What is the likely diagnosis and appropriate discharge management for a patient with unilateral left‑sided headache, marked photophobia, and a red conjunctival eye without red‑flag features?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Nyeri Kepala Sebelah Kiri dengan Fotofobia dan Konjungtiva Merah

Pasien ini memerlukan rujukan oftalmologi segera karena kombinasi nyeri kepala, fotofobia berat, dan mata merah menunjukkan kemungkinan uveitis anterior atau keratitis yang dapat mengancam penglihatan jika tidak ditangani dengan cepat.

Diagnosis Banding Utama

Berdasarkan presentasi klinis, diagnosis yang paling mungkin adalah:

Uveitis Anterior (Iritis)

  • Uveitis anterior adalah penyebab paling umum dari kombinasi nyeri mata, fotofobia berat, dan mata merah unilateral pada dewasa usia 20-50 tahun 1
  • Gejala khas meliputi nyeri mata, penglihatan kabur, fotofobia, dan kemerahan konjungtiva 1
  • Peringatan penting: Uveitis dapat bersifat "silent" tanpa gejala akut yang jelas, namun tetap dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak diobati 2

Keratitis (Viral atau Bakterial)

  • Nyeri dikombinasikan dengan fotofobia mengindikasikan keterlibatan kornea 3, 4
  • Keratitis bakterial menunjukkan infiltrat stromal supuratif, defek epitel, dan reaksi bilik mata depan dengan nyeri, fotofobia, dan penglihatan kabur sebagai gejala kardinal 3
  • Keratitis herpes simpleks dapat menyebabkan komplikasi devastatif termasuk keratitis stromal, jaringan parut kornea, perforasi, dan kehilangan penglihatan 3

Pemeriksaan yang Harus Dilakukan SEBELUM Terapi

JANGAN memulai terapi apapun sebelum pemeriksaan oftalmologi lengkap karena:

  • Memulai antibiotik topikal atau kortikosteroid sebelum pemeriksaan dapat memperburuk infeksi herpetik dan menutupi diagnosis akurat 3
  • Kortikosteroid tidak boleh dimulai sebelum pemeriksaan yang tepat karena dapat memperburuk keratitis infeksius dari Acanthamoeba, Nocardia, jamur, atau HSV 3

Komponen Pemeriksaan Esensial

  • Pengukuran tajam penglihatan 3
  • Pemeriksaan eksternal (kelenjar getah bening, temuan kelopak mata dan kulit) 3
  • Biomikroskopi slit-lamp untuk mendeteksi: 3
    • Defek epitel kornea
    • Infiltrat kornea
    • Reaksi bilik mata depan
    • Pseudomembran
  • Pewarnaan fluorescein kornea untuk mengidentifikasi keratitis dendritik (HSV) atau ulkus kornea 3, 5

Red Flags yang Memerlukan Rujukan Segera

Pasien ini memenuhi BEBERAPA kriteria rujukan darurat:

  • Fotofobia - menunjukkan keterlibatan kornea atau struktur intraokular 3, 6
  • Nyeri sedang hingga berat - bukan hanya iritasi ringan 3, 6
  • Penglihatan kabur - red flag yang mengindikasikan lebih dari peradangan superfisial 3
  • Kombinasi gejala ini menunjukkan kemungkinan infiltrasi kornea, keterlibatan bilik mata depan, atau patologi yang mengancam penglihatan lainnya 3

Saran Terapi Pulang (HANYA Setelah Evaluasi Oftalmologi)

Jika Diagnosis Uveitis Anterior (Setelah Dikonfirmasi)

  • Kortikosteroid topikal adalah terapi lini pertama untuk uveitis anterior non-infeksius 1
  • Contoh: Prednisolone acetate 1% tetes mata setiap 1-2 jam saat terjaga untuk kasus berat, kemudian diturunkan bertahap 1
  • Sikloplegik (seperti cyclopentolate 1% atau homatropine 2%) untuk mengurangi nyeri dan mencegah sinekia posterior 1

