Why are patients with chronic kidney disease, especially those on dialysis or immunosuppressive therapy, at increased risk of infection?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Mengapa Pasien CKD Mudah Terkena Infeksi

Pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD) memiliki risiko infeksi 3-4 kali lebih tinggi dibandingkan populasi umum karena disfungsi sistem imun bawaan dan adaptif yang progresif seiring penurunan fungsi ginjal. 1

Mekanisme Utama Peningkatan Kerentanan Infeksi

Disfungsi Sistem Imun yang Kompleks

  • Gangguan fungsi sel T, sel B, dan neutrofil terjadi pada semua stadium CKD, bahkan pada stadium ringan hingga sedang, yang secara substansial meningkatkan risiko infeksi. 2

  • Pergeseran epigenetik dari sel punca hematopoietik mengakibatkan dominasi jalur sel myeloid dibanding limfoid, menyebabkan penuaan imunologis yang tidak dapat diperbaiki bahkan dengan terapi pengganti ginjal atau transplantasi. 3

  • Akumulasi toksin uremik, stres oksidatif meningkat, disfungsi endotel, dan inflamasi derajat rendah kronis secara kolektif merusak respons imun normal. 2

Faktor Risiko Spesifik pada Pasien CKD

  • Malnutrisi dan indeks massa tubuh obesitas meningkatkan risiko infeksi oportunistik secara signifikan. 4

  • Usia lanjut dan komorbiditas seperti diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular berkontribusi pada peningkatan kerentanan infeksi pada populasi CKD. 2, 4

  • Aktivitas penyakit yang sedang berlangsung meningkatkan risiko infeksi; setiap peningkatan 100 poin pada indeks aktivitas penyakit dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi oportunistik sebesar 30%. 4

Status Imunosupresi pada CKD

Imunosupresi Intrinsik

  • Pasien CKD secara inheren mengalami imunosupresi bahkan tanpa terapi imunosupresif, dengan gangguan reaksi normal sistem imun bawaan dan adaptif yang mempredisposisi peningkatan risiko infeksi, kanker terkait virus, dan respons vaksin yang berkurang. 3

  • Inflamasi kronis berperan sentral dalam progresi CKD dan akselerasi komplikasi terkait CKD, termasuk aterosklerosis, penyakit kardiovaskular, dan proses penuaan. 5

Imunosupresi Iatrogenik

  • Pasien transplantasi ginjal dengan terapi imunosupresif memiliki risiko infeksi yang jauh lebih tinggi, terutama infeksi yang disebabkan oleh bakteri penyebab penyakit bawaan makanan seperti Escherichia coli, Salmonella, dan Listeria monocytogenes. 4

  • Inhibitor asiditas lambung yang sering diberikan pasca transplantasi dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi intestinal dan respiratorik. 4

Manifestasi Klinis dan Dampak

Tingkat Hospitalisasi Infeksi

  • Tingkat hospitalisasi akibat pneumonia, sepsis/bakteremia, dan infeksi saluran kemih pada populasi CKD adalah 3-4 kali lebih tinggi dibandingkan populasi non-CKD, dengan luaran pasien yang jauh lebih buruk. 1

  • Komplikasi infeksi merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien dengan penyakit ginjal stadium akhir, berkontribusi pada biaya perawatan kesehatan yang berlebihan. 2, 1

Infeksi Spesifik pada Pasien Dialisis

  • Pasien hemodialisis berisiko lebih besar terhadap berbagai jenis infeksi karena status imunokompromi mereka, dengan sepertiga pasien gagal ginjal menderita infeksi. 4

  • Endokarditis infektif adalah salah satu penyebab paling umum peningkatan mortalitas dan morbiditas pada pasien CKD. 4

  • Septicemia dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian kardiovaskular pada pasien dialisis. 4

Strategi Pencegahan yang Penting

Vaksinasi

  • Vaksin influenza dan pneumokokus adalah strategi pencegahan yang paling layak dan penting, namun tingkat vaksinasi influenza hanya 52% (target 90%) dan vaksinasi pneumonia pneumokokus hanya 13,5%. 1

  • Respons antibodi terhadap vaksinasi mungkin berkurang pada pasien CKD, sehingga strategi pemberian vaksin (dosis dan frekuensi) perlu dioptimalkan. 2

Keamanan Makanan untuk Pasien Imunosupresi

  • Pasien CKD stadium 1-5T yang imunosupresi harus menghindari makanan berisiko tinggi termasuk buah dan sayuran segar yang tidak dimasak, susu yang tidak dipasteurisasi, keju lunak, telur mentah, daging mentah, unggas mentah, ikan mentah, dan makanan laut mentah. 4

  • Praktik penanganan makanan yang aman meliputi mencuci tangan, memisahkan makanan mentah dari makanan siap saji, memasak pada suhu yang tepat, dan mendinginkan makanan dengan segera. 4

Peringatan Klinis Penting

  • Inflamasi kronis pada CKD tidak sepenuhnya reversibel dengan terapi pengganti ginjal, termasuk transplantasi ginjal, karena modifikasi epigenetik pada sel punca hematopoietik. 3

  • Penyakit kardiovaskular dan infeksi secara langsung atau tidak langsung terkait dengan respons imun yang berubah, dan bersama-sama menyumbang hingga 70% dari semua kematian pada pasien dengan disfungsi ginjal kronis. 3

  • Penggunaan kateter dialisis yang lebih sedikit dan peningkatan tingkat vaksinasi dapat secara signifikan meningkatkan pencegahan komplikasi infeksi mayor. 1

References

Research

Infectious complications in chronic kidney disease.

Advances in chronic kidney disease, 2006

Research

Immune Dysfunction and Risk of Infection in Chronic Kidney Disease.

Advances in chronic kidney disease, 2019

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Related Questions

What are the seven most common acute emergencies in patients with chronic kidney disease?
What are the key concepts in managing chronic kidney disease (CKD)?
What is the best course of management for a patient in their late 70s with a history of COPD, coronary artery disease, hypertension, hyperlipidemia, hypothyroidism, chronic kidney disease stage 3, protein-calorie malnutrition, depression, generalized anxiety disorder, cerebral infarction, left hemiplegia/hemiparesis, blindness, tobacco use disorder, neuralgia, neuritis, and current acute kidney injury, sepsis, and atypical pneumonia?
What laboratory test should be ordered first for a patient with chronic kidney disease (CKD) presenting with fatigue, weakness, and occasional shortness of breath?
What is the most common cause of death in a patient with Chronic Kidney Disease (CKD)?
Can oseltamivir (Tamiflu) be used to treat influenza B?
What are the emergency management guidelines for chronic kidney disease according to the Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)?
In adult cardiac arrest with refractory ventricular fibrillation, does spacing lidocaine two minutes apart from epinephrine (instead of giving them together at the standard 3–5‑minute interval) affect survival, return of spontaneous circulation, or neurological outcome?
What is the appropriate routine care of the umbilical cord stump in a newborn who recently fell, assuming no obvious trauma?
When is oral linezolid indicated for a MRSA cutaneous abscess, and what are the recommended dose and monitoring parameters?
What is the recommended dosage of Duolin (ipratropium bromide and albuterol) for adults, adolescents, and children aged 4–11 years?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.