What are the emergency management guidelines for chronic kidney disease according to the Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kegawatdaruratan pada Penyakit Ginjal Kronik (PGK)

Situasi yang Memerlukan Rujukan Segera ke Spesialis Nefrologi

Pasien PGK harus segera dirujuk ke layanan nefrologi spesialis ketika mengalami komplikasi yang tidak dapat dikontrol, penurunan fungsi ginjal yang cepat, atau gejala uremik yang mengancam jiwa. 1

Indikasi Rujukan Emergensi Berdasarkan Fungsi Ginjal

  • eGFR <30 ml/menit per 1,73 m² memerlukan rujukan untuk persiapan terapi pengganti ginjal 1
  • Penurunan GFR yang berkelanjutan >20-30%, terutama pada pasien yang baru memulai terapi hemodinamik aktif, merupakan tanda bahaya yang memerlukan evaluasi segera 1
  • Risiko 5 tahun memerlukan terapi pengganti ginjal >3-5% berdasarkan alat prediksi yang tervalidasi memerlukan perencanaan dan persiapan segera 1

Komplikasi Metabolik yang Memerlukan Penanganan Darurat

Hipertensi refrakter dengan ≥4 agen antihipertensi yang tidak terkontrol memerlukan manajemen spesialis segera 1

Abnormalitas kalium persisten yang tidak dapat dikoreksi dengan terapi standar merupakan keadaan darurat karena risiko aritmia fatal 1

Asidosis metabolik yang tidak terkontrol memerlukan intervensi segera, terutama jika bikarbonat serum <18 mmol/L 1

Anemia, penyakit tulang, dan malnutrisi yang persisten meskipun sudah mendapat terapi memerlukan evaluasi spesialis 1

Gejala Uremik yang Mengancam Jiwa

Gejala uremik berat (penurunan nafsu makan, mual, kelelahan/letargi ekstrem, perubahan status mental, pruritus berat) harus dinilai pada setiap konsultasi menggunakan alat penilaian terstandarisasi 1, 2

  • Muntah dan diare pada pasien PGK memerlukan penilaian segera untuk gejala uremik yang memerlukan dialisis darurat 2
  • Periksa tanda vital ortostatik untuk mendeteksi deplesi volume, yang sangat kritis pada pasien PGK dengan nefropati poliurik atau salt-wasting 2
  • Jangan berasumsi natrium serum normal menyingkirkan deplesi volume pada PGK salt-wasting, karena pasien ini memerlukan suplementasi natrium meskipun laboratorium normal 2

Temuan Laboratorium dan Urin yang Memerlukan Rujukan Segera

Albuminuria signifikan (ACR ≥300 mg/g atau ≥30 mg/mmol) dikombinasi dengan hematuria memerlukan evaluasi segera 1

Peningkatan albuminuria ≥2 kali lipat pada pasien dengan albuminuria signifikan yang sedang dalam pemantauan 1

ACR konsisten >700 mg/g (>70 mg/mmol) memerlukan rujukan untuk evaluasi dan manajemen lebih lanjut 1

Red cell casts urin atau RBC >20 per lapangan pandang tinggi yang persisten dan tidak mudah dijelaskan 1

Manajemen Keamanan Obat dalam Situasi Darurat

Penyesuaian Dosis dan Monitoring

Tinjau semua obat untuk penyesuaian dosis yang sesuai dengan PGK sebelum memulai pengobatan simptomatik pada pasien PGK yang datang dengan keluhan akut 2

  • Monitor eGFR, elektrolit, dan kadar obat terapeutik pada pasien PGK yang menerima obat dengan jendela terapeutik sempit, potensi efek samping, atau nefrotoksisitas 1
  • Untuk obat yang memerlukan akurasi tinggi dalam pengambilan keputusan (misalnya dosis karena rentang terapeutik atau toksik sempit), gunakan persamaan yang menggabungkan kreatinin dan cystatin C, atau GFR terukur 1

Obat yang Harus Dihentikan Sementara

**Hentikan metformin jika eGFR <30 mL/menit/1,73 m²** karena risiko asidosis laktat; tahan sampai eGFR >40 mL/menit/1,73 m² 2

Pertimbangkan penghentian terencana ACEi, ARB, dan SGLT2i dalam 48-72 jam sebelum operasi elektif atau selama manajemen akut efek samping sebagai tindakan pencegahan 1

