Dosis Ranitidin untuk Anak
Untuk anak dengan penyakit refluks gastroesofageal atau penyakit ulkus, dosis ranitidin oral yang direkomendasikan adalah 5-10 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis terbagi, dengan dosis maksimal 300 mg/hari, berdasarkan data farmakokinetik dan farmakodinamik pada populasi pediatrik. 1
Dosis Berdasarkan Usia dan Kondisi Klinis
Neonatus (Bayi Baru Lahir)
- Bayi prematur: 0,5 mg/kg/dosis dua kali sehari untuk menjaga pH lambung >4 2
- Bayi cukup bulan: 1,5 mg/kg/dosis tiga kali sehari untuk menjaga pH lambung >4 2
- Bayi prematur memerlukan dosis yang lebih rendah karena klirens plasma yang jauh lebih rendah (3 mL/menit/kg) dibandingkan anak yang lebih besar atau dewasa, yang kemungkinan disebabkan oleh fungsi ginjal yang belum matang 1
- Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pH lambung maksimal secara signifikan lebih lama pada bayi prematur dibandingkan bayi cukup bulan 2
Anak Usia 1 Bulan hingga 16 Tahun
- Dosis standar: 2-4 mg/kg/dosis setiap 12 jam (dua kali sehari) untuk GERD 1, 3
- Dosis optimal untuk supresi asam yang berkepanjangan: ≥3 mg/kg/dosis diperlukan untuk menjaga pH lambung >4 selama lebih dari 6 jam 4
- Dosis 6-10 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis terbagi dapat mempertahankan pH lambung >4 sepanjang sebagian besar interval pemberian dosis 1
- Dosis maksimal: 150 mg per dosis atau 300 mg/hari 1, 4
Anak Sakit Kritis (Profilaksis Kerusakan Mukosa Lambung Akut)
- Dosis intravena yang direkomendasikan: 1,5 mg/kg IV setiap 6 jam untuk inhibisi asam lambung yang optimal 5
- Dosis ini terbukti mempertahankan pH ≥4 pada lebih dari 80% periode penelitian pada 80% pasien 5
- Dosis oral 4 mg/kg setiap 12 jam melalui selang nasogastrik dapat dipertimbangkan sebagai alternatif, meskipun kurang efektif dibandingkan regimen IV 5
Pertimbangan Farmakokinetik Penting
- Bioavailabilitas oral ranitidin pada anak adalah 48%, sebanding dengan populasi dewasa 1
- Konsentrasi puncak (Cmax) berkisar 54-492 ng/mL dengan waktu untuk mencapai konsentrasi puncak (Tmax) sekitar 2-2,5 jam 1, 3
- Waktu paruh eliminasi adalah 2,0-2,5 jam pada anak dengan fungsi ginjal normal 1, 3
- pH lambung mulai meningkat sekitar 30 menit setelah pemberian ranitidin, mencapai konsentrasi plasma puncak pada 2,5 jam, dengan efek penghambatan asam berlangsung sekitar 6 jam 3
Peringatan Klinis Penting
- Tachyphylaxis: Antagonis reseptor H2 dapat mengalami tachyphylaxis dalam 6 minggu, yang berpotensi membatasi efikasi jangka panjang 6
- Penyesuaian dosis pada gangguan ginjal: Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal yang signifikan secara klinis (klirens kreatinin 25-35 mL/menit), waktu paruh plasma meningkat menjadi 4,8 jam, sehingga memerlukan penyesuaian dosis 1
- Dosis rendah (<3 mg/kg) mungkin tidak cukup: Penelitian menunjukkan bahwa dosis <3 mg/kg hanya mempertahankan pH >4 selama 29% dari waktu pada jam ke-4 hingga ke-6 setelah pemberian dosis, dibandingkan dengan 89% untuk dosis ≥3 mg/kg 4
Durasi Pengobatan
- Durasi pengobatan harus disesuaikan dengan kondisi klinis yang mendasari 1
- Untuk penyakit ulkus duodenum, pengobatan standar biasanya 8 minggu, meskipun beberapa pasien mungkin memerlukan dosis yang lebih tinggi atau durasi yang lebih lama jika refrakter terhadap terapi standar 7
- Pemantauan respons klinis dan pertimbangan untuk meningkatkan dosis (hingga dua kali lipat dosis standar) mungkin diperlukan pada kasus yang refrakter 7