Nyeri Kepala Sebelah Kiri dengan Fotofobia dan Konjungtiva Merah
Pasien ini memerlukan rujukan oftalmologi segera karena kombinasi nyeri kepala, fotofobia berat, dan mata merah menunjukkan kemungkinan uveitis anterior atau keratitis yang dapat mengancam penglihatan jika tidak ditangani dengan cepat.
Diagnosis Banding Utama
Berdasarkan presentasi klinis, diagnosis yang paling mungkin adalah:
Uveitis Anterior (Iritis)
- Uveitis anterior adalah penyebab paling umum dari kombinasi nyeri mata, fotofobia berat, dan mata merah unilateral pada dewasa usia 20-50 tahun 1
- Gejala khas meliputi nyeri mata, penglihatan kabur, fotofobia, dan kemerahan konjungtiva 1
- Peringatan penting: Uveitis dapat bersifat "silent" tanpa gejala akut yang jelas, namun tetap dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak diobati 2
Keratitis (Viral atau Bakterial)
- Nyeri dikombinasikan dengan fotofobia mengindikasikan keterlibatan kornea 3, 4
- Keratitis bakterial menunjukkan infiltrat stromal supuratif, defek epitel, dan reaksi bilik mata depan dengan nyeri, fotofobia, dan penglihatan kabur sebagai gejala kardinal 3
- Keratitis herpes simpleks dapat menyebabkan komplikasi devastatif termasuk keratitis stromal, jaringan parut kornea, perforasi, dan kehilangan penglihatan 3
Pemeriksaan yang Harus Dilakukan SEBELUM Terapi
JANGAN memulai terapi apapun sebelum pemeriksaan oftalmologi lengkap karena:
- Memulai antibiotik topikal atau kortikosteroid sebelum pemeriksaan dapat memperburuk infeksi herpetik dan menutupi diagnosis akurat 3
- Kortikosteroid tidak boleh dimulai sebelum pemeriksaan yang tepat karena dapat memperburuk keratitis infeksius dari Acanthamoeba, Nocardia, jamur, atau HSV 3
Komponen Pemeriksaan Esensial
- Pengukuran tajam penglihatan 3
- Pemeriksaan eksternal (kelenjar getah bening, temuan kelopak mata dan kulit) 3
- Biomikroskopi slit-lamp untuk mendeteksi: 3
- Defek epitel kornea
- Infiltrat kornea
- Reaksi bilik mata depan
- Pseudomembran
- Pewarnaan fluorescein kornea untuk mengidentifikasi keratitis dendritik (HSV) atau ulkus kornea 3, 5
Red Flags yang Memerlukan Rujukan Segera
Pasien ini memenuhi BEBERAPA kriteria rujukan darurat:
- Fotofobia - menunjukkan keterlibatan kornea atau struktur intraokular 3, 6
- Nyeri sedang hingga berat - bukan hanya iritasi ringan 3, 6
- Penglihatan kabur - red flag yang mengindikasikan lebih dari peradangan superfisial 3
- Kombinasi gejala ini menunjukkan kemungkinan infiltrasi kornea, keterlibatan bilik mata depan, atau patologi yang mengancam penglihatan lainnya 3
Saran Terapi Pulang (HANYA Setelah Evaluasi Oftalmologi)
Jika Diagnosis Uveitis Anterior (Setelah Dikonfirmasi)
- Kortikosteroid topikal adalah terapi lini pertama untuk uveitis anterior non-infeksius 1
- Contoh: Prednisolone acetate 1% tetes mata setiap 1-2 jam saat terjaga untuk kasus berat, kemudian diturunkan bertahap 1
- Sikloplegik (seperti cyclopentolate 1% atau homatropine 2%) untuk mengurangi nyeri dan mencegah sinekia posterior 1
Jika Diagnosis Keratitis Viral (HSV)
- Keratitis HSV ringan tanpa keterlibatan kornea sering sembuh spontan dalam 4-7 hari 5
- Keterlibatan kornea (keratitis dendritik atau penyakit lebih dalam) memerlukan terapi antiviral 5
- Contoh: Acyclovir oral 400 mg 5x sehari atau valacyclovir 500 mg 2x sehari
Jika Diagnosis Konjungtivitis Viral dengan Fotofobia
- Perawatan suportif sebagai manajemen awal karena self-limited 4
- Air mata buatan untuk mengurangi gejala 4
- Kompres dingin untuk mengurangi peradangan dan ketidaknyamanan 4
- Antibiotik topikal TIDAK diindikasikan untuk konjungtivitis viral 4
Peringatan Penting
- Jangan menutup mata dengan patch pada pasien dengan kecurigaan infeksi karena meningkatkan risiko progresivitas keratitis bakterial 3
- Jangan mengasumsikan "konjungtivitis" ketika nyeri dan fotofobia menonjol - gejala ini mengindikasikan keterlibatan struktur okular yang lebih dalam 3
- Nyeri kepala unilateral dengan fotofobia dan mata merah dapat juga merepresentasikan glaukoma akut sudut tertutup - periksa tekanan intraokular 7, 6
Algoritma Keputusan Klinis
- Pasien dengan nyeri mata + fotofobia + mata merah → Rujuk oftalmologi SEGERA 3, 6
- Sebelum rujukan tersedia → Jangan berikan terapi apapun kecuali analgesik oral ringan 3
- Setelah evaluasi oftalmologi → Ikuti rekomendasi spesialis berdasarkan diagnosis pasti
- Jika uveitis dikonfirmasi → Kortikosteroid topikal + sikloplegik 1
- Jika keratitis HSV dikonfirmasi → Antiviral sistemik 5
- Monitor ketat untuk komplikasi seperti glaukoma sekunder, katarak, atau kerusakan kornea permanen 1