Obat untuk Pasien yang Seret ASI (Produksi ASI Rendah)
Metoclopramide (Reglan) adalah obat pilihan utama dengan dosis maksimal 30 mg per hari (10 mg tiga kali sehari) karena sudah disetujui FDA dan secara eksplisit kompatibel dengan ibu menyusui, berbeda dengan domperidone yang tidak disetujui FDA di Amerika Serikat. 1
Algoritma Penanganan Klinis
Langkah 1: Optimalisasi Intervensi Non-Farmakologis Terlebih Dahulu
Sebelum mempertimbangkan obat apapun, pastikan hal-hal berikut sudah dimaksimalkan 1, 2:
- Frekuensi menyusui/memompa: Tingkatkan frekuensi pemberian ASI atau pumping secara teratur
- Teknik pelekatan (latch): Verifikasi bahwa bayi melekat dengan benar pada payudara
- Hidrasi dan nutrisi maternal: Pastikan ibu mendapat cairan dan nutrisi yang cukup
- Kontak kulit-ke-kulit: Maksimalkan waktu skin-to-skin contact dengan bayi
Langkah 2: Singkirkan Penyebab Medis
Sebelum meresepkan obat galaktagog, singkirkan kondisi medis yang menyebabkan produksi ASI rendah 1, 2:
- Retensi fragmen plasenta: Sisa plasenta yang tertinggal dapat menghambat produksi ASI
- Disfungsi tiroid: Gangguan hormon tiroid mempengaruhi laktasi
- Jaringan kelenjar payudara tidak mencukupi: Kondisi anatomis yang membatasi produksi ASI
- Riwayat operasi reduksi payudara: Dapat merusak duktus dan jaringan kelenjar 3
- Perdarahan postpartum: Dapat menyebabkan sindrom Sheehan dan gangguan produksi prolaktin 3
Langkah 3: Pilihan Obat Galaktagog
Metoclopramide (Pilihan Pertama)
Dosis dan Pemberian 1:
- Dosis standar: 10 mg tiga kali sehari (maksimal 30 mg/hari)
- Dapat diberikan oral atau intravena (10 mg IV)
- Tidak perlu menghentikan menyusui atau membuang ASI saat menggunakan dosis yang direkomendasikan
Mekanisme Kerja 1:
- Meningkatkan kadar prolaktin serum maternal melalui antagonisme dopamin sentral
- Bioavailabilitas oral rendah (30%) namun tetap mencapai efek terapeutik
Pertimbangan Penting 1:
- Ibu harus memiliki akses ke pompa ASI karena obat dapat meningkatkan produksi ASI sebelum bayi dapat mengeluarkannya secara efektif
- Kompatibel dengan menyusui menurut American Academy of Pediatrics dan American College of Obstetricians and Gynecologists
Domperidone (Alternatif)
Profil Keamanan 2:
- Rasio susu:plasma 0,25, menunjukkan transfer minimal ke ASI
- Dosis relatif infant 0,01-0,35% (jauh di bawah ambang batas keamanan 10%)
- Ikatan protein plasma 93%, membatasi obat bebas yang tersedia untuk transfer ke ASI
Dosis Standar 2:
- 10 mg oral tiga kali sehari selama 14-28 hari
- Kadar rendah dalam ASI karena metabolisme first-pass hepatik dan intestinal yang ekstensif
- Domperidone TIDAK disetujui FDA untuk indikasi ini di Amerika Serikat, meskipun lebih umum digunakan di negara lain
- Pastikan akses ke pompa ASI jika ada penundaan pemberian makan bayi
Peringatan Khusus dan Jebakan Umum
Obat yang Harus Dihindari
Jangan gunakan obat-obat berikut karena dapat MENURUNKAN produksi ASI 4:
- Antihistamin (doxylamine, diphenhydramine dalam NyQuil): Dapat menghambat laktasi melalui mekanisme antikolinergik
- Atropin: Dapat menghambat laktasi dan ditemukan dalam konsentrasi trace di ASI 4
- Clonidine: Dapat mengurangi sekresi prolaktin terutama di periode postpartum awal 4
Kapan Suplementasi Formula Diperlukan
Jika bayi tidak mengalami kenaikan berat badan normal, produksi ASI ibu harus diasumsikan rendah (biasanya fenomena sekunder), sambil mempertimbangkan kemungkinan masalah organik pada ibu atau bayi 5. Dalam situasi yang memerlukan suplementasi untuk pertumbuhan optimal, berikan suplementasi dengan cara yang paling mendukung kelanjutan menyusui 5.
Monitoring dan Tindak Lanjut
- Pantau respons bayi terhadap peningkatan produksi ASI
- Evaluasi kenaikan berat badan bayi secara teratur
- Deteksi dini masalah dan intervensi cepat adalah kunci untuk memastikan produksi ASI yang melimpah dan pertumbuhan bayi normal 5