What are the possible causes of hair loss in a child older than one year?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 13, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab Rambut Rontok pada Anak di Atas 1 Tahun

Tinea capitis (infeksi jamur kulit kepala) adalah penyebab paling umum rambut rontok pada anak-anak, diikuti oleh alopecia areata dan telogen effluvium. 1

Penyebab Utama Berdasarkan Pola Klinis

Rambut Rontok Berbentuk Bercak (Patchy Hair Loss)

  • Tinea capitis menyebabkan 40% kasus rambut rontok pada anak-anak dan ditandai dengan bercak rambut rontok disertai kulit kepala yang meradang dan bersisik 1
  • Alopecia areata menyebabkan 26,2% kasus dan merupakan kondisi autoimun yang menghasilkan bercak rambut rontok tanpa jaringan parut, dengan ciri khas "exclamation mark hairs" (rambut pendek patah di tepi bercak) 2, 3, 1
  • Trichotillomania (kebiasaan mencabut rambut sendiri) menunjukkan rambut rontok tidak sempurna dengan rambut patah yang masih tertanam kuat 2, 3

Rambut Rontok Menyeluruh (Diffuse Hair Loss)

  • Telogen effluvium menyebabkan 17,6% kasus dan dipicu oleh stres fisiologis atau emosional, penyakit, operasi, atau penurunan berat badan cepat 2, 1
  • Defisiensi nutrisi termasuk kekurangan zat besi, zinc, vitamin D, dan folat dapat menyebabkan rambut rontok difus 2, 1
  • Penyakit tiroid (hipotiroidisme) adalah penyebab umum yang harus dipertimbangkan 2, 3

Penyebab Lain yang Penting

  • Traction alopecia akibat gaya rambut yang terlalu ketat atau tarikan berulang 1
  • Anagen effluvium akibat obat-obatan, terutama kemoterapi 2
  • Kelainan kongenital pada batang rambut atau kondisi sindromik 4, 5

Pendekatan Diagnostik

Pemeriksaan Klinis Kunci

  • Periksa pola rambut rontok: bercak menunjukkan alopecia areata atau tinea capitis, sedangkan difus menunjukkan telogen effluvium 2, 6
  • Cari "exclamation mark hairs" dengan dermoskopi—ini patognomonik untuk alopecia areata 2, 3
  • Periksa kulit kepala untuk peradangan atau sisik yang menunjukkan tinea capitis 2, 3
  • Periksa kuku untuk pitting atau ridging (terjadi pada 10% pasien alopecia areata) 2, 6

Pemeriksaan Laboratorium yang Ditargetkan

Untuk alopecia areata yang jelas secara klinis, pemeriksaan laboratorium tidak diperlukan 2, 3

Pertimbangkan pemeriksaan laboratorium hanya jika:

  • Kultur jamur jika dicurigai tinea capitis (ada peradangan atau sisik kulit kepala) 2, 3
  • Serum ferritin jika dicurigai defisiensi zat besi (optimal ≥60 ng/mL untuk pertumbuhan rambut) 2, 3
  • Vitamin D jika dicurigai defisiensi (70% pasien alopecia areata memiliki kadar <20 ng/mL) 2, 3
  • TSH dan free T4 jika dicurigai penyakit tiroid 2, 3
  • Biopsi kulit kepala hanya jika diagnosis tidak pasti atau dicurigai alopecia sikatrik 2, 3

Pendekatan Manajemen Berdasarkan Diagnosis

Untuk Alopecia Areata Terbatas

  • Observasi dengan reassurance adalah pilihan pertama yang sah, karena 34-50% pasien sembuh dalam satu tahun tanpa pengobatan 2, 6, 3
  • Pertumbuhan rambut tidak dapat diharapkan dalam 3 bulan pertama setelah bercak baru muncul 6, 3
  • Intralesional kortikosteroid (triamcinolone acetonide 5-10 mg/mL) dapat digunakan jika pengobatan diinginkan, tetapi sering tidak ditoleransi dengan baik pada anak-anak 6, 3

Untuk Tinea Capitis

  • Memerlukan terapi antijamur oral—pengobatan topikal tidak cukup 2, 3
  • Kultur jamur wajib dilakukan sebelum memulai pengobatan 2

Untuk Telogen Effluvium

  • Identifikasi dan atasi pemicu yang mendasari (stres, penyakit, defisiensi nutrisi) 2
  • Suplementasi nutrisi jika ditemukan defisiensi 2

Peringatan Penting

  • Jangan memesan panel autoimun ekstensif ketika diagnosis alopecia areata sudah jelas secara klinis 6, 3
  • Jangan mengabaikan trichotillomania, yang memerlukan konseling psikologis bukan pengobatan imunologik 3
  • Jangan meremehkan dampak psikologis rambut rontok pada anak—pertimbangkan rujukan kesehatan mental jika anak menarik diri atau mengalami harga diri rendah 6, 3
  • Jangan menjanjikan kesembuhan permanen, karena perjalanan penyakit tidak dapat diprediksi dan kekambuhan sering terjadi 3

Kapan Merujuk ke Spesialis

  • Diagnosis tidak pasti setelah pemeriksaan klinis dan dermoskopi 2
  • Alopecia areata ekstensif atau progresif cepat 6
  • Dicurigai alopecia sikatrik (scarring alopecia) 2
  • Dampak psikososial yang signifikan 3

References

Guideline

Hair Loss Causes and Diagnostic Approach

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Diagnosis and Management of Alopecia Areata in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Diagnosis and management of hair loss in children.

Current opinion in pediatrics, 2016

Research

Optimal management of hair loss (alopecia) in children.

American journal of clinical dermatology, 2003

Guideline

Diagnosis and Management of Hair Loss

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.