In a newborn where an orogastric tube cannot be passed, what ancillary investigations are recommended to diagnose esophageal atresia or severe stenosis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pemeriksaan Penunjang untuk Diagnosis Atresia/Stenosis Esofagus pada Neonatus

Foto rontgen toraks dan abdomen (anteroposterior dan lateral) merupakan pemeriksaan penunjang lini pertama yang harus dilakukan ketika selang orogastrik tidak dapat dipasang pada neonatus dengan kecurigaan atresia esofagus. 1, 2

Algoritma Diagnostik

Langkah 1: Konfirmasi Klinis

  • Ketidakmampuan memasukkan kateter/selang orogastrik ke dalam lambung merupakan tanda klasik atresia esofagus 1
  • Gejala penyerta yang mendukung diagnosis meliputi distres respirasi, hipersalivasi, dan ketidakmampuan menelan 1

Langkah 2: Radiografi Polos (Pemeriksaan Utama)

Foto rontgen toraks dan abdomen harus mencakup visualisasi seluruh kolumna vertebralis untuk mendeteksi anomali kongenital terkait. 2

  • Foto toraks anteroposterior dan lateral dapat menunjukkan:

    • Kantong esofagus proksimal yang terisi udara
    • Pola distribusi gas di saluran cerna distal (menentukan ada/tidaknya fistula trakeoesofageal)
    • Anomali vertebra yang sering terkait (VACTERL association) 1, 2
  • Foto abdomen membantu mengidentifikasi:

    • Adanya gas di lambung dan usus (menandakan fistula trakeoesofageal distal)
    • Tidak adanya gas distal (menandakan atresia esofagus murni tanpa fistula) 1

Langkah 3: Pemeriksaan Ultrasonografi

Ultrasonografi jantung dan ginjal harus dilakukan secara rutin pada semua bayi dengan atresia esofagus. 2

  • Anomali jantung kongenital terjadi pada proporsi signifikan kasus atresia esofagus 1, 2
  • Anomali ginjal dan saluran kemih juga sering ditemukan sebagai bagian dari VACTERL association 2
  • Ultrasonografi tidak memiliki peran dalam mengevaluasi obstruksi usus distal atau konfirmasi diagnosis atresia esofagus itu sendiri 3, 4

Langkah 4: Esofagografi dengan Kontras (Jika Diperlukan)

Pemeriksaan esofagografi dengan kontras umumnya TIDAK diperlukan untuk diagnosis awal atresia esofagus, tetapi berguna untuk evaluasi stenosis esofagus kongenital pasca operasi. 5, 6

  • Esofagografi dapat menunjukkan lokasi dan derajat stenosis 5, 6
  • Pemeriksaan ini lebih relevan untuk follow-up pasca operasi daripada diagnosis awal 5, 6
  • Stenosis esofagus kongenital terjadi pada 12% kasus atresia esofagus dan sering terlewat pada evaluasi awal 5

Langkah 5: Endoskopi (Situasi Khusus)

Endoskopi fleksibel dapat dipertimbangkan untuk evaluasi lebih lanjut jika diagnosis masih meragukan atau untuk menilai stenosis esofagus kongenital. 7, 6

  • Endoskopi memungkinkan visualisasi langsung anatomi esofagus 6
  • Dapat mengidentifikasi stenosis yang tidak terdeteksi pada radiografi 6
  • Namun, endoskopi bukan pemeriksaan lini pertama untuk diagnosis atresia esofagus 7

Peringatan Penting

Jangan Melewatkan Anomali Terkait

  • Hingga 50% bayi dengan atresia esofagus memiliki anomali kongenital lain, terutama dalam konteks VACTERL association (Vertebral, Anorectal, Cardiac, Tracheo-Esophageal, Renal/Radial, Limb) 1, 2
  • Pemeriksaan sistematis untuk anomali terkait adalah wajib sebelum operasi 2

Hindari Kesalahan Diagnostik

  • Jangan menggunakan selang orogastrik (OGT) berulang kali karena dapat menyebabkan trauma mukosa esofagus dan mempercepat pembentukan striktur, terutama pada kasus dengan stenosis esofagus kongenital 7
  • Jika memerlukan akses enteral, gunakan selang nasogastrik (NGT) yang dipasang oleh tenaga berpengalaman dengan lubrikasi yang baik 7

Stenosis Esofagus Kongenital Tersembunyi

  • Diagnosis stenosis esofagus kongenital sering tertunda, terutama pada kasus yang terkait dengan atresia esofagus 5, 6
  • Esofagografi pasca operasi harus dilakukan dengan kecurigaan tinggi terhadap stenosis distal karena dapat tidak bergejala pada awalnya 5
  • 45% kasus stenosis esofagus kongenital terkait atresia esofagus baru terdiagnosis pada usia 1-10 tahun 5

Protokol Pemeriksaan yang Direkomendasikan

  1. Foto rontgen toraks dan abdomen (AP dan lateral) - wajib, visualisasi seluruh vertebra 2
  2. Ultrasonografi jantung - wajib untuk semua kasus 2
  3. Ultrasonografi ginjal - wajib untuk semua kasus 2
  4. Sistografi berkemih (VCUG) - jika ditemukan kelainan saluran kemih pada USG atau ada anomali anorektal 2
  5. Esofagografi dengan kontras - untuk evaluasi pasca operasi atau jika dicurigai stenosis 5, 6
  6. Endoskopi - untuk konfirmasi stenosis atau evaluasi lebih lanjut 6

References

Research

[Congenital Esophageal Atresia].

Kyobu geka. The Japanese journal of thoracic surgery, 2015

Guideline

Ultrasound Criteria for Bowel Obstruction in Babies

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Diagnostic Approach for Suspected Distal Bowel Obstruction

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.