Is there a radiotherapy-capable center in Indonesia for a patient with stage IIIB cervical cancer to receive definitive concurrent chemoradiation?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Radioterapi untuk Kanker Serviks Stadium IIIB

Ya, radioterapi definitif dengan kemoterapi konkuren berbasis cisplatin merupakan standar pengobatan untuk kanker serviks stadium IIIB dan tersedia di pusat-pusat radioterapi di Indonesia. 1, 2

Standar Pengobatan untuk Stadium IIIB

Kemoradiasi konkuren adalah pilihan pengobatan utama untuk stadium IIIB, yang terdiri dari: 1, 2

  • Radioterapi eksternal pelvis: 45-50 Gy dalam 20-30 fraksi mencakup seluruh pelvis 1, 2
  • Kemoterapi cisplatin konkuren: 40 mg/m² per minggu selama radioterapi eksternal 1, 2
  • Brakiterapi intrakaviter: dosis tambahan untuk mencapai total 80-90 Gy ke titik A 1, 2

Bukti Manfaat Kemoradiasi

  • Kemoradiasi konkuren memberikan peningkatan survival absolut 5-tahun sebesar 6-8% dibandingkan radioterapi saja 2
  • Pada stadium III dan IVA, manfaat kemoradiasi konkuren kurang menonjol dibandingkan stadium yang lebih awal, namun tetap memberikan keuntungan survival 1
  • Studi pada pasien Jepang dengan stadium IIIB menunjukkan bahwa kemoterapi konkuren meningkatkan overall survival (HR=2.53) dan distant metastasis-free survival (HR=2.53) secara signifikan 3

Regimen Kemoterapi Alternatif

Untuk pasien yang tidak dapat mentoleransi cisplatin: 2

  • Carboplatin merupakan alternatif radiosensitizer yang dapat diterima 2, 4
  • Dosis carboplatin yang direkomendasikan adalah 133 mg/m² per minggu selama 6 minggu berdasarkan studi fase I pada stadium IIIB 4
  • Regimen non-platinum juga memberikan manfaat survival dibandingkan radioterapi saja 2

Waktu Penyelesaian Pengobatan yang Kritis

  • Seluruh rangkaian pengobatan (radioterapi eksternal + brakiterapi) harus diselesaikan dalam waktu 8 minggu (50-55 hari) 1, 2
  • Perpanjangan durasi pengobatan secara signifikan memperburuk kontrol lokal dan survival 2

Komponen Brakiterapi yang Esensial

  • Brakiterapi tidak boleh dihilangkan karena merupakan komponen esensial yang memberikan dosis tinggi ke penyakit sentral 2
  • Brakiterapi mencapai tingkat kontrol lokal 70-80% untuk stadium IIIB 2
  • Minimal 2 aplikasi brakiterapi diperlukan untuk mencapai dosis total ke titik A 2

Evaluasi Pra-Pengobatan

  • PET-CT direkomendasikan untuk menilai keterlibatan kelenjar getah bening pelvis dan para-aorta, yang akan menentukan volume lapangan radiasi 2
  • MRI lebih superior dibandingkan CT untuk menilai ekstensi tumor lokal 2
  • Jika kelenjar para-aorta positif, lapangan radiasi harus diperluas untuk mencakup region para-aorta 1

Hasil yang Diharapkan

  • Dengan kemoradiasi konkuren yang sesuai panduan, survival keseluruhan 5-tahun untuk stadium IIIB adalah sekitar 52-65% 2, 3
  • Tingkat kontrol lokoregional 5-tahun mencapai 80% 3
  • Complete response rate mencapai 89.5% pada evaluasi 3 bulan pasca pengobatan 5

Peringatan Penting

  • Hindari pembedahan primer pada stadium IIIB karena kombinasi pembedahan dan radioterapi adjuvan meningkatkan komplikasi tanpa memperbaiki survival 1, 2
  • Pembedahan untuk stadium IIIB tidak direkomendasikan di luar uji klinis prospektif 1
  • Kemoterapi konsolidasi sistemik setelah kemoradiasi definitif tidak direkomendasikan karena tidak menunjukkan manfaat survival 2

Ketersediaan di Indonesia

  • Studi cost-effectiveness dari rumah sakit rujukan nasional di Indonesia menunjukkan bahwa kemoradiasi dan radioterapi tersedia untuk stadium IIB-IIIB 6
  • Biaya rata-rata per pasien untuk kemoradiasi adalah $3,231 dengan efektivitas pengobatan 69.1% 6

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.