What causes measles in children and how is it transmitted?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 20, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab dan Cara Penularan Campak pada Anak

Campak disebabkan oleh virus campak (measles virus), sejenis virus RNA beruntai tunggal dari famili Paramyxoviridae genus Morbillivirus, dan menular melalui droplet pernapasan yang tersebar di udara ketika penderita batuk atau bersin. 1, 2

Etiologi (Penyebab)

  • Agen penyebab: Virus campak adalah morbillivirus dari famili Paramyxoviridae yang bersifat sangat menular dan hanya menginfeksi manusia tanpa reservoir hewan. 1, 3

  • Karakteristik virus: Virus ini merupakan virus RNA beruntai negatif yang muncul sekitar abad ke-6 SM dari virus rinderpest dan telah beradaptasi sempurna pada spesies manusia. 1, 3

Mekanisme Penularan

  • Rute transmisi utama: Campak menyebar melalui droplet pernapasan (aerosol) yang dihasilkan saat penderita batuk atau bersin, dengan penularan terjadi melalui kontak manusia-ke-manusia. 4, 1

  • Tingkat penularan: Campak adalah salah satu penyakit paling menular dengan R0 (angka reproduksi dasar) sebesar 15-20, artinya satu orang yang terinfeksi dapat menularkan kepada 15-20 orang lain dalam populasi yang rentan. 3

  • Daya tular yang sangat tinggi: Lebih dari 90% orang yang tidak memiliki kekebalan dan terpapar virus akan tertular penyakit ini. 4

  • Persistensi virus di lingkungan: Droplet yang terinfeksi dan mendarat di permukaan dapat tetap aktif dan menular selama beberapa jam, sehingga seseorang dapat tertular dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. 4

Periode Infeksius

  • Masa penularan: Penderita campak dapat menularkan virus mulai dari 4 hari sebelum munculnya ruam hingga 4 hari setelah ruam muncul. 5

  • Masa inkubasi: Setelah terpapar virus, gejala awal muncul setelah periode inkubasi rata-rata 8-11 hari. 2, 6

Populasi Berisiko Tinggi

  • Anak-anak: Penyakit ini terutama menyerang anak-anak muda berusia 5-6 bulan dengan puncak mortalitas pada tiga tahun pertama kehidupan. 1

  • Individu tidak divaksinasi: Anak-anak prasekolah yang tidak divaksinasi, terutama yang tinggal di daerah perkotaan, memiliki risiko tertinggi selama wabah. 4

  • Individu immunocompromised: Orang dengan leukemia, limfoma, atau infeksi HIV menghadapi risiko infeksi yang lebih parah dan berkepanjangan, bahkan dapat mengeluarkan virus selama beberapa minggu setelah penyakit akut. 4

Peringatan Klinis Penting

  • Penularan tanpa gejala: Sekitar 25-50% infeksi rubella (yang sering dikacaukan dengan campak) bersifat subklinis, namun campak sendiri hampir selalu menimbulkan gejala. 4

  • Kontrol infeksi di fasilitas kesehatan: Petugas kesehatan harus menggunakan respirator N95 dan menempatkan pasien dalam ruang isolasi bertekanan negatif karena sifat penularan melalui udara. 5

  • Pencegahan primer: Vaksinasi adalah strategi pencegahan paling penting, dengan dua dosis vaksin MMR yang direkomendasikan—dosis pertama pada usia 12-15 bulan dan dosis kedua pada usia 4-6 tahun—untuk mencapai tingkat kekebalan populasi >95% yang diperlukan untuk menghentikan transmisi endemik. 4, 6, 3

References

Research

History of measles.

Presse medicale (Paris, France : 1983), 2022

Research

[Measles].

Medizinische Monatsschrift fur Pharmazeuten, 2009

Research

Measles vaccines.

Frontiers in bioscience : a journal and virtual library, 2008

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Treatment of Measles

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Measles: a disease often forgotten but not gone.

Hong Kong medical journal = Xianggang yi xue za zhi, 2018

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.