum Autisme vs Gangguan Bahasa Spesifik

  • Pada ASD, kontak mata yang buruk untuk mengatur interaksi sosial adalah ciri khas yang membedakan dari gangguan bahasa murni 1
  • Anak dengan gangguan bahasa spesifik biasanya memiliki kontak mata normal dan menggunakan pointing serta gestur untuk berkomunikasi 1
  • Pada usia 24 bulan, item yang membedakan ASD dari keterlambatan perkembangan umum termasuk: directing attention (showing), attention to voice, pointing, dan finger mannerisms 1

Tanda Bahaya pada Kasus Ini

  • Tidak ada kata sama sekali pada usia 2 tahun adalah keterlambatan signifikan (normalnya anak harus memiliki beberapa kata pada 18 bulan) 2
  • Kontak mata yang kurang adalah red flag untuk ASD, terutama bila dikombinasikan dengan keterlambatan bicara 1
  • Perlu ditanyakan apakah anak menunjukkan pointing, waving bye-bye, atau gestur lain untuk komunikasi 1

Rencana Intervensi

Rujukan Segera ke Early Intervention

  • Rujuk segera ke layanan intervensi dini lokal melalui early childhood services atau sistem sekolah lokal untuk penilaian kebutuhan dan intervensi 2
  • Terapi wicara-bahasa memiliki bukti efektivitas yang baik, terutama untuk gangguan bahasa ekspresif 2
  • Jangan menunggu diagnosis definitif untuk memulai terapi - intervensi dini sangat penting untuk outcome 2

Pertimbangan Komunikasi Augmentatif

  • Untuk keterlambatan berat seperti ini (tidak ada kata pada usia 2 tahun), pertimbangkan sistem komunikasi alternatif atau augmentatif dalam rencana intervensi 2
  • Implementasi dini komunikasi augmentatif (misalnya bahasa isyarat) dapat membantu menghindari frustrasi dan mendorong penggunaan bahasa 1

Evaluasi Tambahan Jika Diperlukan

  • Jika gangguan pendengaran ditemukan, alat amplifikasi harus dipasang dalam 1 bulan setelah diagnosis 2
  • Pertimbangkan terapi fisik dan okupasi jika ada keterlambatan motorik tambahan 2
  • Pertimbangkan layanan terapi perilaku atau kesehatan mental jika ada masalah perilaku, sensorik, sosial, atau emosional 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Jangan Menunda Rujukan

  • Mengandalkan penilaian klinis saja tanpa alat skrining terstandarisasi akan melewatkan 45% anak yang memenuhi syarat untuk intervensi dini 2
  • Jangan menggunakan pendekatan "wait and see" - rujukan segera diperlukan 2

Jangan Abaikan Pemeriksaan Pendengaran

  • Pemeriksaan pendengaran harus dilakukan dengan behavioral pure tone audiometry, bukan hanya auditory brainstem response (ABR) atau otoacoustic emissions, karena tes tersebut menguji integritas jalur auditori, bukan pendengaran fungsional 2
  • Setidaknya sepertiga anak dengan gangguan pendengaran akan memiliki kondisi komorbid tambahan 1

Evaluasi Komprehensif Diperlukan

  • Anak dengan keterlambatan bicara harus dipantau untuk masalah perkembangan dan perilaku (ADHD, autisme, ketidakmampuan belajar) 1
  • Evaluasi oftalmologi formal juga sesuai karena banyak penyebab gangguan pendengaran terkait dengan temuan oftalmologi abnormal 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Speech Delay in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.