How long should metoclopramide be administered to a postpartum mother as a galactagogue?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 19, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Durasi Pemberian Metoclopramide

Metoclopramide harus diberikan maksimal 5 hari dengan dosis maksimal 30 mg/hari untuk meminimalkan risiko gangguan neurologis serius, termasuk diskinesia tardif dan gejala ekstrapiramidal. 1

Rekomendasi Durasi Berdasarkan Pedoman Terkini

Badan regulasi Eropa (European Medicines Agency) secara tegas merekomendasikan:

  • Durasi maksimal: 5 hari 1, 2
  • Dosis maksimal harian: 30 mg/hari 1
  • Pembatasan ini berlaku untuk semua indikasi penggunaan metoclopramide 1

Rekomendasi ini merupakan perubahan penting dari praktik lama yang mengizinkan penggunaan hingga 12 minggu, karena bukti menunjukkan risiko diskinesia tardif meningkat dengan paparan kumulatif 3.

Konteks Khusus: Ibu Menyusui sebagai Galaktagog

Untuk ibu postpartum yang menggunakan metoclopramide sebagai galaktagog (peningkat produksi ASI):

Durasi yang pernah diteliti:

  • Studi menunjukkan penggunaan 10-15 mg tiga kali sehari selama 2 minggu efektif meningkatkan produksi ASI 4
  • Namun, pedoman keamanan terkini membatasi penggunaan maksimal 5 hari untuk semua indikasi 1

Pertimbangan penting:

  • Meskipun studi lama menggunakan durasi 2 minggu, standar keamanan modern memprioritaskan pembatasan 5 hari 1
  • Metoclopramide dapat digunakan pada ibu menyusui tanpa peningkatan risiko cacat kongenital, namun harus dipantau untuk gejala ekstrapiramidal 2, 5
  • Antiemetik ini aman untuk ibu menyusui dengan pemantauan yang tepat 6

Risiko Penggunaan Jangka Panjang

Bukti menunjukkan bahaya penggunaan berkepanjangan:

  • Hampir 20% pasien dalam database resep AS menggunakan metoclopramide lebih dari 90 hari, melebihi rekomendasi label 3
  • Kasus dilaporkan: efek samping berat dan berkepanjangan (hingga 10-13 bulan) setelah penggunaan dosis rendah jangka pendek (total 30 mg selama beberapa hari) 7
  • Diskinesia tardif terkait dengan paparan kumulatif obat 3

Dosis dan Frekuensi Standar

Untuk berbagai indikasi:

  • Gastroparesis: 10 mg, 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur (4 kali sehari) 1, 2
  • Mual dan muntah: 10 mg oral atau IV, 3-4 kali sehari 1
  • Namun durasi tetap dibatasi maksimal 5 hari 1

Pemantauan dan Tanda Bahaya

Hentikan segera jika muncul:

  • Gejala ekstrapiramidal (distonia, akatisia) 2
  • Gerakan involunter (kedutan, tremor pada kelopak mata, lidah, leher, jari, lengan, kaki) 7
  • Kelelahan berlebihan, kebingungan, atau pusing yang mengganggu 7

Peringatan Khusus

  • Hindari pada pasien dengan gangguan kejang atau feokromositoma 1
  • Gunakan dengan hati-hati pada perdarahan atau obstruksi gastrointestinal 1
  • Pasien usia >59 tahun mungkin memerlukan pengurangan dosis 1
  • Pada gangguan ginjal berat (klirens kreatinin <40 mL/menit), mulai dengan setengah dosis yang direkomendasikan 1

Kesimpulan praktis: Meskipun studi lama menggunakan metoclopramide hingga 2 minggu untuk galaktagog, standar keamanan terkini membatasi penggunaan maksimal 5 hari untuk semua indikasi guna mencegah komplikasi neurologis serius.

References

Guideline

Metoclopramide Dosing and Administration Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Metoclopramide Administration Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Duration of therapy with metoclopramide: a prescription claims data study.

Pharmacoepidemiology and drug safety, 2007

Guideline

Metoclopramida Safety in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.