Gambaran Endoskopi Gastritis Autoimun Mirip dengan Gastritis Atrofik Kronik
Ya, gambaran endoskopi gastritis autoimun (autoimmune gastritis/AIG) pada dasarnya menunjukkan gambaran gastritis atrofik kronik, dengan ciri khas karakteristik endoskopi yang sama meliputi mukosa yang pucat, hilangnya lipatan rugae lambung, dan prominensi pembuluh darah submukosa akibat penipisan epitel lambung yang atrofi. 1
Gambaran Endoskopi Khas yang Sama
Baik gastritis autoimun maupun gastritis atrofik kronik menunjukkan gambaran endoskopi yang serupa:
Temuan Endoskopi Dasar
- Mukosa tampak pucat - akibat hilangnya kelenjar oksintik dan penipisan mukosa 1
- Hilangnya lipatan rugae lambung - terutama di korpus dan fundus 1
- Prominensi pembuluh darah submukosa - terlihat jelas karena penipisan epitel lambung yang atrofi 1
Temuan Metaplasia Intestinal
- Area dengan metaplasia intestinal tampak sedikit noduler pada HD-WLE (high-definition white light endoscopy) 1
- Pada magnifying NBI (narrow-band imaging), terdapat tanda karakteristik:
Perbedaan Penting: Pola Distribusi Topografis
Meskipun gambaran endoskopi dasarnya mirip, perbedaan kunci terletak pada distribusi anatomis atrofi:
Gastritis Autoimun (AIG)
- Pola korpus-predominan dengan sparing antrum - ini adalah ciri khas yang membedakan AIG 1
- Atrofi dan perubahan inflamasi terutama di korpus dan fundus 1
- Area antrum umumnya tidak atau hanya sedikit atrofi 2
Gastritis Atrofik H. pylori
- Atrofi dapat melibatkan antrum dan korpus 1
- Pola distribusi lebih bervariasi tergantung stadium penyakit 1
Temuan Endoskopi Tambahan pada AIG
Studi terbaru dari Jepang mengidentifikasi gambaran endoskopi tambahan pada AIG:
- Sisa mukosa oksintik - ditemukan pada ≥30% kasus 3
- Mukus padat yang melekat - ditemukan pada ≥30% kasus 3
- Polip hiperplastik - ditemukan pada ≥20% kasus 3
- White globe appearance (WGA) pada image-enhanced endoscopy - terlihat pada 32% kasus AIG 3
Peringatan Penting: Stadium Awal AIG
Caveat kritis: Pada stadium awal AIG, gambaran endoskopi dapat tampak normal meskipun sudah ada perubahan histopatologis 4:
- Pasien dapat memiliki antibodi positif (anti-parietal cell antibody, anti-intrinsic factor antibody) 4
- Gastrin meningkat 4
- Namun secara endoskopi tidak terlihat perubahan atrofi atau inflamasi 4
- Histopatologi menunjukkan perubahan atrofi ringan dengan infiltrasi limfositik 4
Gambaran endoskopi stadium awal yang dilaporkan meliputi:
- "Mosaic pattern dengan sedikit pembengkakan areae gastricae" 3
- "Mukosa kelenjar fundus yang difus kemerahan dan edematous" 3
- "Nodul pseudopolip-like" 3
Implikasi Klinis dan Manajemen
Konfirmasi Diagnosis
Diagnosis tidak boleh hanya berdasarkan gambaran endoskopi - diperlukan konfirmasi histopatologi dengan biopsi topografis 1, 5, 6, 7:
- 2 biopsi dari korpus (kurvatura mayor dan minor) 5, 6
- 2 biopsi dari antrum (kurvatura mayor dan minor) 5, 6
- 1 biopsi dari incisura angularis 5, 6
- Tempatkan dalam 2 wadah terpisah berlabel "antrum/incisura" dan "korpus" 5
Evaluasi Tambahan
Pada pasien dengan gambaran endoskopi konsisten dengan AIG:
- Periksa antibodi: anti-parietal cell antibody (PCA) dan anti-intrinsic factor antibody (IFA) 1, 5, 6
- Evaluasi defisiensi mikronutrien: vitamin B12 dan besi (terlepas dari ada tidaknya anemia) 1, 5, 6, 7
- Skrining penyakit autoimun tiroid 1, 5, 6
- Tes H. pylori dan eradikasi jika positif 1, 5, 6, 7
Surveilans
- Gastritis atrofik lanjut: endoskopi surveilans setiap 3 tahun 1, 5, 6, 7
- AIG: interval berdasarkan penilaian risiko individual, umumnya setiap 3 tahun 1, 5, 6
- Evaluasi untuk tumor neuroendokrin (NET) - risiko 0.4-0.7% per tahun 6, 7
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan mengandalkan gambaran endoskopi saja - selalu konfirmasi dengan histopatologi 1, 5, 6, 7
- Jangan abaikan kasus dengan endoskopi normal - stadium awal AIG dapat tidak terlihat secara endoskopi 4, 3
- Jangan lupa evaluasi defisiensi besi - dapat terjadi sebelum defisiensi B12, pada hingga 50% pasien 5, 6
- Antibodi negatif tidak menyingkirkan AIG - kasus seronegatif telah dilaporkan 8