Tezepelumab: Jenis dan Golongan Obat
Tezepelumab adalah antibodi monoklonal manusia (IgG2λ) yang termasuk dalam golongan biologik penghambat TSLP (thymic stromal lymphopoietin), digunakan sebagai terapi tambahan untuk asma berat yang tidak terkontrol. 1
Mekanisme Kerja
- Tezepelumab bekerja dengan memblokir aktivitas TSLP, yaitu sitokin yang berasal dari sel epitel dan menempati posisi hulu dalam kaskade inflamasi asma 1, 2
- Obat ini mengikat TSLP manusia dengan konstanta disosiasi 15,8 pM dan mencegah interaksinya dengan reseptor TSLP heterodimerik 1
- Dengan memblokir TSLP, tezepelumab mengurangi biomarker dan sitokin yang terkait dengan inflamasi, termasuk eosinofil darah, eosinofil submukosa saluran napas, IgE, FeNO, IL-5, dan IL-13 1
Karakteristik Farmakologi
- Tezepelumab adalah antibodi monoklonal manusia IgG2λ yang diproduksi dalam sel ovarium hamster Cina (CHO) melalui teknologi DNA rekombinan 1
- Berat molekul obat ini sekitar 147 kDa 1
- Sebagai antibodi monoklonal manusia, tezepelumab dieliminasi melalui katabolisme intraseluler dan tidak dimetabolisme oleh enzim hepatik 1
- Waktu paruh eliminasi sekitar 26 hari dengan bioavailabilitas absolut sekitar 77% setelah pemberian subkutan 1
Indikasi Klinis Berdasarkan Pedoman
- Untuk asma tipe 2 dan non-tipe 2: Tezepelumab efektif di semua fenotip asma yang diketahui, menjadikannya pilihan untuk asma tipe 2 maupun non-tipe 2 3
- Asma berat tidak terkontrol: Diindikasikan sebagai terapi tambahan pemeliharaan untuk asma berat pada pasien berusia 12 tahun ke atas 1
- Tezepelumab mengurangi eksaserbasi asma sebesar 55-83% terlepas dari kadar biomarker tipe 2 awal seperti eosinofil darah, FeNO, atau IgE total serum 4
Cara Pemberian
- Diberikan secara subkutan dengan dosis 210 mg setiap 4 minggu menggunakan auto-injector atau syringe pre-filled 3, 1
- Dapat disuntikkan di abdomen, paha, atau lengan atas 3
- Dua injeksi pertama harus dilakukan di rumah sakit untuk pelatihan dan pemantauan risiko minimal efek samping (anafilaksis) 3
- Setelah itu, pasien dapat melakukan injeksi sendiri 3
- Efek klinis dapat terlihat dalam hitungan minggu hingga bulan 3
Keunggulan Dibanding Biologik Lain
- Tezepelumab adalah biologik pertama yang berhasil mengobati eksaserbasi asma pada pasien dengan kadar eosinofil rendah 2
- Memblokir mediator hulu (TSLP) dapat memberikan dampak terapeutik yang lebih luas dibandingkan biologik yang menghambat sitokin hilir atau memblokir reseptornya 2
- Mengurangi hiperresponsivitas saluran napas terhadap manitol, menunjukkan bahwa blokade TSLP mungkin memiliki manfaat tambahan dalam asma di luar pengurangan inflamasi saluran napas tipe 2 5
Profil Keamanan Jangka Panjang
- Tezepelumab ditoleransi dengan baik hingga 2 tahun pengobatan dengan insiden kejadian merugikan 47,15-49,62 per 100 pasien-tahun 6
- Kejadian merugikan serius terjadi pada 7,85-13,14 per 100 pasien-tahun 6
- Efek samping yang mungkin terjadi termasuk artralgia, reaksi lokal, anafilaksis, dan infeksi saluran pernapasan atas 3