  • Komunikasikan rencana yang jelas kapan harus memulai kembali obat yang dihentikan kepada pasien dan penyedia layanan kesehatan, serta pastikan dokumentasi dalam rekam medis 1
  • Kegagalan memulai kembali obat-obat ini setelah kejadian atau prosedur dapat menyebabkan bahaya yang tidak disengaja 1

Obat yang Harus Dihindari Sepenuhnya

NSAID tidak boleh pernah diresepkan pada pasien PGK karena risiko nefrotoksisitas, menyebabkan cedera ginjal akut dan memperburuk gagal jantung 3, 4

Hindari obat nefrotoksik dan sesuaikan dosis obat (misalnya banyak antibiotik dan agen hipoglikemik oral) 4

Manajemen Cairan dalam Keadaan Darurat

Berikan cairan IV dengan hati-hati: NaCl 0,9% normal saline atau natrium bikarbonat (154 mEq/L) untuk resusitasi volume 2

  • Berikan air bebas dan natrium tambahan untuk pasien dengan bentuk PGK poliurik salt-wasting untuk menghindari deplesi intravaskular kronis 2
  • Nilai status asam-basa secara berkala untuk menyesuaikan pengobatan 2

Dukungan Nutrisi dalam Situasi Akut

Pertimbangkan pemberian makan melalui nasogastrik atau gastrostomi untuk pasien dengan muntah berat dan malnutrisi, terutama pada pasien PGK pediatrik dengan penyakit salt-wasting 2

  • Pertahankan asupan protein diet sekitar 0,8 g/kg/hari sesuai rekomendasi WHO untuk populasi umum 2
  • Batasi asupan natrium hingga <2 g/hari (<5 g natrium klorida) setelah status volume dipulihkan 2
  • Skrining malnutrisi dua kali setahun menggunakan alat penilaian tervalidasi untuk pasien PGK G4-G5, usia >65 tahun, atau dengan gejala penurunan berat badan involunter, kelemahan, atau nafsu makan buruk 1

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

Jangan abaikan penyebab primer PGK saat memulai modifikasi diet, karena uropati obstruktif dan displasia ginjal memerlukan manajemen yang berlawanan dibandingkan dengan penyakit glomerular 2

Jangan berasumsi gejala gastrointestinal jinak—gejala tersebut mungkin merepresentasikan toksisitas uremik yang memerlukan dialisis 2

Jangan hentikan obat esensial PGK (SGLT2 inhibitor, RAS inhibitor) kecuali kontraindikasi, bahkan dalam situasi akut 5

Lakukan tinjauan obat menyeluruh secara berkala dan pada transisi perawatan untuk menilai kepatuhan, indikasi berkelanjutan, dan potensi interaksi obat karena pasien PGK sering memiliki regimen obat yang kompleks 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Vomiting and Diarrhea in Chronic Kidney Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Menorrhagia in CKD Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Managing Allergies in Patients with Chronic Kidney Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the appropriate management plan for a patient with advanced chronic kidney disease, presenting with symptoms such as generalized swelling, vomiting, dizziness, fatigue, shortness of breath, decreased urine output, and back pain, with laboratory results showing impaired renal function, hyperkalemia, hyponatremia, hypocalcemia, and significant proteinuria?
What is the recommended management plan for a patient with Stage 3b Chronic Kidney Disease (CKD), proteinuria, and hyperglycemia, with lab results indicating impaired renal function, hyperglycemia, and reduced renal clearance?
What are the 4 pillars of renal health management in patients with chronic kidney disease (CKD)?
What are the key recommendations from the 2025 nephrology guidelines for managing patients with Chronic Kidney Disease (CKD)?
How to manage allergies in patients with Chronic Kidney Disease (CKD)?
What are the normal ST‑segment levels at the first‑minute (Recovery 1) and third‑minute (Recovery 3) periods during a treadmill exercise test?
What is the pharmacology of ketamine, including its mechanism of action, pharmacokinetics, dosing for anesthesia, analgesia, and treatment‑resistant depression, adverse effects, contraindications, and alternative therapies?
Can oseltamivir (Tamiflu) be used to treat influenza B?
In adult cardiac arrest with refractory ventricular fibrillation, does spacing lidocaine two minutes apart from epinephrine (instead of giving them together at the standard 3–5‑minute interval) affect survival, return of spontaneous circulation, or neurological outcome?
Why are patients with chronic kidney disease, especially those on dialysis or immunosuppressive therapy, at increased risk of infection?
What is the appropriate routine care of the umbilical cord stump in a newborn who recently fell, assuming no obvious trauma?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.