What is the administration method of Pegylated Asparaginase (L-asparaginase)

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: April 30, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Pegylated asparaginase harus diberikan secara intramuskuler (i.m.) dengan dosis 2,500 unit/m2, 24-48 jam setelah pemberian cytarabine. Cara pemberian ini penting untuk memastikan efektivitas pengobatan dan meminimalkan risiko efek sampingan. Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2019 oleh Nature Reviews Clinical Oncology 1, pegylated asparaginase dapat diberikan sebagai bagian dari terapi kombinasi untuk pasien pediatrik yang menerima terapi sel T kimerik antigen reseptor.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian pegylated asparaginase adalah:

  • Dosis yang tepat: 2,500 unit/m2
  • Waktu pemberian: 24-48 jam setelah pemberian cytarabine
  • Rute pemberian: intramuskuler (i.m.)
  • Monitoring yang ketat untuk mendeteksi reaksi hipersensitivitas dan efek sampingan lainnya

Penggunaan pegylated asparaginase sebagai bagian dari terapi kombinasi dapat membantu meningkatkan efektivitas pengobatan dan memperbaiki hasil pasien. Namun, perlu diingat bahwa setiap pasien memiliki kebutuhan dan kondisi yang unik, sehingga penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini dalam menentukan cara pemberian pegylated asparaginase yang tepat.

From the FDA Drug Label

2.4 Preparation and Administration Administer ONCASPAR in a healthcare setting with appropriate medical support and resuscitation equipment to manage hypersensitivity reactions, should they occur [see Warnings and Precautions (5.

  1. 1 Recommended Dosage Patients 21 Years of Age or Younger The recommended dose of ONCASPAR for patients up to and including 21 years of age is 2,500 International Units/m2 intramuscularly or intravenously no more frequently than every 14 days Patients More Than 21 Years of Age The recommended dose of ONCASPAR for adult patients more than 21 years of age is 2,000 International Units/m2 intramuscularly or intravenously no more frequently than every 14 days.

Pegylated asparaginase (ONCASPAR) dapat diberikan secara intramuskuler atau intravena dengan dosis yang berbeda-beda tergantung pada usia pasien. Pasien di bawah atau sama dengan 21 tahun direkomendasikan dosis 2.500 Unit Internasional/m2, sedangkan pasien di atas 21 tahun direkomendasikan dosis 2.000 Unit Internasional/m2, dengan interval pemberian tidak lebih dari 14 hari. Pemberian harus dilakukan di fasilitas kesehatan dengan dukungan medis yang memadai untuk mengelola reaksi hipersensitivitas yang mungkin terjadi 2.

From the Research

Cara Pemberian Pegylated Asparaginase

Pegylated asparaginase dapat diberikan melalui beberapa cara, termasuk:

  • Intravena: Pemberian pegylated asparaginase melalui intravena telah diteliti dalam beberapa studi, termasuk studi yang dipublikasikan di The Lancet Oncology pada tahun 2015 3 dan Blood pada tahun 2010 4.
  • Intramuskuler: Pemberian pegylated asparaginase melalui intramuskuler juga telah diteliti, namun studi tersebut menunjukkan bahwa pemberian intravena lebih efektif dan memiliki efek samping yang lebih rendah 3.

Dosis dan Frekuensi Pemberian

Dosis dan frekuensi pemberian pegylated asparaginase dapat bervariasi tergantung pada protokol pengobatan dan kondisi pasien. Beberapa studi menunjukkan bahwa dosis 2500 IU/m2 yang diberikan setiap 2 minggu dapat efektif dalam mengobati pasien dengan leukemia limfoblastik akut 3, 4.

  • Dosis: 2500 IU/m2
  • Frekuensi: setiap 2 minggu

Efek Samping dan Toksisitas

Pegylated asparaginase dapat menyebabkan efek samping dan toksisitas, termasuk:

  • Reaksi alergi: Reaksi alergi dapat terjadi pada beberapa pasien, namun studi menunjukkan bahwa pemberian pegylated asparaginase melalui intravena dapat mengurangi risiko reaksi alergi 3, 4.
  • Pancreatitis: Pancreatitis dapat terjadi pada beberapa pasien, namun studi menunjukkan bahwa pemberian pegylated asparaginase melalui intravena dapat mengurangi risiko pancreatitis 3, 4.
  • Trombosis: Trombosis dapat terjadi pada beberapa pasien, namun studi menunjukkan bahwa pemberian pegylated asparaginase melalui intravena dapat mengurangi risiko trombosis 3, 4.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.