When should INR be rechecked in a patient with cardioembolic stroke on warfarin, and how should the dose be adjusted if the therapeutic range is not achieved?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 11, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Evaluasi INR Kembali dan Penyesuaian Dosis Warfarin pada Pasien Stroke Kardioemboli

Untuk pasien stroke kardioemboli yang stabil pada warfarin, INR harus diperiksa ulang dalam 1-2 minggu setelah penyesuaian dosis, dan jika INR belum mencapai rentang terapeutik 2.0-3.0, dosis mingguan harus disesuaikan dengan algoritma terstruktur: tingkatkan 10-15% untuk INR 1.6-1.9 atau 15-20% untuk INR <1.5. 1

Jadwal Monitoring INR Berdasarkan Fase Terapi

Fase Inisiasi (Minggu Pertama)

  • Periksa INR setiap hari setelah dosis awal sampai INR stabil dalam rentang terapeutik (2.0-3.0) selama 2 hari berturut-turut 2, 3
  • Jika menggunakan heparin bridging, lanjutkan heparin dosis penuh selama 4-5 hari sampai INR terapeutik tercapai selama 2 hari konsekutif 2, 1

Fase Stabilisasi (Minggu 2-4)

  • Periksa INR 2-3 kali per minggu selama 1-2 minggu pertama setelah mencapai rentang terapeutik 2, 1
  • Kemudian periksa setiap minggu selama bulan pertama 1

Fase Maintenance (Setelah Stabil)

  • Untuk pasien dengan INR yang konsisten stabil, interval monitoring dapat diperpanjang hingga setiap 4-12 minggu 2, 1
  • American College of Chest Physicians merekomendasikan interval hingga 12 minggu untuk pasien dengan pola INR stabil yang konsisten (Grade 2B) 2

Algoritma Penyesuaian Dosis Ketika INR Belum Tercapai

INR Subtherapeutic (Di Bawah Target)

Nilai INR Penyesuaian Dosis Waktu Evaluasi Ulang
<1.5 Tingkatkan dosis mingguan 15-20% [1] 1-2 minggu [1]
1.6-1.9 Tingkatkan dosis mingguan 10-15% [1] 1-2 minggu [1]
  • Contoh praktis: Jika pasien menggunakan warfarin 5 mg/hari (35 mg/minggu) dan INR 1.25, tingkatkan dosis mingguan 15-20% menjadi 40-42 mg/minggu, yang setara dengan 6 mg sehari 1

Pertimbangan Bridging Antikoagulasi

  • Bridging dengan heparin umumnya tidak diperlukan untuk INR subtherapeutic tunggal pada pasien stabil, bahkan pada INR 1.25, karena risiko absolut tromboemboli hanya 0.3-0.4% 1
  • Namun, pertimbangkan bridging dengan LMWH atau UFH dosis terapeutik untuk pasien risiko tinggi: 1
    • Katup mitral mekanik
    • Katup aorta mekanik dengan faktor risiko tambahan
    • Kejadian tromboemboli baru-baru ini (<3 bulan)
    • Beberapa katup mekanik

Investigasi Penyebab INR Tidak Stabil

Sebelum menyesuaikan dosis, identifikasi dan koreksi faktor-faktor yang menyebabkan fluktuasi INR: 1

  • Kepatuhan obat: Tanyakan apakah pasien melewatkan dosis atau mengonsumsi tidak teratur
  • Perubahan obat: Antibiotik (terutama), NSAID, dan obat lain yang berinteraksi dengan warfarin 1
  • Asupan vitamin K: Fluktuasi dalam konsumsi sayuran hijau, suplemen, atau perubahan pola makan 2, 1
  • Penyakit penyerta: Demam, diare, gagal jantung dekompensasi, atau disfungsi hati/ginjal 1
  • Konsumsi alkohol: Dapat meningkatkan atau menurunkan efek warfarin 2, 1

