Suplemen dan Obat untuk Program Hamil (Promil)
Semua wanita usia reproduktif yang merencanakan kehamilan harus mengonsumsi asam folat 400–800 mcg setiap hari dimulai minimal 1–3 bulan sebelum konsepsi, dikombinasikan dengan multivitamin prenatal yang mengandung zat besi, vitamin D, kalsium, dan mikronutrien penting lainnya. 1, 2
Suplementasi Asam Folat (Prioritas Utama)
Dosis Standar untuk Risiko Rendah
- Asam folat 400–800 mcg (0,4–0,8 mg) per hari untuk wanita dengan risiko rendah, dimulai minimal 1 bulan sebelum konsepsi dan dilanjutkan hingga trimester pertama 1, 2, 3
- Suplementasi ini mengurangi risiko neural tube defects hingga 50–72% 2, 3
- Tabung saraf janin menutup dalam 28 hari setelah konsepsi, seringkali sebelum wanita menyadari kehamilannya, sehingga suplementasi harus dimulai sebelum hamil 2, 3
Dosis Tinggi untuk Risiko Tinggi
- Asam folat 4–5 mg per hari untuk wanita dengan faktor risiko tinggi, dimulai minimal 3 bulan sebelum konsepsi 1, 2, 4
- Faktor risiko tinggi meliputi: 1, 2, 3
- Riwayat kehamilan sebelumnya dengan neural tube defect
- Riwayat pribadi atau keluarga tingkat pertama dengan neural tube defect
- Diabetes tipe 1 atau tipe 2
- Obesitas dengan BMI > 30 kg/m²
- Penggunaan obat antiepilepsi (valproat, karbamazepin, lamotrigin)
- Dosis tinggi dilanjutkan hingga 12 minggu kehamilan, kemudian diturunkan ke dosis standar 400 mcg per hari 1, 2, 4
Multivitamin dan Mineral Prenatal
Multivitamin prenatal harus dimulai 3–6 bulan sebelum konsepsi dan dilanjutkan sepanjang kehamilan, dengan kandungan minimal: 1, 5
| Nutrisi | Dosis Harian yang Direkomendasikan |
|---|---|
| Zat Besi (elemental) | 45–60 mg [1,5] |
| Vitamin D | >40 mcg (1000 IU) untuk mencapai kadar serum ≥50 nmol/L [1,5] |
| Kalsium | 1200–1500 mg dalam dosis terbagi (termasuk asupan makanan) [1,5] |
| Zinc | 8–15 mg [1] |
| Tembaga (Copper) | 2 mg [1] |
| Selenium | 50 mcg [1] |
| Thiamine (Vitamin B1) | >12 mg [1] |
| Vitamin E | 15 mg [1] |
| Beta-karoten (pro-vitamin A) | 5000 IU [1] |
| Vitamin B12 | 2,6 mcg [4] |
Peringatan Penting tentang Vitamin A
- Hindari bentuk retinol (preformed vitamin A) selama kehamilan karena risiko teratogenik 1
- Gunakan hanya bentuk beta-karoten sebagai sumber vitamin A 1, 5
Algoritma Klinis untuk Suplementasi Promil
Langkah 1: Penilaian Risiko
Identifikasi faktor risiko tinggi: 1, 2
- Riwayat neural tube defect pada kehamilan sebelumnya
- Riwayat pribadi/keluarga neural tube defect
- Diabetes tipe 1 atau 2
- BMI > 30 kg/m²
- Penggunaan obat antiepilepsi
Langkah 2: Penentuan Dosis Asam Folat
- Risiko Tinggi: Asam folat 4–5 mg/hari dimulai 3 bulan sebelum konsepsi 1, 2, 4
- Risiko Rendah: Asam folat 400–800 mcg/hari dimulai 1 bulan sebelum konsepsi 1, 2, 3
Langkah 3: Tambahkan Multivitamin Prenatal
Mulai multivitamin dengan kandungan seperti tabel di atas, 3–6 bulan sebelum konsepsi 1, 5
Langkah 4: Optimalisasi Nutrisi
- Konsumsi diet seimbang kaya folat, buah-buahan, sayuran, makanan kaya zat besi dan kalsium 1, 5, 6
- Capai berat badan ideal (BMI 19,8–26,0 kg/m²) sebelum konsepsi 5
Obat-obatan yang Perlu Dihindari atau Disesuaikan
Obat yang Harus Dihentikan Sebelum Konsepsi
- Isotretinoin (Accutane®) untuk jerawat - menyebabkan keguguran dan cacat lahir 1, 3
- Warfarin - teratogenik, ganti dengan antikoagulan non-teratogenik 1
- Asam valproat - risiko tinggi neural tube defects, turunkan dosis atau ganti obat 1, 3
Kondisi Medis yang Memerlukan Optimalisasi
- Diabetes: Kontrol glikemik optimal dengan target HbA1C ≤7% sebelum konsepsi untuk mengurangi risiko anomali kongenital 1, 5
- Hipertensi: Tinjau dan sesuaikan obat antihipertensi, hindari ACE inhibitor dan ARB 1
- Hipotiroidisme: Dosis levothyroxine perlu disesuaikan untuk perkembangan neurologis janin yang optimal 1
Intervensi Tambahan Penting
Imunisasi
- Vaksinasi hepatitis B untuk wanita berisiko 1, 5, 3
- Vaksinasi rubella untuk wanita seronegatif 1, 3
- Vaksinasi varicella jika belum kebal 5
- Perbarui vaksin tetanus-difteri-pertusis (Tdap) dan influenza 5
Skrining Infeksi
- Skrining HIV, sifilis, hepatitis B, gonore, dan klamidia sesuai indikasi 1, 5
- Deteksi dini dan pengobatan mencegah komplikasi kehamilan 1
Gaya Hidup
- Hentikan konsumsi alkohol sepenuhnya - tidak ada waktu yang aman untuk minum alkohol selama kehamilan 1, 5
- Berhenti merokok - meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir rendah 1, 5
- Aktivitas fisik teratur minimal 30 menit, 5 hari/minggu 5
- Tidur berkualitas 7–9 jam per malam 5
Peringatan Klinis Penting
Jangan Overdosis Multivitamin
- Wanita yang memerlukan asam folat >1 mg tidak boleh mengonsumsi lebih dari 1 tablet multivitamin per hari 4
- Tambahkan tablet asam folat saja (tanpa multivitamin) untuk mencapai dosis yang diinginkan 4
Waktu Memulai Sangat Kritis
- Sekitar 50% kehamilan tidak direncanakan, sehingga semua wanita usia reproduktif harus mengonsumsi asam folat 2, 3
- Suplementasi harus dimulai sebelum konsepsi, bukan setelah mengetahui hamil 2, 3