Jika Diagnosis Keratitis Viral (HSV)

  • Keratitis HSV ringan tanpa keterlibatan kornea sering sembuh spontan dalam 4-7 hari 5
  • Keterlibatan kornea (keratitis dendritik atau penyakit lebih dalam) memerlukan terapi antiviral 5
  • Contoh: Acyclovir oral 400 mg 5x sehari atau valacyclovir 500 mg 2x sehari

Jika Diagnosis Konjungtivitis Viral dengan Fotofobia

  • Perawatan suportif sebagai manajemen awal karena self-limited 4
  • Air mata buatan untuk mengurangi gejala 4
  • Kompres dingin untuk mengurangi peradangan dan ketidaknyamanan 4
  • Antibiotik topikal TIDAK diindikasikan untuk konjungtivitis viral 4

Peringatan Penting

  • Jangan menutup mata dengan patch pada pasien dengan kecurigaan infeksi karena meningkatkan risiko progresivitas keratitis bakterial 3
  • Jangan mengasumsikan "konjungtivitis" ketika nyeri dan fotofobia menonjol - gejala ini mengindikasikan keterlibatan struktur okular yang lebih dalam 3
  • Nyeri kepala unilateral dengan fotofobia dan mata merah dapat juga merepresentasikan glaukoma akut sudut tertutup - periksa tekanan intraokular 7, 6

Algoritma Keputusan Klinis

  1. Pasien dengan nyeri mata + fotofobia + mata merah → Rujuk oftalmologi SEGERA 3, 6
  2. Sebelum rujukan tersedia → Jangan berikan terapi apapun kecuali analgesik oral ringan 3
  3. Setelah evaluasi oftalmologi → Ikuti rekomendasi spesialis berdasarkan diagnosis pasti
  4. Jika uveitis dikonfirmasi → Kortikosteroid topikal + sikloplegik 1
  5. Jika keratitis HSV dikonfirmasi → Antiviral sistemik 5
  6. Monitor ketat untuk komplikasi seperti glaukoma sekunder, katarak, atau kerusakan kornea permanen 1

References

Research

Presumed ocular sarcoidosis.

Optometry (St. Louis, Mo.), 2004

Guideline

Initial Management of Red Eye with Pain, Photophobia, and Blurred Vision

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Viral Conjunctivitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Critical Diagnoses in Conjunctivitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Ocular Emergencies: Red Eye.

The Medical clinics of North America, 2017

Research

Diagnosis and management of red eye in primary care.

American family physician, 2010

Related Questions

What is the best course of action for an elderly male diabetic patient presenting with red eyes and tearing?
What is the initial step in managing a patient with a red eye, blurred vision, pain, light sensitivity, and watery discharge?
What is the differential diagnosis and management for an elderly female with a new red eye, red conjunctivae, and eyelid swelling without trauma, pain, or vision changes?
What is the differential diagnosis for an elderly female with a scratchy left eye, pain, conjunctival redness, and blurred vision?
What is the appropriate management for a patient presenting with unilateral eye redness and mild discomfort?
In a 23-year-old woman with amenorrhea, fatigue, weight gain, central obesity and abdominal striae suggestive of Cushing syndrome, which tests confirm hypercortisolemia?
What is the appropriate starting dose and titration schedule of sodium bicarbonate to alkalinise urine for preventing or treating uric‑acid or cystine renal stones in an adult patient without severe cardiac, renal, or hypertensive disease?
What outpatient treatment and discharge instructions are appropriate for a patient with improving left‑eye conjunctival redness?
What is the recommended guideline‑directed medical therapy for a patient with heart failure with mildly reduced ejection fraction (EF 41‑49%)?
What is the optimal pre‑operative blood urea nitrogen (BUN) level for a patient with chronic kidney disease undergoing elective surgery?
What basal and bolus insulin dosing plan should I use with NPH 20 units total daily and a 1 unit per 10 g carbohydrate ratio for pre‑meal glucose readings up to 200–325 mg/dL?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.