Saran Terapi Pulang untuk Konjungtivitis Mata Kiri yang Membaik
Untuk konjungtivitis mata kiri yang sudah membaik, berikan air mata buatan tanpa pengawet untuk kenyamanan, edukasi kebersihan tangan yang ketat, dan instruksikan pasien untuk kembali jika gejala memburuk atau tidak membaik dalam 2-3 minggu. 1
Terapi Suportif untuk Pulang
Untuk Konjungtivitis Viral (Paling Umum)
- Air mata buatan yang didinginkan dapat memberikan kelegaan simptomatik dan membantu mengencerkan alergen serta mediator inflamasi pada permukaan okular 1
- Kompres dingin dapat mengurangi pembengkakan dan memberikan kenyamanan 1
- Antihistamin topikal (seperti olopatadine) dapat digunakan untuk mengurangi gejala jika ada komponen alergi atau iritasi, diteteskan 1 tetes pada mata yang terkena 2 kali sehari dengan jarak 6-8 jam 2
- Hindari penggunaan antibiotik karena tidak memberikan manfaat pada konjungtivitis viral dan dapat menyebabkan toksisitas yang tidak perlu 1, 3
Untuk Konjungtivitis Bakterial Ringan (Jika Dicurigai)
- Jika ada riwayat sekret mukopurulen dengan kelopak mata yang lengket di pagi hari, pertimbangkan antibiotik topikal spektrum luas selama 5-7 hari 3, 4
- Pilihan antibiotik: eritromisin salep, polimiksin B/trimetoprim tetes, atau fluorokuinolon—pilih yang paling nyaman atau paling murah karena tidak ada bukti superioritas satu agen tertentu 3, 4
- Pasien harus kembali dalam 3-4 hari jika tidak ada perbaikan 4
Edukasi Pencegahan Penularan
Kebersihan Tangan yang Ketat
- Cuci tangan dengan sabun dan air secara teratur, terutama setelah menyentuh mata atau wajah 1, 3
- Hindari berbagi handuk, bantal, atau barang pribadi lainnya 1
- Hindari menggosok mata karena dapat memperburuk iritasi dan menyebarkan infeksi 1
Periode Kontagius
- Untuk konjungtivitis viral, pasien harus meminimalkan kontak dengan orang lain selama 10-14 hari sejak onset gejala karena sangat menular 3
- Virus dapat tetap infeksius pada permukaan dalam keadaan kering hingga 28 hari 1
Instruksi Kapan Harus Kembali (Red Flags)
Pasien harus segera kembali atau dirujuk ke oftalmologi jika mengalami: 3, 4
- Penurunan penglihatan atau kehilangan penglihatan
- Nyeri sedang hingga berat yang tidak membaik
- Sekret purulen yang berat
- Keterlibatan kornea (penglihatan kabur, fotofobia berat)
- Jaringan parut konjungtiva
- Tidak ada respons terhadap terapi setelah 3-4 hari pengobatan
- Episode berulang
- Riwayat penyakit mata herpes simpleks
- Status immunocompromised
Pertimbangan Khusus
Jika Gejala Menetap Lebih dari 2-3 Minggu
- Pasien yang tidak menggunakan kortikosteroid harus kembali jika gejala menetap lebih dari 2-3 minggu untuk evaluasi ulang 3
- Konjungtivitis kronis dan/atau rekalsitran dapat mengindikasikan keganasan yang mendasari seperti karsinoma sel sebasea atau sel skuamosa 3
Hindari Kesalahan Umum
- Jangan gunakan kortikosteroid topikal secara sembarangan karena dapat memperpanjang infeksi adenoviral dan memperburuk infeksi HSV 1, 3
- Jangan gunakan vasokonstriktor kronis karena dapat menyebabkan vasodilatasi rebound setelah dihentikan 1
- Buang wadah tetes mata multi-dosis jika terjadi kontak tidak sengaja dengan permukaan okular untuk mencegah kontaminasi silang 1