Buah Terbaik untuk Konstipasi Anak
Untuk konstipasi pada anak, buah prem (prune) adalah pilihan paling efektif karena mengandung kombinasi sorbitol tinggi (14,7 g/100 g), serat (6,1 g/100 g), dan senyawa fenolik yang bekerja sinergis meningkatkan frekuensi dan kandungan air tinja. 1, 2, 3
Rekomendasi Buah Berdasarkan Kandungan Sorbitol
Buah dengan sorbitol tinggi adalah pilihan utama untuk konstipasi anak:
- Prem (prune) - Pilihan nomor satu dengan kandungan sorbitol tertinggi (14,7 g/100 g) dan terbukti lebih efektif dibanding psyllium dalam meningkatkan frekuensi buang air besar spontan 4, 3
- Pir - Mengandung sorbitol yang membantu meningkatkan frekuensi dan kandungan air tinja 1, 2
- Apel - Efektif karena kombinasi sorbitol dan serat, meningkatkan berat feses 6 g per gram serat yang dikonsumsi 1, 2
Mekanisme Kerja Buah untuk Konstipasi
Buah-buahan bekerja melalui tiga mekanisme utama:
- Sorbitol diserap secara lambat melalui difusi pasif, menyebabkan sebagian besar tidak terserap dan memberikan beban osmotik pada saluran cerna yang menarik air ke dalam tinja 1, 5
- Serat buah meningkatkan berat feses sebesar 6 g per gram serat yang dikonsumsi, setara dengan sayuran 1, 6
- Senyawa fenolik (terutama dalam prem) membantu kerja laksatif dan menunda penyerapan glukosa 3
Cara Pemberian untuk Bayi dan Anak
Untuk bayi dengan konstipasi:
- Berikan jus prem, pir, atau apel untuk meningkatkan frekuensi dan kandungan air tinja 1, 2
- Batasi jumlah jus pada dosis yang sesuai: 10 mL/kg berat badan untuk menghindari diare 1, 5
Untuk anak yang lebih besar:
- Berikan buah utuh (bukan jus) untuk mempertahankan kandungan serat 2, 6
- Prem kering: 50 g dua kali sehari (total serat 6 g/hari) terbukti aman dan efektif 4
- Kombinasikan dengan asupan serat total 25-30 g/hari dan hidrasi adekuat 2, 6
Buah Lain yang Bermanfaat
Buah tambahan dengan efektivitas terbukti:
- Kiwi - Meningkatkan kandungan air di usus halus dan feses, serta memodifikasi mikrobiota (Bacteroides, Faecalibacterium prausnitzii) 7
- Kismis - Meningkatkan berat feses dan memodifikasi mikrobiota (Ruminococcus, F. prausnitzii) 7
- Buah ara (fig) - Mengurangi waktu transit usus 7
Peringatan Penting
Hindari pemberian jus buah berlebihan:
- Jus berlebihan dapat menyebabkan diare, kembung, dan nyeri perut karena malabsorpsi karbohidrat 1, 5
- "Toddler's diarrhea" sering terjadi pada anak 1-4 tahun yang mengonsumsi jus berlebihan dan membaik dengan mengurangi jus 1, 5
- Malabsorpsi lebih mungkin terjadi pada jus dengan konsentrasi fruktosa melebihi glukosa (seperti jus apel dan pir) 1
Batasan konsumsi:
- Hindari jus apel yang tidak diencerkan dan minuman bersoda 2
- Prioritaskan buah utuh dibanding jus untuk mempertahankan serat 2, 6
Algoritma Pemilihan Buah
- Lini pertama: Prem (prune) - dosis 50 g dua kali sehari untuk anak, atau jus prem untuk bayi (10 mL/kg BB) 1, 2, 4
- Alternatif jika prem tidak tersedia: Pir atau apel, prioritaskan buah utuh 1, 2
- Tambahan untuk variasi: Kiwi, kismis, atau buah ara 7
- Kombinasikan dengan: Hidrasi minimal 1,5-2,0 L air/hari dan serat dari sayuran dan biji-bijian utuh 2, 6