Monitoring Lebih Ketat Setelah Penyesuaian Dosis

  • Setelah setiap penyesuaian dosis, kembali ke jadwal monitoring yang lebih sering (setiap 1-2 minggu) sampai pola INR terapeutik yang stabil dapat ditetapkan kembali 2, 1
  • Periksa INR dalam 1-2 minggu setelah perubahan dosis untuk memastikan respons yang tepat dan menghindari overcorrection 1
  • Lanjutkan monitoring mingguan sampai dua nilai INR terapeutik berturut-turut tercapai 1

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan bereaksi berlebihan terhadap satu INR yang sedikit di luar rentang dengan perubahan dosis segera jika INR sebelumnya stabil 2, 1

    • Untuk INR tunggal 0.5 di bawah rentang terapeutik dengan INR sebelumnya stabil, lanjutkan dosis saat ini dan uji ulang dalam 1-2 minggu 2, 1
  • Jangan gunakan loading dose warfarin yang besar, karena meningkatkan risiko komplikasi perdarahan tanpa memberikan perlindungan lebih cepat 3

  • Jangan abaikan faktor usia: Pasien lanjut usia (>65 tahun) memerlukan dosis pemeliharaan yang lebih rendah dan lebih sensitif terhadap perubahan dosis 2, 1, 3

  • Jangan lupa vitamin K konsisten: Instruksikan pasien untuk mempertahankan asupan vitamin K yang konsisten, bukan menghindarinya 1

Pertimbangan Khusus untuk Stroke Kardioemboli

  • Data dari studi retrospektif menunjukkan bahwa 86% pasien stroke kardioemboli yang menggunakan warfarin memiliki INR <2.0 saat onset stroke, menunjukkan pentingnya kontrol INR yang ketat 4
  • Pasien dengan INR >1.7 pada fase akut stroke menunjukkan outcome yang lebih baik dibandingkan INR ≤1.7 (mRS 0-2 pada 62% vs 30.8%; kematian 10% vs 38.4%) 5
  • Hal ini menekankan pentingnya mempertahankan INR dalam rentang terapeutik secara konsisten untuk pencegahan stroke berulang 5, 4

References

Guideline

Warfarin Dose Adjustment Based on INR Levels

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Ischaemic stroke in patients treated with oral anticoagulants.

Neurologia (Barcelona, Spain), 2016

Related Questions

What causes an alteration in International Normalized Ratio (INR) without a corresponding change in Thrombin Time (TTPK)?
How often should International Normalized Ratio (INR) be checked when bridging from Lovenox (enoxaparin) to Warfarin (coumarin)?
In a 60-year-old man with hypertension and a prosthetic aortic valve who is taking lisinopril, amlodipine, and warfarin, which medication requires dose adjustment after initiating first‑line anti‑tuberculosis therapy?
Should warfarin (warfarin) dose be adjusted in a patient with Antiphospholipid syndrome and an INR of 1.9?
What is the recommended frequency for checking International Normalized Ratio (INR) in a patient with acute Deep Vein Thrombosis (DVT) on Clexane (Enoxaparin) and Warfarin?
When should Rexulti (brexpiprazole) be administered?
Does a patent foramen ovale close by adulthood?
What is the recommended treatment regimen for intestinal amoebiasis caused by Entamoeba histolytica, including first‑line tissue‑active therapy, luminal agents, dosing, and alternatives for pregnancy, children, and metronidazole intolerance?
In a 32-year-old woman with moderate major depressive disorder, generalized anxiety disorder, weight gain on sertraline 75 mg, and inability to tolerate buspirone, does bupropion worsen anxiety?
With a coronary CT Agatston calcium score of 685 (left anterior descending 356, left circumflex 33, right coronary artery 296, left main artery 0), what is the risk category and recommended management?
For a type 2 diabetic with glycated hemoglobin ~6.6%, stage 3 chronic kidney disease (impaired renal function) and persistent hypotension who isn’t on any glucose‑lowering medication, should I start an SGLT‑2 inhibitor or what is the safest initial therapy?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.