Penyebab Rambut Rontok pada Anak Usia 1 Tahun
Tinea capitis (infeksi jamur kulit kepala) adalah penyebab paling umum rambut rontok pada anak usia 1 tahun, diikuti oleh alopecia areata dan telogen effluvium. 1
Penyebab Utama Berdasarkan Pola Klinis
Rambut Rontok Berbentuk Bercak (Patchy Hair Loss)
- Tinea capitis menyebabkan 40% kasus rambut rontok pada anak-anak dan merupakan penyebab tersering, ditandai dengan bercak botak disertai sisik, kemerahan, atau peradangan pada kulit kepala 1
- Alopecia areata menyebabkan 26,2% kasus, ditandai dengan bercak botak bulat tanpa peradangan, dengan "exclamation mark hairs" (rambut pendek patah) di tepi bercak yang sedang meluas 2, 1
- Trichotillomania (kebiasaan mencabut rambut sendiri) menunjukkan pola rambut rontok tidak lengkap dengan rambut patah yang masih tertanam kuat 2
Rambut Rontok Menyeluruh (Diffuse Hair Loss)
- Telogen effluvium menyebabkan 17,6% kasus, dipicu oleh stres fisiologis seperti demam tinggi, penyakit berat, atau defisiensi nutrisi 1
- Defisiensi nutrisi terutama zat besi dan zinc sangat penting dipertimbangkan pada anak di negara berkembang 1
Kondisi Fisiologis Normal
- Transient neonatal hair loss adalah kerontokan rambut sementara yang normal terjadi pada bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan 3
Pendekatan Diagnostik Sistematis
Pemeriksaan Fisik yang Harus Dilakukan
- Periksa pola kerontokan: bercak tunggal/multipel versus menyeluruh 4, 5
- Cari tanda peradangan: sisik, kemerahan, atau nyeri pada kulit kepala yang mengarah ke tinea capitis 1
- Identifikasi "exclamation mark hairs" yang patognomonik untuk alopecia areata 2
- Periksa kuku untuk mencari pitting atau ridging yang terjadi pada 10% pasien alopecia areata 2
Pemeriksaan Penunjang yang Diperlukan
- Kultur jamur wajib dilakukan jika ada kecurigaan tinea capitis sebelum memulai pengobatan, karena diagnosis klinis saja sering keliru 2
- Pemeriksaan TSH dan free T4 untuk menyingkirkan disfungsi tiroid yang dapat menyebabkan kerontokan rambut 2, 6
- Kadar vitamin D, zinc, dan ferritin serum untuk mendeteksi defisiensi nutrisi yang dapat diperbaiki 2
- Darah lengkap dengan hemoglobin untuk skrining kelainan hematologi atau nutrisi 6
Tanda Bahaya yang Memerlukan Evaluasi Lebih Lanjut
- Rambut beruban prematur disertai perubahan kuku/kulit, gangguan pendengaran, atau tanda penuaan dini memerlukan skrining mutasi TERT/TERC karena risiko kanker sistemik yang meningkat 6
- Perawakan pendek, kelainan wajah dismorfik, atau hipoplasia ibu jari mengarah ke Fanconi anemia atau dyskeratosis congenita 6
Perangkap Umum yang Harus Dihindari
- Jangan memulai pengobatan antijamur tanpa konfirmasi kultur jamur terlebih dahulu, karena kegagalan pengobatan paling sering disebabkan oleh diagnosis yang salah 2
- Jangan mengabaikan dampak psikologis pada anak dan keluarga, bahkan pada usia 1 tahun, karena dapat mempengaruhi perkembangan anak 7
- Jangan memesan pemeriksaan laboratorium berlebihan jika diagnosis sudah jelas secara klinis, misalnya pada alopecia areata dengan gambaran dermoskopi yang khas 2
- Ingat bahwa 34-50% kasus alopecia areata sembuh spontan dalam 1 tahun tanpa pengobatan, sehingga observasi adalah pilihan yang sah untuk penyakit terbatas 2, 8